PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Langkah Sunyi Makna Kemerdekaan

in Artikel
387
0
Langkah Sunyi Makna Kemerdekaan

Longmarch ini bukan sekadar berjalan kaki, tapi berjalan membawa pesan. Foto: LINES

554
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Langkah kaki Novrizal Eka Fadillah bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ikhtiar untuk membangunkan nurani bangsa. Ia menjadikan tubuhnya jembatan pesan—bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tapi juga diperjuangkan kembali lewat kepedulian kepada sesama dan alam.

Jejak kaki itu menyimpan cerita. Bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang niat. Tentang harapan yang dikirimkan lewat langkah-langkah sunyi seorang pemuda bernama Novrizal Eka Fadillah. Ia menyuarakan sesuatu yang kini kerap luput dari perhatian—tentang kemanusiaan, tentang bumi yang lelah, dan tentang arti kemerdekaan yang tak sebatas angka.

Dari sudut tenang Cileungsi, sebuah kecamatan di timur laut Kabupaten Bogor, Novrizal memulai langkahnya. Tak ada seremoni atau kamera, hanya pagi yang bisu dan udara yang masih menusuk. Dari jalanan kecil itu, ia menyulam perjalanan panjang menuju Gedung Sate, yang menjadi simbol pemerintahan Jawa barat.

Setiap pagi, ia memulai perjalanannya saat dunia masih memeluk dingin malam terakhir. Dari kota ke kota, ia menapaki berbagai lanskap: jalur beton di perbatasan, jalan-jalan kecil yang dipenuhi truk, hingga pedesaan sunyi berselimut kabut. Ia menyeberangi jembatan tua, melewati pasar yang baru dibuka, dan menyusuri gang-gang sempit tempat anak-anak bersiap berangkat sekolah. Wajah-wajah asing, suara klakson, aroma tanah basah, semua menjadi saksi diam dari niatnya yang terus menyala.

Kadang ia berhenti di warung kopi, menyapa tukang becak, atau menenangkan betis yang nyeri. Di pundaknya menggantung tas kecil berisi logistik seadanya: air, baju ganti, perlengkapan P3K, dan perlengkapan salat. Di tangannya, sehelai bendera Merah Putih yang diikat pada sebatang bambu ia bawa sepanjang jalan—simbol sunyi dari tekad, cinta dan perjuangan.

Selama sembilan hari, ia melangkah sendirian. Siang yang terik, malam yang menggigil, hujan deras, jembatan sempit, tanjakan berbatu—semuanya ia hadapi. Sepatu mulai aus, kaus kaki basah, lutut nyeri, tapi semangat tak pernah padam. Setiap langkah adalah doa. Setiap peluh adalah syukur. Setiap kilometer adalah pesan: mencintai negeri tak cukup dengan kata.

Longmarch ini bagi Novrizal bukan semata uji fisik, tapi perjalanan batin. Sebuah aksi nyata yang menyentuh dua misi besar: kemanusiaan dan kepedulian lingkungan. Aksi yang menyuarakan bahwa menjadi merdeka juga berarti menjaga yang telah diwariskan—alam, persaudaraan, dan rasa saling peduli.

Tahun 2025 ini, Indonesia akan merayakan ulang tahun kemerdekaan yang ke-80. Delapan dekade merdeka. Tapi di tengah gegap gempita perayaan, Novrizal justru menyadari: kemerdekaan hari ini tak lagi soal penjajah dan senjata, melainkan kelupaan. Kelupaan untuk menjaga, untuk saling menengok, untuk peduli pada bumi yang kita pijak.

Malam ke-9, tubuh lelahnya tiba di Kantor DPD LDII Kabupaten Bandung Barat. Di sana, ia disambut bukan sebagai tamu, tapi sebagai saudara. Disediakan tempat beristirahat, makan, dan lebih dari itu: doa dan pelukan hangat yang membuatnya merasa tak sendiri.

“Saya bersyukur sekali bisa singgah di sini,” ujar Novrizal. “Bukan hanya karena kenyamanan tempatnya, tapi karena sambutan hangat dari keluarga besar LDII membuat saya merasa tidak berjalan sendirian,” ungkapnya.

Dan akhirnya, langkah itu tiba di garis akhir: halaman Kantor Gubernur Jawa Barat. Di bawah langit yang sama yang mengiringinya sejak hari pertama, ia menunduk. Bukan karena lelah, tapi karena penuh syukur.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan hingga saya bisa menyelesaikan perjalanan ini,” ucapnya dengan mata berkaca. “Saya berterima kasih kepada kedua orang tua saya yang tak henti mendoakan, kepada pengurus LDII se-Jawa Barat yang menyambut saya di setiap kota, serta kepada Pemerintah Jawa Barat atas apresiasinya,” lanjutnya.

Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, turut mengungkapkan kebanggaannya terhadap misi ini. Sejak awal, LDII memberikan dukungan penuh, karena melihat ini sebagai bentuk nyata nasionalisme dari generasi muda.

“Kami dari DPW LDII Jawa Barat sangat bersyukur dan bangga atas perjuangan Kak Novrizal,” ujar Dicky. “Longmarch ini bukan sekadar berjalan kaki, tapi berjalan membawa pesan. Kami siapkan dukungan di tiap kabupaten dan kota yang ia lintasi, tempat istirahat, logistik, hingga dukungan moril,” ungkapnya.

