PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Langkah Sunyi Makna Kemerdekaan

in Artikel
386
0
Langkah Sunyi Makna Kemerdekaan

Longmarch ini bukan sekadar berjalan kaki, tapi berjalan membawa pesan. Foto: LINES

552
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Langkah kaki Novrizal Eka Fadillah bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ikhtiar untuk membangunkan nurani bangsa. Ia menjadikan tubuhnya jembatan pesan—bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tapi juga diperjuangkan kembali lewat kepedulian kepada sesama dan alam.

Jejak kaki itu menyimpan cerita. Bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang niat. Tentang harapan yang dikirimkan lewat langkah-langkah sunyi seorang pemuda bernama Novrizal Eka Fadillah. Ia menyuarakan sesuatu yang kini kerap luput dari perhatian—tentang kemanusiaan, tentang bumi yang lelah, dan tentang arti kemerdekaan yang tak sebatas angka.

Dari sudut tenang Cileungsi, sebuah kecamatan di timur laut Kabupaten Bogor, Novrizal memulai langkahnya. Tak ada seremoni atau kamera, hanya pagi yang bisu dan udara yang masih menusuk. Dari jalanan kecil itu, ia menyulam perjalanan panjang menuju Gedung Sate, yang menjadi simbol pemerintahan Jawa barat.

Setiap pagi, ia memulai perjalanannya saat dunia masih memeluk dingin malam terakhir. Dari kota ke kota, ia menapaki berbagai lanskap: jalur beton di perbatasan, jalan-jalan kecil yang dipenuhi truk, hingga pedesaan sunyi berselimut kabut. Ia menyeberangi jembatan tua, melewati pasar yang baru dibuka, dan menyusuri gang-gang sempit tempat anak-anak bersiap berangkat sekolah. Wajah-wajah asing, suara klakson, aroma tanah basah, semua menjadi saksi diam dari niatnya yang terus menyala.

Kadang ia berhenti di warung kopi, menyapa tukang becak, atau menenangkan betis yang nyeri. Di pundaknya menggantung tas kecil berisi logistik seadanya: air, baju ganti, perlengkapan P3K, dan perlengkapan salat. Di tangannya, sehelai bendera Merah Putih yang diikat pada sebatang bambu ia bawa sepanjang jalan—simbol sunyi dari tekad, cinta dan perjuangan.

Selama sembilan hari, ia melangkah sendirian. Siang yang terik, malam yang menggigil, hujan deras, jembatan sempit, tanjakan berbatu—semuanya ia hadapi. Sepatu mulai aus, kaus kaki basah, lutut nyeri, tapi semangat tak pernah padam. Setiap langkah adalah doa. Setiap peluh adalah syukur. Setiap kilometer adalah pesan: mencintai negeri tak cukup dengan kata.

Longmarch ini bagi Novrizal bukan semata uji fisik, tapi perjalanan batin. Sebuah aksi nyata yang menyentuh dua misi besar: kemanusiaan dan kepedulian lingkungan. Aksi yang menyuarakan bahwa menjadi merdeka juga berarti menjaga yang telah diwariskan—alam, persaudaraan, dan rasa saling peduli.

Tahun 2025 ini, Indonesia akan merayakan ulang tahun kemerdekaan yang ke-80. Delapan dekade merdeka. Tapi di tengah gegap gempita perayaan, Novrizal justru menyadari: kemerdekaan hari ini tak lagi soal penjajah dan senjata, melainkan kelupaan. Kelupaan untuk menjaga, untuk saling menengok, untuk peduli pada bumi yang kita pijak.

Malam ke-9, tubuh lelahnya tiba di Kantor DPD LDII Kabupaten Bandung Barat. Di sana, ia disambut bukan sebagai tamu, tapi sebagai saudara. Disediakan tempat beristirahat, makan, dan lebih dari itu: doa dan pelukan hangat yang membuatnya merasa tak sendiri.

“Saya bersyukur sekali bisa singgah di sini,” ujar Novrizal. “Bukan hanya karena kenyamanan tempatnya, tapi karena sambutan hangat dari keluarga besar LDII membuat saya merasa tidak berjalan sendirian,” ungkapnya.

Dan akhirnya, langkah itu tiba di garis akhir: halaman Kantor Gubernur Jawa Barat. Di bawah langit yang sama yang mengiringinya sejak hari pertama, ia menunduk. Bukan karena lelah, tapi karena penuh syukur.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kekuatan hingga saya bisa menyelesaikan perjalanan ini,” ucapnya dengan mata berkaca. “Saya berterima kasih kepada kedua orang tua saya yang tak henti mendoakan, kepada pengurus LDII se-Jawa Barat yang menyambut saya di setiap kota, serta kepada Pemerintah Jawa Barat atas apresiasinya,” lanjutnya.

Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun, turut mengungkapkan kebanggaannya terhadap misi ini. Sejak awal, LDII memberikan dukungan penuh, karena melihat ini sebagai bentuk nyata nasionalisme dari generasi muda.

“Kami dari DPW LDII Jawa Barat sangat bersyukur dan bangga atas perjuangan Kak Novrizal,” ujar Dicky. “Longmarch ini bukan sekadar berjalan kaki, tapi berjalan membawa pesan. Kami siapkan dukungan di tiap kabupaten dan kota yang ia lintasi, tempat istirahat, logistik, hingga dukungan moril,” ungkapnya.

