PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

LDII Dukung Kopassus Kuasai Teknologi Militer yang Canggih

in Berita Nasional, Headlines
408
0
LDII Dukung Kopassus Kuasai Teknologi Militer yang Canggih
566
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (16/4). Setiap 16 April rakyat Indonesia memperingati hari lahir pasukan elit kebanggaan nasional, Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Penetapan Hari Kopassus tersebut termaktub berdasarkan Instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III Nomor 55/Instr/POS/52 tanggal 16 April 1952.

Kopassus merupakan prajurit yang telah menguasai taktik dan teknik ilmu perang khusus, mahir, dan andal bergerak secara cepat di berbagai medan, baik di darat, laut, dan udara. Kopassus adalah prajurit yang berjiwa patriotik tinggi, senantiasa siap sedia melaksanakan tugas pokok ke setiap penjuru dan siap menghadapi berbagai ancaman, gangguan hambatan dan tantangan NKRI berdasarkan Pancasila.

Brevet atau tanda kualifikasi Kopassus adalah baret merah yang melambangkan bahwa prajurit-prajurit yang mengenakannya telah dididik dalam pendidikan atau latihan yang membara laksana api. Oleh karena itu, Kopassus memiliki keberanian, kecekatan, dan keterampilan sebagai prajurit komando yang mencakup kemampuan di bidang operasi darat, laut, dan udara.

Terkait Hari Kopassus, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono mengatakan, Kopassus memiliki motto ‘Lebih Baik Pulang Nama Daripada Gagal Di Medan Laga’. “Ini merupakan motto luar biasa yang mencerminkan semangat nasionalisme dan patriotisme yang sangat membara untuk membela bangsa dan tanah air Indonesia tercinta,” ujar Singgih yang juga Ketua DPP LDII.

Ia menambahkan, anggota Kopassus bahkan rela berkorban darah dan nyawa. Mereka akan merasa malu kalau pulang tetapi dengan membawa berita kekalahan. Lebih baik gugur di medan pertempuran daripada kembali dengan kekalahan, “Ini merupakan bagian dari budaya ksatria yang bersumber dari cerita pewayangan baik dari cerita ephos Ramayana maupun Mahabarata,” sambungnya.

Ia juga menambahkan, motto dan semangat tempur anggota Kopassus menjadi salah satu hal yang ditakuti oleh lawan-lawannya, “Motto ini memiliki kekuatan yang luar biasa untuk membangun semangat korsa di antara para anggota Kopassus,” tuturnya.

Namun demikian di era digital ini, kata Singgih, keunggulan Kopassus jangan hanya unggul dalam kemampuan fisik tetapi juga kemampuan menguasai teknologi maju dalam persenjataan, “Bila hal ini bisa tercapai, maka Kopassus di samping memiliki kemampuan fisik yang tangguh juga mampu mengoperasikan persenjataan dengan teknologi yang canggih. Semoga Kopassus semakin jaya dan semakin bisa mengawal kejayaan dan kemakmuran NKRI,” ujarnya.

Tema HUT Kopassus tahun 2023 adalah ‘Kopassus Ku, Kopassus Kita, Kopassus Patriot dan Kopassus Untuk Indonesia’.

“Tema ini sangat relevan dengan situasi Indonesia saat ini dan masa depan ketika gelombang globalisasi dan pasar bebas serta kemajuan teknologi informasi menghujam setiap sudut kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga nasionalisme dan keindonesiaan bisa luntur dan hilang tanpa terasa,” tuturnya.

Singgih mengatakan globalisasi dan kemajuan teknologi informasi sangat menentukan kehidupan masyarakat, namun keberadaan negara dan semangat nasionalisme masih sangat diperlukan.

“Institusi negara ternyata masih diperlukan untuk menjamin kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. Kita bisa melihat bagaimana negara-negara maju dan pelopor globalisasi masih tetapi protektif dan merawat terus negara mereka,” tuturnya.

Menurutnya, tema HUT Kopassus kali ini sangat kontekstual dan futuristik utamanya untuk generasi muda yang merupakan generasi pemilik masa depan Indonesia.

Sejarah Berdirinya Kopassus
Dinukil dari laman resmi Kopassus, yang melatarbelakangi berdirinya Kopassus, bermula dari peristiwa yang terjadi pada Juli 1950. Saat itu sekelompok pemberontak di Maluku mendirikan Republik Maluku Selatan (RMS). Pimpinan Angkatan Perang Republik Indonesia saat itu mengerahkan pasukan untuk menumpas kelompok tersebut.