Bagi Dicky, aksi Novrizal menjadi bukti bahwa Indonesia belum kehilangan pemuda yang peduli. “Semangat sosial dan kepedulian terhadap lingkungan yang ditunjukkan Kak Novrizal ini sangat penting untuk generasi muda. Kami berharap semangat ini bisa menular, menjadi bagian dari gelombang besar menuju Indonesia Emas 2045. Kita butuh lebih banyak pemuda yang bergerak dalam diam tapi berdampak seperti dia,” lanjutnya.

Perjalanan itu kini usai. Namun makna setiap langkahnya akan tetap hidup. Ia tak hanya menapaki jalanan, tapi juga membuka jalan bagi kesadaran baru. Bahwa cinta tanah air bisa dimulai dari langkah paling sunyi, yang dituntun oleh niat paling suci. Karena kemerdekaan bukan hanya warisan yang dibanggakan, tetapi amanah yang harus terus diperjuangkan, dijaga, dan ditanamkan kembali di setiap generasi.

Tags: Feature longmarchLangkah SunyilongmarchMakna Kemerdekaan

Related Posts

Dua Peran Rulifa Syahroel: Mengabdi sebagai Dokter, Membina Masyarakat Bersama LDII Kepri
Apa Siapa

Dua Peran Rulifa Syahroel: Mengabdi sebagai Dokter, Membina Masyarakat Bersama LDII Kepri

by Nisa
October 24, 2026
0

Menjelang Hari Dokter Nasional 2026, kiprah dr. Rulifa Syahroel menggambarkan bagaimana profesi kedokteran dan kepemimpinan organisasi kemasyarakatan dapat berjalan beriringan dalam mendukung...

Read more
Hadir di Dialog FKUB Banten, LDII Tegaskan Komitmen Kuat Jaga Moderasi Beragama
Artikel

Hadir di Dialog FKUB Banten, LDII Tegaskan Komitmen Kuat Jaga Moderasi Beragama

by eko nuansa
October 10, 2026
0

Serang (8/10). DPW LDII Provinsi Banten menghadiri Dialog Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten bersama...

Read more
Cek Kesehatan Gratis LDII Malang Diminati Warga, Peserta Lampaui Target
Artikel

Cek Kesehatan Gratis LDII Malang Diminati Warga, Peserta Lampaui Target

by eko nuansa
October 10, 2026
0

Malang (8/10). DPD LDII Kabupaten Malang menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dipusatkan di sejumlah titik. Jumlah peserta yang mengikuti layanan...

Read more
LDII: Ancaman Ideologi Kini Bisa Menyusup Lewat Disinformasi Digital
Artikel

LDII: Ancaman Ideologi Kini Bisa Menyusup Lewat Disinformasi Digital

by eko nuansa
October 1, 2026
0

Semarang (30/9). Peringatan peristiwa Gerakan 30 September (G30S/PKI) menjadi momentum bagi DPP LDII untuk mengingatkan masyarakat terhadap perubahan bentuk ancaman ideologi di...

Read more
Ponpes Wali Barokah Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Mataraman
Artikel

Ponpes Wali Barokah Dorong Penguatan Ekonomi Syariah di Mataraman

by eko nuansa
September 12, 2026
0

Kediri (6/9). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah turut ambil bagian dalam Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 yang berlangsung di Balai...

Read more
Sambut HUT ke-81 RI, LDII Gunung Putri Gelar Bakti Sosial Bersihkan Lingkungan
Artikel

Sambut HUT ke-81 RI, LDII Gunung Putri Gelar Bakti Sosial Bersihkan Lingkungan

by eko nuansa
August 20, 2026
0

Gunung Putri (14/8). Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ratusan warga LDII Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten...

Read more

Trending

Pengajian LDII Kota Jambi Tekankan Ibadah Wajib sebelum Amalan Sunah
Berita Daerah

Pengajian LDII Kota Jambi Tekankan Ibadah Wajib sebelum Amalan Sunah

17 hours ago
Tingkatkan Konsolidasi, Senkom Mitra Polri Kota Pada Gelar Muskot IV
Berita Daerah

Tingkatkan Konsolidasi, Senkom Mitra Polri Kota Pada Gelar Muskot IV

2 days ago
Peringatan Hari Santri, Momentum Penguasaan Teknologi Sebagai Alat Dakwah
Berita Daerah

Peringatan Hari Santri, Momentum Penguasaan Teknologi Sebagai Alat Dakwah

2 days ago
Atlet Persinas ASAD Tanjung Raja Lolos Seleksi POPDA Ogan Ilir
Berita Daerah

Atlet Persinas ASAD Tanjung Raja Lolos Seleksi POPDA Ogan Ilir

2 days ago
LDII Klaten Bekali 120 Generus Usia Mandiri Persiapan Menuju Pernikahan
Berita Daerah

LDII Klaten Bekali 120 Generus Usia Mandiri Persiapan Menuju Pernikahan

2 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Pengajian LDII Kota Jambi Tekankan Ibadah Wajib sebelum Amalan Sunah

Pengajian LDII Kota Jambi Tekankan Ibadah Wajib sebelum Amalan Sunah

October 31, 2026
Tingkatkan Konsolidasi, Senkom Mitra Polri Kota Pada Gelar Muskot IV

Tingkatkan Konsolidasi, Senkom Mitra Polri Kota Pada Gelar Muskot IV

October 29, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In