PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Nasehat

Cara Wujudkan 3 Kata Kunci Keluarga Harmonis

in Nasehat
378
0
Cara Wujudkan 3 Kata Kunci Keluarga Harmonis

Ust Yoyok Dwi Sasongko. Foto: LINES.

553
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tiga kata yakni sakinah, mawaddah, dan wa rahmah merupakan impian semua orang ketika memulai kehidupan berumah tangga. Ust. Yoyok Dwi Sasongko dalam tayangan Oase Hikmah LDII TV beberapa waktu lalu menjelaskan, untuk mewujudkan sakinah, mawaddah, dan wa rahmah dalam keluarga yang harmonis dibutuhkan kerjasama.

“Tiga komponen, suami, istri, dan anak harus menjadi bagian untuk menjalankan kewajibannya masing-masing. Karena untuk menjaga keutuhan keluarga tidak hanya menjadi beban para suami atau hanya istri bahkan hanya anak saja,” jelasnya.

Ust. Yoyok menjelaskan meski seorang suami memiliki kewajiban utama dalam menjaga keutuhan keluarga, seperti firman Allah dalam Al Quran dalam Surat At Tahrim Ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا

Artinya: ”Wahai orang-orang yang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”

Tetapi, tetap saja dalam mewujudkan keluarga harmonis harus ada komitmen antara suami, istri, dan anak. Setiap anggota keluarga harus ingat kewajibannya masing-masing dan menjalankannya dengan baik. Seperti seorang suami harus bisa paham kewajibannya untuk mengayomi  keluarganya dengan baik. Sesuai dengan firman Allah dalam Al Quran Surat An Nisa ayat 34:

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ

Artinya:  “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita).”

Ust. Yoyok menerangkan, kunci keluarga harmonis ada tiga yaitu pertama, seorang suami harus bisa melindungi, mengayomi terhadap keluarga. Suami harus bisa memberikan kasih sayang penuh kepada istrinya, begitupun kepada anak-anaknya juga mengarahkan dengan baik.

“Kedua, seorang istri harus bisa menjadi wanita salehah. Menjadi istri yang diidamkan oleh suaminya. Karena salah satu kebahagiaan seorang suami adalah memiliki istri yang salihah. أَنْ تَكُونَ زَوْجَتُهُ صَالِحَةً. Artinya, Jika istrinya adalah istri yang salihah.”

Kunci keluarga harmonis yang ketiga menurut Ust Yoyok adalah menjadi anak yang saleh dan salehah. Kebahagiaan keluarga ditentukan oleh anak yang saleh dan baik. أَنْ يَكُونَ أَوْلَادُهُ صَالِحِينَ (Jika anak-anaknya adalah anak-anak yang saleh). أَوْلَادُهُ أَبْرَارًا (Anak-anak yang baik).

“Ketika sebuah keluarga ketika menjalani cobaan dari Allah saat di masa sulit, sebagian besar dari mereka akan merasakan beratnya. Tetapi bagi kita orang beriman, orang yang percaya penuh akan kehendak Allah, percaya akan takdir Allah, tidak akan merasa heran akan cobaan ini. Karena semua telah difirmankan Allah,” ungkapnya.

Ust. Yoyok menjelaskan bahwa Allah telah berfirman dalam Al Quran Surat Al Baqarah Ayat 155:

وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ

Artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Ia menjelaskan banyak keluarga yang kurang bijak dalam menyikapi setiap cobaan yang diberikan Allah, akibatnya kasus perceraian meningkat tajam. Cobaan yang datang dalam keluarga harus disikapi dengan bijak, harus ingat komitmen awal memulai biduk rumah tangga.

“Kuncinya adalah di setiap keadaan sulit, keadaan senang, keadaan susah, keadaan menggembirakan harus ingat komitmen untuk membentuk keluarga harmonis yang sakinah, mawaddah, dan wa rahmah dengan menjalankan peran masing-masing dalam keluarga. Seorang suami harus bisa mengayomi, meramut, membina keluarganya,” terangnya.

Ust. Yoyok melanjutkan, seorang istri harus bisa menjaga amanah yang telah dititipkan suami untuk menjaga harta, keluarga dan anak dengan komitmen yang kuat. Terakhir anak harus menjadi anak yang salih yang bisa membanggakan kedua orang tua.

Ust. Yoyok mengajak masing-masing anggota keluarga dapat memahami kewajiban dan peran masing-masing untuk mewujudkan keluarga harmonis. Agar dapat beribadah dengan lancar dan bahagia, ketika sewaktu-waktu dipanggil oleh Allah bisa mencapai predikat husnul khatimah, berhasil masuk surga bersama keluarga dan selamat dari neraka. Amin. (Nabil)

Tags: Keluarga HarmonisNasehatUst Yoyok Dwi Sasongko

Related Posts

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni
Nasehat

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

by admin
January 28, 2026
0

Oleh Wilnan Fatahillah Keberkahan adalah inti dari teologi rezeki. Ia adalah penambahan kebaikan, pertumbuhan, dan manfaat yang melampaui batas-batas materi. Rezeki yang...

Read more
Menghitung Tanpa Angka
Nasehat

Menghitung Tanpa Angka

by admin
November 24, 2025
0

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan Pernahkah hati kita merasa lelah menghitung?...

Read more
Malas Shalat dan Benci Infaq
Nasehat

Malas Shalat dan Benci Infaq

by admin
November 17, 2025
0

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan Ketika Al-Qur’an menceritakan dan mendiskripsikan orang-orang...

Read more
D l o s o r
Nasehat

D l o s o r

by admin
November 10, 2025
0

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan Dalam budaya Jawa, kata dlosor terdengar...

Read more
Pikiran Sederhana
Nasehat

Pikiran Sederhana

by admin
November 3, 2025
0

(Jalan Menuju Kedamaian Hidup) Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan Kehidupan modern...

Read more
Maknai Syukur Saat Ujian, Habib Ubaidillah Tekankan Peran Takdir dan Doa
Nasehat

Maknai Syukur Saat Ujian, Habib Ubaidillah Tekankan Peran Takdir dan Doa

by admin
October 31, 2025
0

Pengasuh Pondok Pesantren Al Ubaidah Kertosono, Habib Ubaidillah Al Hasany menjelaskan cara bersyukur dalam kesulitan melalui program Oase Hikmah di kanal LDII...

Read more
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

January 30, 2026
LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

January 30, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In