PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Jalan Panjang LDII Membangun Tim Rukyatul Hilal

in Artikel
377
0
Jalan Panjang LDII Membangun Tim Rukyatul Hilal

Tim Rukyatul Hilal LDII memantau hilal 1 Ramadan pada 10 Maret lalu sebelum diumumkan Sidang Isbat Kementerian Agama. Foto: LINES.

557
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Rukyatul hilal merupakan perintah Allah dan Rasul untuk menentukan bulan baru. Selama satu dekade, akhirnya LDII memiliki tim rukyatul hilal di setiap provinsi.

Awan membungkus senja di atas cakrawala Pantai Pelabuhan Ratu, dan hanya meninggalkan warna oranye tipis. Tim Rukyatul Hilal LDII bersama puluhan orang pemantau hilal lainnya, memenuhi Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (10/3).

Mereka mengarahkan moncong-moncong lensa teropong bintang ke arah matahari terbenam. Berharap melihat selarik tipis bulan sabit muda atau hilal. Sebagian lain terlihat sibuk mencatat. Rupanya awan tebal menguapkan harapan mereka.

Salah satu Anggota Tim Rukyatul Hilal DPP LDII, Nanang Ahmad mengatakan sulit melihat hilal pada hari itu. Terlebih, menurut prediksi hisab dan kondisi astronomi, kemungkinan posisi hilal terlihat sangatlah kecil. Hal ini dipengaruhi oleh hubungan rotasi matahari dengan bumi.

“Terutama saat posisi bulan saat matahari tenggelam menurut prediksi hisab, ketinggian bulan hanya berkisar nol koma sekian derajat, sehingga menurut prediksi kemunculan hilal akan sangat kecil terlihat,” ungkapnya.

Sementara, cuaca menjadi variabel kedua yang mempengaruhi pemantauan hilal. Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas Sukabumi adalah salah satu dari 73 titik pemantauan hilal oleh Tim Rukyatul Hilal LDII yang tersebar di seluruh Indonesia, “Kondisinya cerah berawan, dan berkabut memenuhi arah tenggelamnya matahari, sehingga kemungkinan ketika matahari mulai terbenam akan lebih sulit melihat hilal,” ujarnya.

Meski sejumlah lembaga riset seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memprediksi tanggal jatuhnya awal bulan Ramadan, namun LDII memandang pemantauan hilal tetap perlu dilakukan untuk memastikan hasil perhitungan metode hisab.

“Ini sebagai ikhtiar kita untuk memastikan apakah benar-benar bulan atau hilal tidak terlihat atau tidak memenuhi syarat pada hari ini, sebagaimana perintah Allah dalam Al-Qur’an, dan Al-Hadits untuk melakukan rukyatul hilal,” lanjutnya.

Setiap awal bulan Ramadan maupun Syawal, kegiatan merukyat hilal menjadi perhatian umat Islam untuk memastikan kapan awal memulai dan mengakhiri ibadah puasa. Itulah sebabnya tradisi melihat hilal dan menghitungnya berdasarkan ilmu falak atau astronomi menjadi perhatian khusus bagi DPP LDII dalam menentukan awal Bulan Hijriyah.

Bahkan, dua minggu sebelumnya, pada Selasa (27/2) Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPP LDII menyelenggarakan latihan teori dan praktik melihat hilal. Pelatihan tersebut diikuti anggota Tim Rukyatul Hilal LDII di seluruh Indonesia.

Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPP LDII menyelenggarakan latihan teori dan praktik melihat hilal. Foto: LINES.

Ketua Departemen PKD DPP LDII, KH Aceng Karimullah menyampaikan pelatihan itu rutin diselenggarakan LDII untuk mempersiapkan tim yang terlatih untuk mewakili DPW dan DPD LDII dari seluruh Indonesia, “Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, diharapkan setiap provinsi akan memiliki perwakilan tim hisab rukyat, yang dapat memberikan laporan yang akurat terkait penglihatan hilal,” harap KH Aceng.

Tim Rukyatul Hilal DPP LDII yang mulai terbentuk sejak 2012, pada awalnya hanya memiliki modal 5 unit teropong, lalu mengalami loncatan 12 tahun kemudian. Alat yang lebih lengkap, canggih, dan tim yang tersebar di seluruh Indonesia.

