Klaten (31/7). DPD LDII Kabupaten Klaten mengikuti Bedah Buku ‘Sistem, Corak dan Model Pendidikan LDII’ secara daring dari Kantor DPD LDII Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (18/7). Kegiatan yang diselenggarakan DPW LDII Jawa Tengah itu diikuti serentak oleh DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Ketua DPD LDII Kabupaten Klaten Muhammad Sigit Winoto mengatakan, bedah buku tersebut menjadi sarana memperkuat pemahaman masyarakat terhadap sistem pendidikan LDII melalui kajian akademik. “Kami mengapresiasi terbitnya buku karya Dr. Ahmad Ali, tokoh Nahdlatul Ulama, yang telah mengkaji sistem pendidikan LDII secara ilmiah dan objektif. Kami berharap buku ini dapat menjadi jembatan pemahaman, memberikan pencerahan kepada masyarakat, serta menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin mengenal sistem pendidikan LDII berdasarkan hasil penelitian dan fakta di lapangan,” ujarnya.
Sigit juga mengapresiasi kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta organisasi kemasyarakatan Islam dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran berbagai elemen itu mencerminkan semangat kebersamaan dan keterbukaan dalam membangun komunikasi antarlembaga.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap sinergi antara LDII dengan pemerintah, para ulama, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Klaten semakin erat. Bersama-sama kita dapat berkontribusi membangun masyarakat yang rukun, berkarakter, dan berdaya saing,” katanya.

Ketua DPW LDII Jawa Tengah Singgih Tri Sulistiyono mengatakan, pendidikan merupakan investasi strategis untuk menyiapkan generasi yang religius, profesional, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Di era yang mengedepankan rasionalitas dan otoritas akademik, pendidikan harus dibangun di atas landasan keilmuan yang kuat. Melalui pendidikan yang baik akan lahir generasi penerus yang mampu menjaga persatuan, memperkuat karakter kebangsaan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengapresiasi pendekatan akademik yang dilakukan LDII dalam memperkenalkan organisasi melalui hasil penelitian para akademisi. “LDII mengenalkan organisasinya melalui kajian ilmiah, termasuk penelitian para tokoh Nahdlatul Ulama yang kemudian diterbitkan menjadi buku. Pendekatan seperti ini menunjukkan keterbukaan terhadap kajian akademik,” katanya.
Buku ‘Sistem, Corak dan Model Pendidikan LDII’ dipaparkan langsung oleh penulisnya, Ahmad Ali. Diskusi menghadirkan sejumlah akademisi sebagai penanggap dan membahas implementasi sistem pendidikan LDII dalam membentuk generasi yang religius, berkarakter, profesional, dan memiliki wawasan kebangsaan. (Rizal PM)















