Jakarta (24/7). DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Barat menerima kunjungan silaturahim Pengurus MWC NU Ust. Syafudin beserta rombongan, di Masjid Nur Huda, Komplek LDII Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, pada Minggu (28/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan di sela kegiatan Pelatihan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU). Pertemuan ini membahas penguatan ukhuwah Islamiyah dan peluang kerja sama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ust. Syafudin mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahim sekaligus mengenal lebih dekat program pembinaan yang dijalankan LDII. Menurutnya, komunikasi antarormas di tingkat kelurahan perlu terus dibangun agar kolaborasi dapat berjalan lebih baik.
“Kami berharap ke depan dapat bersinergi dalam kegiatan sosial, seperti khitanan massal, bakti sosial, maupun program kemasyarakatan lainnya,” ujar Syafudin.
Ia menambahkan, silaturahim tersebut membuka ruang komunikasi antara NU dan LDII di tingkat akar rumput. Dengan saling mengenal program masing-masing, kerja sama sosial diharapkan dapat lebih mudah diwujudkan.
“Selama ini komunikasi antara NU dan LDII di tingkat kelurahan belum terbangun secara optimal. Melalui silaturahim ini, kami menjadi lebih memahami bagaimana menjalin koordinasi sehingga kolaborasi dapat diwujudkan,” tambahnya.
Perwakilan DPD LDII Jakarta Barat, Studianto, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menjelaskan, LDII memiliki program pembinaan yang dilaksanakan rutin di tingkat PAC melalui kegiatan belajar mengajar.
“Pembinaan dimulai sejak usia dini. Anak-anak usia 5–7 tahun mendapatkan pendidikan karakter luhur melalui pembelajaran salat, hafalan surat pendek, doa sehari-hari, Asmaul Husna, akhlak, dan kemandirian,” jelas Studianto.
Ia menambahkan, anak usia 8–12 tahun memperoleh materi pembinaan yang disesuaikan dengan jenjang usianya. Program tersebut dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan karakter generasi muda. [STD]














