PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Akademisi: Keajaiban Sumpah Pemuda Hilang Bila Hak Sipil Tak Dipenuhi

in Berita Nasional, Headlines, Nasional
429
0
Akademisi: Keajaiban Sumpah Pemuda Hilang Bila Hak Sipil Tak Dipenuhi
603
SHARES
2.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (28/10). Peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan sebuah keajaiban awal abad 20. Ketika para pemuda mengajukan konsep sebuah bangsa baru, Indonesia. Padahal negara Indonesia saat itu belum berdiri, dan baru terbetuk 17 tahun kemudian.

“Sebagai sebuah keajaiban, semangat Sumpah Pemuda juga harus kita lestarikan. Mengingat para pemuda saat itu menyadari, bahwa bangsa Indonesia lahir dari perbedaan dan membutuhkan toleransi yang besar,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Tanpa toleransi yang besar, bangsa yang terdiri dari ratusan suku dan bahasa, serta beragam agama dan kepercayaan akan runtuh dalam mengarungi zaman. Chriswanto mengingatkan, Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya saling menghormati, menghargai, dan bergotong-royong seluruh elemen bangsa.

Para pendiri bangsa, membangun negeri ini dengan sifat inklusif atau terbuka, “Bukan untuk mengucilkan kelompok-kelompok tertentu karena alasan agama ataupun keyakinan. Bukan juga negeri yang etnonasionalisme, yang hanya diperuntukkan untuk suku tertentu saja,” imbuh Chriswanto.

Jadi tidak tepat, bila anak negeri dipersekusi karena keyakinannya. Padahal mereka sebagai masyarakat sipil juga memiliki konstribusi yang besar. Senada dengan Chriswanto, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono, mengatakan imajinasi pada pemuda mengenai sebuah bangsa dan wilayah yang disebut Indonesia tersebut menjadi ikatan yang kuat untuk mengusir kolonoalisme.

“Dalam bayangan mereka, bangsa Indonesia yang kelak lahir itu dapat mewujudkan antitesa kolonialisme yang menciptakan ketimpangan sosial dan ketidakadilan,” pungkas Singgih. Ide mereka yang tertuang dalam Sumpah Pemuda menjadi terobosan baru, bahwa kesadaran mengenai pluralisme melahirkan semangat bersatu.

Persoalannya, saat ini menurut Singgih adalah bagaimana menjaga kemajemukan itu agar tetap lestari dan menjadi keajaiban dunia, “Ya kuncinya adalah toleransi. Tidak mengharamkan perbedaan saling menghormati perbedaan, bisa hidup berdampingan dalam perbedaan. Karena bangsa Indonesia lahir karena perbedaan, lahir karena adanya toleransi terhadap suku, ras, dan agama,” ujarnya.

Selain tolerasi, Singgih mengingatkan dalam menjaga pluralisme sangat penting untuk memiliki kesabaran. Menurutnya semua pihak harus memiliki kesabaran sosial, “Setiap individu bisa memiliki sifat sabar, namun sebagai kelompok bisa mudah terpicu amarahnya sehingga menciptakan konflik,” ujar Singgih.

Ia menyitir pahlawan nasional Sam Ratulangi, bahwa syarat penting untuk terbangunnya bangsa Indonesia adalah kesabaran sosial, “Toleransi dan pengendalian diri menjadi penting untuk menjaga kemajemukan agar Indonesia tidak bubar,” pungkas Singgih yang juga Ketua DPP LDII.

Semangat nasionalisme para pemuda pada 28 Oktober 1928, melahirkan semangat untuk merdeka. Saat berfokus mengusir penjajah, rakyat Indonesia belum memikirkan mengenai persoalan keadilan dan kesejahteraan.

“Ketika Indonesia merdeka, dan rasa nasionalisme berhasil jadi landasan bagi perjuangan untuk melawan kolonialisme dan penindasan yang lain, maka setelah merdeka pertanyaannya bukan lagi nasionalisme, tapi bagaimana negara yang merdeka ini bisa mewujudkan keadilan, menciptakan rasa keadilan, dan menghilangkan ketidakadilan,” paparnya.

Persoalan kemudian, bagaimana negeri yang telah terwujud mampu menciptakan tujuan negara, yang di dalam termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, yakni “Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia”.

Menurut Singgih, sangat sulit mempertahankan nasionalisme bila ketidakadilan muncul di mana-mana dan jurang sosial menganga, “Hal tersebut bisa memicu munculnya disintegrasi bangsa,” ujarnya. Oleh sebab itu, sebagai negara yang merdeka, maka semangat mewujudkan _civil state_ atau _welfare state_ menjadi isu pokok yang harus diwujudkan pemerintah. Di mana pemerintah terus berusaha memenuhi hak-hak sipil warganya, mulai dari pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan kebutuhan lainnya.

