PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Ada Tiga Masalah Toleransi, Ini Solusi dari LDII

in Berita Nasional, Headlines
409
0
Ada Tiga Masalah Toleransi, Ini Solusi dari LDII
568
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (24/12). Intoleransi membayangi pluralitas di Indonesia, meskipun negara menjamin kebebasan dalam kehidupan beragama. Pernyataan tersebut mencuat dalam forum diskusi terpumpun (FGD) Kebangsaan Seri 1 bertema “Menjajaki Pentingnya Penyusunan Undang-undang Toleransi” yang dihelat DPP LDII, di Jakarta pada Sabtu (23/12).

“Ketika negara ini dibentuk, sebagai negara Pancasila, maka keberagaman diakui. Maka pemerintah menjamin terciptanya kehidupan yang rukun dan bertoleransi, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945,” ujar Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki.

Menurutnya, banyak konflik yang melibatkan kehidupan beragama, membutuhkan perhatian dan langkah antisipatif pemerintah. “Sisi yuridis, perlu perundang-undangan yang secara khusus mengatur kerukunan umat beragama,” pungkas Saiful. Untuk itu, Kementerian Agama (Kemenag) RI mendorong rancangan undang-undang perlindungan umat beragama.

Saat ini, Saiful menjelaskan, terdapat tiga kelompok yang mengoyak toleransi. “Pertama, mereka yang merasa paling benar, mengklaim kebenaran tunggal. Merasa menjadi wakil Tuhan YME, sehingga bertindak dengan kekerasan dan intoleransi,” ungkapnya.

Akibatnya, mereka mudah menghakimi, mengkafirkan dan memvonis orang lain. Kedua, adalah kelompok eksklusif. “Mereka menjadi cikal bakal dari intoleransi. Membatasi diri dengan masyarakat, dan tidak mencocoki dengan nilai-nilai lokal, serta tidak sejalan dengan pemikiran orang lain,” urainya. Ketiga, adalah ideologi transnasional, yang bisa merusak tatanan bangsa Indonesia. “Karena punya ideologi, berupa tujuan politik dan kekuasaan. Mereka punya target, mengubah tatanan kehidupan berbangsa Indonesia,” ujarnya.

Untuk mengatasi gejala intoleransi, Kemenag telah mengkampanyekan moderasi beragama, dengan empat indikator. “Pertama adalah komitmen kebangsaan. Empat pilar kebangsaan, kita butuh Pancasila,” katanya. Kedua, adalah toleransi. “Yakni mengakui dan menghargai apa yang menjadi keyakinan dan landasan hidup seseorang. Ketika muncul saling tidak menghargai, maka sumber intoleransi terjadi,” jelasnya.

Ketiga, adalah anti kekerasan. “Moderat di tengah, tetapi tengahnya tidak diam. Menyapa yang berada di pihak kanan dan kiri, memberikan penyadaran, bahwa perbedaan adalah sunnatullah,” imbuhnya. Keempat, mampu beradaptasi dengan nilai-nilai lokal. “Ini yang mulai terjadi gesekan di bawah. Muatan lokal, dihidupkan dengan cara pandang beragama, maupun lainnya,” pungkasnya.

LDII Tawarkan Solusi
Intoleransi bila dibiarkan bakal menciptakan persoalan kebangsaan yang lebih besar, yakni mengancam eksistensi bangsa Indonesia. Ketua Umum DPP LDII KH. Chriswanto Santoso memberikan alternatif solusi dalam tataran praksis.

“Konsepnya, pertama, harus berbicara yang baik. Tidak menjelekkan, tidak menyakiti, karena bangsa Indonesia, lahir dari perbedaan,” ujarnya. Ia menambahkan, kedua, agar amanah dan saling mempercayai. “Selama bisa dipercaya, tidak akan punya masalah,” kata KH Chriswanto.

Ketiga, adalah mengalah. “Tidak usah mengedepankan emosi. Kalau zaman pemilu seperti ini mengedepankan emosi, maka ya sudah. Saya lihat, yang tidak senang, tetap tidak senang, dan orang yang senang, tetap senang,” imbuhnya.

Keempat, saling menjaga kehormatan dan perasaan. “Dengan demikian, akan bisa mengutamakan kepentingan bersama, kesejahteraan bersama, sehingga akan seiring seirama, dan ada kesamaan persepsi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Chriswanto.

Namun tantangan besar mewujudkan Indonesia Emas, adalah terdapat pada urusan kebangsaan. “Maka, kebangsaan menjadi program prioritas LDII. Pertama urusan kebangsaan, kedua keagamaan, ketiga pendidikan, dan keempat kesehatan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, empat program itu, muaranya adalah pembangunaan SDM. “Indonesia akan menghadapi bonus demografi, kemudian Indonesia Emas 2045. Salah satu bingkai menjadikan SDM berkualitas, adalah memiliki wawasan kebangsaan,” pungkasnya.

