PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

LDII: Karhutla Ancam Ekosistem dan Kesehatan, Penanganan Harus Terintegrasi

in Berita Daerah, Berita Kegiatan, Berita Nasional, Digital, Ekonomi Bisnis, Energi, Fa Aina Tadzhabun, Headline, Headlines
395
0
LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan
548
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (14/10) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, hingga Papua, tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat akibat paparan kabut asap. Dampaknya bahkan dapat meluas hingga negara tetangga, sehingga pencegahan dan penanganan karhutla membutuhkan langkah terpadu dari berbagai pihak.

Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menegaskan, upaya mencegah karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat. Menurutnya, pelestarian lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari civil society, LDII terus mengimbau warga untuk melestarikan lingkungan. Kami mewujudkannya melalui program LDII Go Green, dengan pemanfaatan lahan terbengkalai dan lahan gambut agar menjadi lahan produktif dan bernilai guna,” ujar Dody.

Ia menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan kerusakan ekologis dalam jangka panjang. Hilangnya vegetasi mengganggu fungsi hutan dalam menjaga tata air, meningkatkan kerentanan terhadap kekeringan, serta memperbesar risiko bencana lingkungan lainnya.

Dody menilai, menjaga kelestarian alam juga merupakan bagian dari dakwah bil hal, yakni menyampaikan nilai-nilai kebaikan melalui tindakan nyata. Karena itu, pendidikan lingkungan perlu dibangun sejak dini, mulai dari keluarga, sekolah, pesantren, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga tanggung jawab moral. Alam yang kita jaga hari ini akan menentukan kualitas kehidupan generasi berikutnya,” tegasnya.

Ia mendorong masyarakat membiasakan pengelolaan lahan secara bertanggung jawab, melakukan penghijauan, menjaga konservasi air, dan meningkatkan edukasi lingkungan. Kesadaran tersebut, menurutnya, tidak boleh hanya muncul ketika bencana terjadi, tetapi harus menjadi bagian dari perilaku sehari-hari.

Selain mengutamakan pencegahan, Dody menekankan pentingnya penanganan cepat ketika kebakaran sudah terjadi dan meluas. Pemerintah perlu mengintegrasikan upaya pemadaman, pemantauan, pemanfaatan teknologi, serta penegakan hukum untuk menekan dampak karhutla.

“Menjaga lingkungan memang penting untuk mencegah karhutla ke depan. Tetapi ketika karhutla sudah terjadi dan meluas, yang dibutuhkan adalah tindakan cepat untuk menghentikan kebakaran dan mengurangi dampaknya terhadap masyarakat,” ujarnya.

Menurut Dody, pemadaman melalui jalur udara, termasuk penggunaan helikopter water bombing, perlu dioptimalkan di lokasi yang sulit dijangkau petugas darat. Langkah tersebut dinilai penting terutama untuk menangani kebakaran di kawasan gambut dan wilayah dengan akses terbatas.

Pemerintah juga dapat mempertimbangkan teknologi modifikasi cuaca untuk meningkatkan potensi hujan di wilayah terdampak, dengan memperhatikan kondisi atmosfer dan kelayakan pelaksanaannya. Upaya ini perlu menjadi bagian dari operasi penanganan karhutla yang terkoordinasi.

Di sisi lain, pemantauan titik panas melalui satelit perlu terhubung dengan informasi pemerintah daerah dan petugas lapangan. Dengan demikian, titik kebakaran dapat segera ditindaklanjuti sebelum api meluas.

“Teknologi pemantauan harus diikuti dengan respons yang cepat. Jangan sampai titik panas sudah terdeteksi, tetapi penanganannya terlambat,” katanya.

Dody juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran. Jika ditemukan pelanggaran oleh korporasi atau pemegang izin, pemerintah harus menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengevaluasi hingga mencabut izin apabila memenuhi dasar hukum.

Selain merusak lingkungan, karhutla menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Ketua DPP LDII Dicky Budiman mengingatkan bahwa paparan asap dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, terutama ketika kebakaran berlangsung selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Dokter, epidemiolog, dan peneliti Indonesia dari Universitas Griffith, Australia, tersebut menjelaskan bahwa asap karhutla mengandung partikel halus PM2,5, karbon monoksida, serta berbagai gas iritan yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh.