Bagi Dicky, aksi Novrizal menjadi bukti bahwa Indonesia belum kehilangan pemuda yang peduli. “Semangat sosial dan kepedulian terhadap lingkungan yang ditunjukkan Kak Novrizal ini sangat penting untuk generasi muda. Kami berharap semangat ini bisa menular, menjadi bagian dari gelombang besar menuju Indonesia Emas 2045. Kita butuh lebih banyak pemuda yang bergerak dalam diam tapi berdampak seperti dia,” lanjutnya.

Perjalanan itu kini usai. Namun makna setiap langkahnya akan tetap hidup. Ia tak hanya menapaki jalanan, tapi juga membuka jalan bagi kesadaran baru. Bahwa cinta tanah air bisa dimulai dari langkah paling sunyi, yang dituntun oleh niat paling suci. Karena kemerdekaan bukan hanya warisan yang dibanggakan, tetapi amanah yang harus terus diperjuangkan, dijaga, dan ditanamkan kembali di setiap generasi.

Tags: Feature longmarchLangkah SunyilongmarchMakna Kemerdekaan

Related Posts

PC LDII Cileungsi Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Tiga Lokasi, Tebar Ribuan Paket Daging Kurban
Artikel

PC LDII Cileungsi Gelar Sholat Idul Adha 1447 H di Tiga Lokasi, Tebar Ribuan Paket Daging Kurban

by eko nuansa
May 28, 2026
0

Cileungsi – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Cileungsi menggelar pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah di tiga lokasi...

Read more
Pewarta Musim Haji Antara Tugas dan Kemanusiaan
Artikel

Pewarta Musim Haji Antara Tugas dan Kemanusiaan

by admin
May 13, 2026
0

Oleh Faqihu Sholih Semua wartawan yang meliput haji mempunyai tugas utama meliput kegiatan haji. Bagaimana bila mereka bertemu jamaah yang membutuhkan pertolongan?...

Read more
TP PKK Kota Kediri dan Ponpes Wali Barokah Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Santriwati
Artikel

TP PKK Kota Kediri dan Ponpes Wali Barokah Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Santriwati

by eko nuansa
May 16, 2026
0

Kediri (5/5). Tim Penggerak PKK Kota Kediri bekerja sama dengan Ponpes Wali Barokah dan Puskesmas Pesantren 2 menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis...

Read more
Wali Kota Kediri Dorong Posyandu 6 SPM Jadi Solusi Terpadu Layanan Masyarakat
Artikel

Wali Kota Kediri Dorong Posyandu 6 SPM Jadi Solusi Terpadu Layanan Masyarakat

by eko nuansa
May 5, 2026
0

Kediri (29/4) – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam menghadirkan layanan publik yang terintegrasi melalui penguatan Posyandu...

Read more
Salat Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Dukung Visi MAPAN
Artikel

Salat Idul Fitri di Ponpes Wali Barokah Kediri, Perkuat Ukhuwah dan Dukung Visi MAPAN

by eko nuansa
March 22, 2026
0

KEDIRI – Ribuan jemaah memadati halaman Pondok Pesantren Wali Barokah untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, Sabtu (21/3). Ibadah...

Read more
PC LDII Cileungsi Gelar Salat Idul Fitri di Tiga Titik, Angkat Tema “Kembali ke Fitrah”
Artikel

PC LDII Cileungsi Gelar Salat Idul Fitri di Tiga Titik, Angkat Tema “Kembali ke Fitrah”

by eko nuansa
March 22, 2026
0

Bogor (21/03) – Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kecamatan Cileungsi menyelenggarakan Salat Idul Fitri 1447 H di tiga lokasi berbeda, Sabtu...

Read more

Trending

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif
Berita Daerah

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

20 hours ago
LDII Kota Cimahi dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum Bersinergi dalam Aksi Bersih-Bersih Sungai
Berita Kegiatan

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LDII Tekankan Kemandirian dan Gaya Hidup Hemat untuk Atasi Sampah

1 week ago
LDII Papua Barat Manfaatkan Idul Adha untuk Berbagi pada Sesama
Lintas Daerah

LDII Papua Barat Manfaatkan Idul Adha untuk Berbagi pada Sesama

2 weeks ago
LDII Lahat Tebar 1.500 Paket Daging Kurban, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi dengan Pemda
Lintas Daerah

LDII Lahat Tebar 1.500 Paket Daging Kurban, Perkuat Ukhuwah dan Sinergi dengan Pemda

2 weeks ago
LDII Singkawang Tingkatkan Kepedulian Sosial Melalui Daging Kurban
Lintas Daerah

LDII Singkawang Tingkatkan Kepedulian Sosial Melalui Daging Kurban

2 weeks ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

Hadapi Tekanan Ekonomi, LDII Dorong Penerapan Gaya Hidup Bersahaja dan Produktif

June 15, 2026
LDII Kota Cimahi dan Satgas Sektor 21 Citarum Harum Bersinergi dalam Aksi Bersih-Bersih Sungai

Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LDII Tekankan Kemandirian dan Gaya Hidup Hemat untuk Atasi Sampah

June 6, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In