Operasi ini dipimpin oleh Panglima Tentara Teritorium III, Kolonel A.E. Kawilarang, sedangkan komandan operasinya ditunjuk Letkol Slamet Riyadi. Operasi ini telah memakan korban yang tidak sedikit dari pihak TNI. Pihak tentara Indonesia melihat pasukan RMS memiliki taktik dan pengalaman tempur yang baik, sehingga sulit dikalahkan.

Peristiwa inilah yang akhirnya mengilhami Letkol Slamet Riyadi untuk mempelopori pembentukan suatu satuan pemukul yang dapat digerakan secara cepat dan tepat, untuk menghadapi berbagai sasaran di medan. Setelah gugurnya Letkol Slamet Riyadi pada salah satu pertempuran di sekitar kota Ambon, gagasan ini selanjutnya dilajutkan oleh Kolonel A.E Kawilarang.

Dalam perjalanan selanjutnya satuan ini beberapa kali mengalami perubahan nama sampai pada tahun 1985 satuan ini berganti nama menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sampai dengan sekarang.

Nama Kopassus yang dulunya dikenal sebagai Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) berubah menjadi Komando Pasukan Khusus yang lebih terkenal dengan nama Kopassus hingga kini. (FWI/LINES)

caption:
Sako Pramuka Sekawan Persada Nusantara mengikuti pelatihan bela negara di markas Kopassus Cijantung pada 2015 silam. Foto: LINES.

Tags: LDIILDII untuk BangsaLembaga Dakwah Islam IndonesiaNuansa Persada

Related Posts

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

by eko nuansa
April 7, 2026
0

Kediri (6/4) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin Thoha melanjutkan agenda silaturahim ke kalangan ulama dengan mengunjungi...

Read more
Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara
Berita Daerah

Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara

by eko nuansa
April 7, 2026
0

Kediri (6/4) – Komandan Kodim 0809 Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, melakukan kunjungan silaturahim ke Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri, Senin...

Read more
Jelang Munas X LDII, Fadli Zon Dorong Penguatan Kebudayaan
Berita Kegiatan

Jelang Munas X LDII, Fadli Zon Dorong Penguatan Kebudayaan

by eko nuansa
April 1, 2026
0

Jakarta (31/3). Menjelang Musyawarah Nasional (Munas) X, Dewan Pimpinan Pusat LDII melakukan audiensi dengan Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. Pertemuan tersebut membahas...

Read more
Ketum LDII: Jaga Kondusivitas, Dengarkan Aspirasi Rakyat
Berita Kegiatan

LDII Matangkan Persiapan Munas X, Dorong Penyerapan Aspirasi Lewat Silaturahim Idul Fitri

by eko nuansa
March 31, 2026
0

Jakarta (30/3) — Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X yang dijadwalkan...

Read more
Santri Pilar Moral dan Kemajuan Bangsa, DPP LDII Dorong Pesantren Adaptif Hadapi Zaman
Berita Kegiatan

Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Karakter Umat dan Kepedulian Generasi Muda

by eko nuansa
March 27, 2026
0

Surabaya (26/3) — Ketua Umum DPP LDII, Chriswanto Santoso, menyampaikan bahwa pelaksanaan rangkaian kegiatan Ramadan warga LDII di seluruh Indonesia berlangsung lancar...

Read more
Salat Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Dukung Visi MAPAN
Artikel

Salat Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Dukung Visi MAPAN

by eko nuansa
March 22, 2026
0

KEDIRI – Ribuan jemaah memadati halaman Pondok Pesantren Wali Barokah untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Sabtu (21/3). Ibadah...

Read more

Trending

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah
Berita Daerah

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

2 days ago
Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara
Berita Daerah

Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara

2 days ago
Program SMA Dual Track: Solusi Jalan Tengah Antara Ingin Kuliah atau Bekerja
Opini

Program SMA Dual Track: Solusi Jalan Tengah Antara Ingin Kuliah atau Bekerja

5 days ago
LDII Bontang Jadikan Bulan Syawal Momentum Perkuat Sinergi dengan Tokoh dan Pemerintah
Lintas Daerah

LDII Bontang Jadikan Bulan Syawal Momentum Perkuat Sinergi dengan Tokoh dan Pemerintah

5 days ago
Dukung Pembangunan Daerah, LDII Bungo Silaturahim dengan Bupati dan Wakil Bupati
Lintas Daerah

Dukung Pembangunan Daerah, LDII Bungo Silaturahim dengan Bupati dan Wakil Bupati

5 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

Wali Kota Kediri Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah

April 7, 2026
Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara

Dandim 0809 Kediri Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Perkuat Kolaborasi Bela Negara

April 7, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In