DPP LDII berharap bahwa tim hisab rukyat yang terbentuk di setiap provinsi di Indonesia bisa berkolaborasi dengan lembaga atau ormas lainnya. “Kami optimis bahwa angkatan ketiga ini akan mencapai semua provinsi, dan kami berharap setiap tim dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu ini di tingkat lokal,” tambahnya.

sementara itu, anggota Departemen PKD DPP LDII, Wilnan Fatahillah, menjelaskan mengenai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) tim rukyatul hilal. Menurutnya, Tim Rukyatul Hilal DPP LDII terdiri dari pengurus DPP yang telah mendapatkan pelatihan hisab-rukyat serta pengurus atau guru pondok pesantren yang telah mengikuti pelatihan serupa, “Mereka menjadi ujung tombak dalam melakukan pengamatan dan perhitungan posisi hilal,” ujar Wilnan.

Salah satu tugas utama tim ini adalah membuat perhitungan jatuhnya awal Ramadan, Syawwal, dan Dzuhijjah, serta melaporkannya kepada Ketua Umum dan Dewan Penasihat Pusat DPP LDII, “Mereka juga bertanggung jawab melaksanakan pengamatan hilal di lokasi yang telah ditentukan, baik secara mandiri maupun bersama pemerintah dan organisasi Islam lainnya, sebagai konfirmasi atas hisab yang telah dilakukan.

Mereka juga bertugas untuk menggali lebih dalam pengetahuan tentang ilmu falak melalui pelatihan hisab-rukyat serta membuat laporan kegiatan dan memonitor tim rukyat hilal di wilayah DPD Kota/Kabupaten.

Usai mengikuti pelatihan, mereka kemudian menyebar melakukan rukyatul hilal di 73 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Dengan jeli, mereka mengintip angkasa dari balik lubang teleskop dan binocular. Hasil pemantauan tersebut kemudian dilaporkan sebagai bahan rujukan penentuan awal Ramadan yang akan dibahas pada sidang isbat.

Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan

Kementerian Agama (Kemenag) menerima laporan rukyatul hilal di 134 titik berbagai daerah untuk menentukan awal Ramadan 2024. Hasil liputan atau observasi terhadap hilal di beberapa titik itu, menjadi dasar dalam musyawarah sidang isbat.

Perwakilan pengurus DPP LDII yang hadir pada sidang isbat di Kemenag berfoto bersama Tim Hisab Rukyat Kemenag. Foto: LINES.

Sidang yang diikuti oleh perwakilan ormas Islam, perwakilan duta besar negara sahabat, serta jajaran Kemenag ini diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal yang disampaikan anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag H. Cecep Nurwendaya.

Dalam paparannya, ia mengungkapkan, secara astronomis, posisi hilal di Indonesia pada saat maghrib di tanggal 10 Maret 2024 atau 29 Sya’ban 1445 H masih berada di bawah kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Indonesia Malaysia Singapura), yang ditetapkan pada 2021, sehingga kemungkinan tidak dapat teramati.

“Di seluruh wilayah Indonesia, posisi hilal pada 29 Sya’ban 1445 H sudah berada di atas ufuk. Namun demikian, masih berada di bawah kriteria imkanur rukyat MABIMS,” ungkap Cecep

Kriteria baru MABIMS menetapkan bahwa secara astronomis, hilal dapat teramati jika bulan memiliki ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi minimal 6,4 derajat. Sementara menurut Cecep, pada saat Magrib 10 Maret 2024, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada antara: – 0° 20‘ 01“ (-0,33°) s.d. 0° 50‘ 01“ (0,83°) dan elongasi antara: 2° 15‘ 53“ (2,26°) s.d. 2° 35‘ 15“ (2,59°).

“Bila melihat angka tersebut, hilal menjelang awal Ramadan 1445 H pada hari rukyat ini secara teoritis dapat diprediksi tidak akan terukyat, karena posisinya berada di bawah kriteria Imkan Rukyat tersebut,” jelas Cecep.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Departemen PKD DPP LDII, Wilnan Fatahillah yang juga hadir pada sidang isbat di Kemenag mengungkapkan, berdasarkan laporan dari Tim Rukyatul LDII, posisi hilal pada saat itu sangat rendah. Artinya, dari sekujur nusantara pada sore itu, hilal akan sulit untuk diamati.

“Sebenarnya sebelum kesepakatan MABIMS yang menyatakan standar minimal posisi hilal akan terlihat, dari pengalaman kami saja jika hilal ada di ketingian dua derajat saja memang sudah sulit untuk dilihat. Apalagi ini di hanya ada di nol derajat, maka bisa dipastikan mustahil bisa melihat hilal,” ungkapnya.

Meski secara teoritis hilal dapat diprediksi tidak akan terukyat berdasarkan metode hisab, namun ia memandang rukyatul hilal tetap perlu dilakukan sebagai nilai ibadah.