Menurut Dicky, dampak yang paling umum adalah gangguan saluran pernapasan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk berkepanjangan, bronkitis, kekambuhan asma, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Paparan berkepanjangan juga dapat menurunkan fungsi paru.

“Dampaknya tidak hanya pada saluran pernapasan. Partikel halus dapat masuk ke aliran darah dan memicu peradangan sehingga meningkatkan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah, seperti serangan jantung, stroke, serta gangguan irama jantung,” ujar Dicky.

Paparan asap juga berpotensi menyebabkan iritasi mata, kulit, dan tenggorokan. Kelompok rentan, seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit kronis, membutuhkan perlindungan lebih karena berisiko mengalami dampak kesehatan yang lebih berat.

Dicky menambahkan, paparan asap yang berulang setiap musim karhutla berpotensi mengganggu perkembangan paru-paru anak dan meningkatkan beban penyakit kronis di wilayah terdampak.

Ia meminta masyarakat segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala berbahaya, seperti sesak napas, napas cepat atau berbunyi, nyeri dada, jantung berdebar tidak wajar, pusing berat, pingsan, batuk yang semakin parah, demam tinggi, atau bibir dan ujung jari membiru.

“Pada penderita asma atau PPOK, jika obat yang biasanya digunakan sudah tidak membantu, itu juga merupakan tanda bahaya yang membutuhkan pertolongan medis segera,” katanya.

Untuk mengurangi risiko kesehatan, Dicky menyarankan masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama olahraga berat, ketika kualitas udara memburuk. Pintu, jendela, dan celah ventilasi sebaiknya ditutup saat asap pekat menyelimuti lingkungan.

Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, masyarakat dianjurkan menggunakan respirator yang mampu menyaring partikel halus, seperti N95, serta memastikan pemakaiannya sesuai agar perlindungannya optimal.

Masyarakat juga perlu menghindari aktivitas yang menghasilkan asap di dalam rumah, seperti membakar sampah dan merokok. Penggunaan alat masak yang menghasilkan asap juga sebaiknya dibatasi, sementara kebutuhan cairan, asupan gizi, dan waktu istirahat tetap dijaga.

Khusus bagi bayi dan anak-anak, Dicky mengingatkan orang tua untuk memberikan perlindungan ekstra karena saluran pernapasan mereka lebih sempit dan paru-parunya masih berkembang.

“Jangan membawa bayi dan anak-anak keluar rumah ketika asap tebal. Jika memungkinkan, siapkan satu ruangan dengan udara yang lebih bersih, bersihkan permukaan dengan kain basah, dan gunakan penjernih udara jika tersedia,” jelasnya.

Apabila kualitas udara di rumah tidak lagi aman, keluarga disarankan mencari tempat dengan udara lebih bersih atau memanfaatkan fasilitas evakuasi yang disediakan pemerintah.

Bagi bayi, pemenuhan kebutuhan ASI, cairan, gizi, dan istirahat juga harus diperhatikan. Orang tua perlu memantau kondisi anak secara berkala dan segera mencari bantuan medis apabila muncul tanda-tanda gangguan kesehatan.

“Yang paling penting, pantau terus tanda-tanda bahaya dan segera mencari pertolongan jika kondisi anak memburuk,” pungkas Dicky.

Melalui upaya pencegahan, penanganan kebakaran yang terintegrasi, penegakan hukum, dan perlindungan kesehatan masyarakat, LDII berharap dampak karhutla dapat ditekan. Pelestarian lingkungan pun perlu menjadi gerakan bersama agar ekosistem tetap terjaga dan masyarakat terlindungi dari ancaman bencana di masa mendatang.