Related Posts

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Daerah

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

by eko nuansa
July 26, 2026
0

Jakarta (25/7). DPP LDII menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi...

Read more
FAS LDII Rawajitu Jadi Ajang Evaluasi Pembinaan Santri TPA/TPQ
Berita Kegiatan

FAS LDII Rawajitu Jadi Ajang Evaluasi Pembinaan Santri TPA/TPQ

by Riska
July 24, 2026
0

Tulang Bawang (24/7). PC LDII Rawajitu Selatan dan PC LDII Rawajitu Timur menggelar Festival Anak Saleh (FAS) 2026 di Kampung Gedung Karya...

Read more
Ikuti Bedah Buku Pendidikan LDII, Pengurus LDII Salatiga Bertekad Perkuat Pembinaan Generasi Muda
Berita Daerah

Ikuti Bedah Buku Pendidikan LDII, Pengurus LDII Salatiga Bertekad Perkuat Pembinaan Generasi Muda

by eko nuansa
July 22, 2026
0

Salatiga (20/7). DPD LDII Kota Salatiga mengikuti acara bedah buku “Sistem, Model, dan Corak Pendidikan LDII dalam Platform Profesional Religius dari Sabang...

Read more
LDII Magelang Ikuti Bimtek Kesbangpol Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Sinergi dengan Pemerintah
Berita Daerah

LDII Magelang Ikuti Bimtek Kesbangpol Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Sinergi dengan Pemerintah

by eko nuansa
July 22, 2026
0

Magelang (20/7). Ketua DPD LDII Kabupaten Magelang, Gunawan Budi Sulistyo, menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Organisasi Kemasyarakatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan...

Read more
DPD LDII Sleman Gelar Munaqosah ratusan Santri, Perkuat Pembinaan Generasi Berkarakter
Berita Daerah

DPD LDII Sleman Gelar Munaqosah ratusan Santri, Perkuat Pembinaan Generasi Berkarakter

by eko nuansa
July 22, 2026
0

Sleman (20/7). DPD LDII Kabupaten Sleman menggelar munaqosah bagi ratusan santri dari jenjang caberawit, praremaja, dan remaja. Kegiatan tersebut berlangsung di Mushala...

Read more
Jelang Muswil DIY 2026, DPD LDII Kulon Progo Perkuat Soliditas Pengurus
Berita Daerah

Jelang Muswil DIY 2026, DPD LDII Kulon Progo Perkuat Soliditas Pengurus

by eko nuansa
July 22, 2026
0

Kulon Progo (16/7). Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) LDII DIY 2026, DPD LDII Kabupaten Kulon Progo menggelar musyawarah pengurus harian (PH) bersama para...

Read more

Trending

LDII Indralaya Utara Kunjungi DPP LDII, Perkuat Komunikasi Organisasi
Berita Daerah

LDII Indralaya Utara Kunjungi DPP LDII, Perkuat Komunikasi Organisasi

2 hours ago
Perkuat Silaturahim Warga, LDII Manokwari Barat Gelar Rekreasi
Berita Daerah

Perkuat Silaturahim Warga, LDII Manokwari Barat Gelar Rekreasi

1 day ago
Manfaatkan Perkembangaan Digital, LDII Jakarta Latih Generasi Muda Perkuat Publikasi Organisasi
Berita Daerah

Manfaatkan Perkembangaan Digital, LDII Jakarta Latih Generasi Muda Perkuat Publikasi Organisasi

1 day ago
Perkuat Kekompakan, LDII Jember Gelar Mancakrida di Wisata Pinus Sidomulyo
Berita Daerah

Perkuat Kekompakan, LDII Jember Gelar Mancakrida di Wisata Pinus Sidomulyo

2 days ago
LDII Surabaya Edukasi Remaja Putri soal Siklus Menstruasi dan PCOS
Berita Daerah

LDII Surabaya Edukasi Remaja Putri soal Siklus Menstruasi dan PCOS

2 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Indralaya Utara Kunjungi DPP LDII, Perkuat Komunikasi Organisasi

LDII Indralaya Utara Kunjungi DPP LDII, Perkuat Komunikasi Organisasi

July 29, 2026
Perkuat Silaturahim Warga, LDII Manokwari Barat Gelar Rekreasi

Perkuat Silaturahim Warga, LDII Manokwari Barat Gelar Rekreasi

July 28, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In