Serang (19/6). DPW LDII Banten menggelar Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar di Gedung LDII Banten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan generasi muda serta pengelola media dari tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Provinsi Banten.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para peserta dalam mengelola media informasi sebagai sarana syiar dan komunikasi organisasi kepada masyarakat luas. Selain memperkuat keterampilan jurnalistik dasar, agenda ini juga menjadi wadah pembinaan Generasi Penerus (Generus) agar mampu berkontribusi aktif dalam publikasi kegiatan positif.
Hadir sebagai narasumber Ketua Koordinator Bidang (Korbid) Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPP LDII, Rully Kuswahyudi, ia mengapresiasi perkembangan pengelolaan media di Banten yang berhasil melakukan regenerasi secara berkelanjutan. Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak menjadi salah satu kunci keberhasilan organisasi.
“LDII Banten termasuk wilayah yang menonjol, terutama dalam aktivitas media sosial. Jika beberapa tahun lalu peserta pelatihan dari Banten masih sangat terbatas, kini jumlahnya terus bertambah. Ini merupakan peningkatan yang luar biasa,” ujar Rully.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi telah membawa perubahan besar, termasuk munculnya fenomena post-truth di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kemudahan penyebaran informasi melalui media sosial harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang baik.
Rully mengajak kalangan muda untuk tidak hanya menjadi penonton, melainkan ikut andil dalam menyebarkan informasi yang positif dan edukatif melalui dokumentasi karya yang terstruktur. Sinergi yang kuat antar-tim media di daerah sangat diperlukan untuk menghasilkan konten yang kreatif dan berkualitas.
“Kita harus terus melakukan kegiatan positif dan menyebarluaskannya. Dengan kerja sama yang baik, keterbatasan alat bukanlah hambatan untuk berkarya. Yang terpenting adalah semangat dalam menyampaikan kemanfaatan kepada publik,” tegasnya.
Selain membahas teknis penulisan dan dokumentasi, ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis dengan media massa dan insan pers guna menjaga akurasi informasi di tengah masyarakat. Peran pembuat konten (content creator) dinilai menjadi semakin krusial dalam mendukung publikasi program kerja organisasi di era digital.
Melalui pelatihan intensif ini, DPW LDII Banten berharap dapat melahirkan generasi muda yang cakap dalam bidang jurnalistik, memiliki literasi digital yang kuat, serta komunikasi publik yang baik demi mendukung keberhasilan program-program kemasyarakatan.