“Kita menganut hisab dan rukyat, rukyat dilakukan untuk mengkonfrmasi hasil perhitungan atau hisab yang sudah dilakukan jauh-jauh hari. Sehingga baik hisab maupun rukyat itu kita laksanakan untuk menetapi perintah Al-Qur’an maupun Al-Hadits,” tutupnya. (FU/LINES)

Tags: Hisab RukyatLDIIRukyatul Hilal

Related Posts

Isi Liburan Sekolah dan Pembinaan Generasi Penerus, LDII Boyolali Gelar Asrama
Artikel

Isi Liburan Sekolah dan Pembinaan Generasi Penerus, LDII Boyolali Gelar Asrama

by eko nuansa
July 9, 2026
0

Boyolali (7/7). PC LDII Boyolali menggelar Asrama Liburan bagi siswa usia SMP hingga SMA selama masa libur sekolah. Kegiatan yang diikuti 94...

Read more
Warga LDII Balepanjang Gotong Royong Perbaiki Gedung Pertemuan Kelurahan
Artikel

Warga LDII Balepanjang Gotong Royong Perbaiki Gedung Pertemuan Kelurahan

by eko nuansa
July 9, 2026
0

Wonogiri (7/7). Warga LDII Kelurahan Balepanjang, Jatipurno bersama masyarakat menggelar gotong royong memperbaiki Gedung Pertemuan Kantor Kelurahan Balepanjang secara swadaya sebagai bentuk...

Read more
LDII Lamongan Terima Sapi Kurban Bantuan dari Bupati
Artikel

LDII Lamongan Terima Sapi Kurban Bantuan dari Bupati

by eko nuansa
July 9, 2026
0

Lamongan (2/7). DPD LDII Lamongan menerima satu ekor sapi kurban bantuan dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendy, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447...

Read more
Safari Organisasi ke Sarolangun, H. Yaskur Amin Tekankan Kerukunan Rumah Tangga
Artikel

Safari Organisasi ke Sarolangun, H. Yaskur Amin Tekankan Kerukunan Rumah Tangga

by eko nuansa
July 9, 2026
0

Sarolangun (20/6). Muballigh asal DPD LDII Kota Depok, Jawa Barat, H. Yaskur Amin, bersilaturahim ke Kabupaten Sarolangun, Jambi. Dalam kunjungan tersebut, ia...

Read more
Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Peduli Masa Depan, LDII OKU Timur Gelar Seminar Kesehatan Reproduksi
Artikel

Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas, dan Peduli Masa Depan, LDII OKU Timur Gelar Seminar Kesehatan Reproduksi

by eko nuansa
July 9, 2026
0

OKU Timur (7/7). DPD LDII OKU Timur melalui Bidang Pemuda, Kepanduan, Olahraga, dan Kesenian menggelar Seminar Kesehatan Reproduksi Usia Mandiri. Kegiatan bertema...

Read more
Pererat Kebersamaan, Remaja LDII Kota dan Kabupaten Cirebon Ikuti Kegiatan Melukis
Artikel

Pererat Kebersamaan, Remaja LDII Kota dan Kabupaten Cirebon Ikuti Kegiatan Melukis

by eko nuansa
July 9, 2026
0

Cirebon (4/7). Sebanyak 120-an lebih remaja dari Pimpinan Cabang (PC) LDII Waled, Harjamukti, dan Palimanan berkumpul bersama dalam acara silaturahim penuh keseruan....

Read more

Trending

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat
Berita Daerah

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

2 days ago
LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan
Berita Daerah

LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

2 days ago
LDII Simpang Abadi Gotong Royong Mengecor Lantai Kamar Mandi
Berita Daerah

LDII Simpang Abadi Gotong Royong Mengecor Lantai Kamar Mandi

2 days ago
Generus LDII Prabumulih Gelar Pertandingan Persahabatan di Pesawaran, Tanamkan Karakter lewat Sepak Bola
Berita Daerah

Generus LDII Prabumulih Gelar Pertandingan Persahabatan di Pesawaran, Tanamkan Karakter lewat Sepak Bola

2 days ago
FORSGI dan LDII Batam Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini, Tanamkan Sportivitas
Berita Daerah

FORSGI dan LDII Batam Gelar Festival Sepak Bola Usia Dini, Tanamkan Sportivitas

2 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

LDII Tanggulangin Helart Ngopi Bareng, Perkuat Sinergi dengan TNI-Polri, dan Tokoh Masyarakat

July 31, 2026
LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

LDII Singkut Gotong Royong Mengecor Masjid Nurul Ikhsan

July 31, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In