Serang (30/7). Ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito tindak lanjut arahan dari instruksi DPP dan kementerian agama RI tentang arah kiblat sholat melakukan pengukuran ulang arah kiblat di Gedung DPW LDII Banten, pada 15-16 Juli 2026.
Dimo menjelaskan, berdasarkan kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), posisi matahari pukul 16:27 WIB posisi matahari tepat di atas Ka’bah yang berada sejajar dan dapat memengaruhi akurasi arah kiblat, sehingga verifikasi berkala menjadi langkah yang tepat. “Dengan adanya posisi matahari akibat rotasinya, pengukuran ulang arah kiblat menjadi penting agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih yakin,” jelasnya.
Dimo mengimbau tempat ibadah dan masjid-masjid LDII untuk melakukan pengukuran ulang arah kiblat. “Akurasi arah kiblat merupakan standar dasar sebuah fasilitas ibadah. Setelah dilakukan pengukuran, tanda kiblat di sesuaikan,” tambahnya.
Dimo berharap, kegiatan ini bisa menjadi contoh untuk ormas lain terutama LDII. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi warga LDII maupun organisasi kemasyarakatan lainnya agar senantiasa menjaga kualitas fasilitas ibadah, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya presisi arah kiblat,” ujar Dimo.
Di sisi lain, Ketua Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPW LDII Banten, Choirul Hadi, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah memberikan ketenangan kepada warga dalam beribadah. “Kami ingin memastikan ibadah di gedung LDII Banten dan ponpes Baitul Ulum El Musawwa ini berjalan sesuai tuntunan syariat. Warga perlu merasa tenang saat melaksanakan salat, dan ketenangan itu diawali dengan keyakinan bahwa arah kiblat sudah benar,” katanya.
Di sela sela kunjungan pengasuh ponpes Baitul Huda Subang, Ustadz Arifa Zuhri dan pengurus Pondok Aulia Purwakarta, Ustadz Rofiq Alfatah, yang hadir untuk studi tiru zero waste turut melakukan praktik pengukuran arah kiblat. “Alhamdulillah bisa turut praktik di sela kunjungan silaturahim ke Banten, di pondok kami juga para pengurus melaksanakan hal yang sama memastikan arah kiblat yang benar,” ujar Ustadz Arifah.