Ia menegaskan untuk menguatkan kebangsaan, bangsa Indonesia harus mengingat kembali bahwa negeri ini dibangun bukan atas dasar persamaan. Oleh karena itu, ia menegaskan, tidak mungkin kesepakatan para pendiri bangsa diingkari. “Maka, siapapun boleh melaksanakan agama yang telah diatur oleh negara. Sesuai dengan tuntunan masing-masing, selama berkonsensus pada empat pilar kebangsaan,” tegasnya.

FGD Kebangsaan yang dihelat DPP LDII, diikuti peserta yang berasal dari pakar dan peneliti, tokoh masyarakat, serta aktivis toleransi. Hadir pula pengurus DPP LDII, dan tamu undangan dari berbagai kalangan. Selain Wamenag RI, Saiful Rahmat, narasumber FGD tersebut, di antaranya Guru Besar Universitas Diponegoro Singgih Tri Sulistiyono. Selanjutnya, dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah, Yayasan LBH Indonesia, Kejaksaan Agung, Komisi VIII DPR RI, Badan Litbang Kemenag, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Wakil Menteri Agama RI Saiful Rahmat Dasuki berpose dengan Ketum LDII KH Chriswanto Santoso saat menghadiri FGD Kebangsaan Seri 1 di Patal Senayan, Jakarta.
Tags: LDIILDII NewsLDII untuk BangsaLembaga Dakwah Islam IndonesiaNuansa Persada

Related Posts

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Daerah

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

by eko nuansa
July 26, 2026
0

Jakarta (25/7). DPP LDII menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi...

Read more
FAS LDII Rawajitu Jadi Ajang Evaluasi Pembinaan Santri TPA/TPQ
Berita Kegiatan

FAS LDII Rawajitu Jadi Ajang Evaluasi Pembinaan Santri TPA/TPQ

by Riska
July 24, 2026
0

Tulang Bawang (24/7). PC LDII Rawajitu Selatan dan PC LDII Rawajitu Timur menggelar Festival Anak Saleh (FAS) 2026 di Kampung Gedung Karya...

Read more
Ikuti Bedah Buku Pendidikan LDII, Pengurus LDII Salatiga Bertekad Perkuat Pembinaan Generasi Muda
Berita Daerah

Ikuti Bedah Buku Pendidikan LDII, Pengurus LDII Salatiga Bertekad Perkuat Pembinaan Generasi Muda

by eko nuansa
July 22, 2026
0

Salatiga (20/7). DPD LDII Kota Salatiga mengikuti acara bedah buku “Sistem, Model, dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang...

Read more
LDII Magelang Ikuti Bimtek Kesbangpol Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Sinergi dengan Pemerintah
Berita Daerah

LDII Magelang Ikuti Bimtek Kesbangpol Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Sinergi dengan Pemerintah

by eko nuansa
July 22, 2026
0

Magelang (20/7). Ketua DPD LDII Kabupaten Magelang, Gunawan Budi Sulistyo, menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Organisasi Kemasyarakatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan...

Read more
DPD LDII Sleman Gelar Munaqosah ratusan Santri, Perkuat Pembinaan Generasi Berkarakter
Berita Daerah

DPD LDII Sleman Gelar Munaqosah ratusan Santri, Perkuat Pembinaan Generasi Berkarakter

by eko nuansa
July 22, 2026
0

Sleman (20/7). DPD LDII Kabupaten Sleman menggelar munaqosah bagi ratusan santri dari jenjang caberawit, praremaja, dan remaja. Kegiatan tersebut berlangsung di Mushala...

Read more
Jelang Muswil DIY 2026, DPD LDII Kulon Progo Perkuat Soliditas Pengurus
Berita Daerah

Jelang Muswil DIY 2026, DPD LDII Kulon Progo Perkuat Soliditas Pengurus

by eko nuansa
July 22, 2026
0

Kulon Progo (16/7). Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) LDII DIY 2026, DPD LDII Kabupaten Kulon Progo menggelar musyawarah pengurus harian (PH) bersama para...

Read more

Trending

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat
Berita Daerah

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

8 hours ago
LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan
Berita Daerah

LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

9 hours ago
LDII Simpang Abadi Gotong Royong Mengecor Lantai Kamar Mandi
Berita Daerah

LDII Simpang Abadi Gotong Royong Mengecor Lantai Kamar Mandi

9 hours ago
Generus LDII Prabumulih Gelar Pertandingan Persahabatan di Pesawaran, Tanamkan Karakter lewat Sepak Bola
Berita Daerah

Generus LDII Prabumulih Gelar Pertandingan Persahabatan di Pesawaran, Tanamkan Karakter lewat Sepak Bola

9 hours ago
FORSGI dan LDII Batam Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini, Tanamkan Sportivitas
Berita Daerah

FORSGI dan LDII Batam Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini, Tanamkan Sportivitas

10 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

July 31, 2026
LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

July 31, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In