Tags: LDIILDII NewsLDII untuk BangsaLembaga Dakwah Islam IndonesiaNuansa PersadaSilaturrahim

Related Posts

LDII Batang Hari Hadiri Silaturahim Kerukunan Umat Beragama
Berita Daerah

LDII Batang Hari Hadiri Silaturahim Kerukunan Umat Beragama

by Nisa
October 13, 2026
0

Batang Hari (13/10). Ketua DPD LDII Kabupaten Batang Hari, Yazid Munadi, menghadiri Silaturahim Kerukunan Umat Beragama di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang...

Read more
Pengajian Pemuda LDII Lubuklinggau Tekankan Bijak Bermedia Sosial
Berita Daerah

Pengajian Pemuda LDII Lubuklinggau Tekankan Bijak Bermedia Sosial

by Nisa
October 13, 2026
0

Lubuklinggau (13/10). DPD LDII Kota Lubuklinggau menggelar pengajian khusus pemuda yang membahas etika bermedia sosial dan literasi digital di Masjid Nurul Iman,...

Read more
LDII Rejang Lebong Gelar Pengajian Hadis Abu Daud Melalui Sembilan Studio Mini
Berita Daerah

LDII Rejang Lebong Gelar Pengajian Hadis Abu Daud Melalui Sembilan Studio Mini

by Nisa
October 13, 2026
0

Rejang Lebong (13/10). DPD LDII Kabupaten Rejang Lebong menggelar pengajian Hadis Sunan Abu Daud secara daring yang dipusatkan di Studio Utama Pondok...

Read more
Pengajian Kaum Ibu LDII Bengkulu Bahas Keharmonisan Rumah Tangga
Berita Daerah

Pengajian Kaum Ibu LDII Bengkulu Bahas Keharmonisan Rumah Tangga

by Nisa
October 13, 2026
0

Bengkulu (13/10). DPW LDII Provinsi Bengkulu menggelar pengajian ibu-ibu secara hybrid di Studio Utama DPW LDII Bengkulu, Minggu (20/9/2026). Kegiatan yang diikuti...

Read more
Auto Draft
Berita Daerah

Warga LDII Bukit Makmur dan Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Jalan Citarum

by Nisa
October 13, 2026
0

Bengkulu Utara (13/10). Warga PAC LDII Bukit Makmur D6 bersama masyarakat setempat bergotong royong memperbaiki Jalan Citarum RT 23, Desa Bukit Makmur,...

Read more
LDII Banyuasin Hadiri Dialog Pemuda Lintas Agama, Dorong Penguatan Kerukunan
Berita Daerah

LDII Banyuasin Hadiri Dialog Pemuda Lintas Agama, Dorong Penguatan Kerukunan

by Nisa
October 13, 2026
0

Banyuasin (13/10). DPD LDII Kabupaten Banyuasin menghadiri Dialog Antar Pemuda Lintas Agama yang diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuasin di...

Read more

Trending

LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan
Berita Daerah

LDII: Karhutla Ancam Ekosistem dan Kesehatan, Penanganan Harus Terintegrasi

20 seconds ago
LDII Batang Hari Hadiri Silaturahim Kerukunan Umat Beragama
Berita Daerah

LDII Batang Hari Hadiri Silaturahim Kerukunan Umat Beragama

12 hours ago
Pengajian Pemuda LDII Lubuklinggau Tekankan Bijak Bermedia Sosial
Berita Daerah

Pengajian Pemuda LDII Lubuklinggau Tekankan Bijak Bermedia Sosial

12 hours ago
LDII Rejang Lebong Gelar Pengajian Hadis Abu Daud Melalui Sembilan Studio Mini
Berita Daerah

LDII Rejang Lebong Gelar Pengajian Hadis Abu Daud Melalui Sembilan Studio Mini

14 hours ago
Pengajian Kaum Ibu LDII Bengkulu Bahas Keharmonisan Rumah Tangga
Berita Daerah

Pengajian Kaum Ibu LDII Bengkulu Bahas Keharmonisan Rumah Tangga

14 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan

LDII: Karhutla Ancam Ekosistem dan Kesehatan, Penanganan Harus Terintegrasi

October 14, 2026
LDII Batang Hari Hadiri Silaturahim Kerukunan Umat Beragama

LDII Batang Hari Hadiri Silaturahim Kerukunan Umat Beragama

October 13, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In