Jember (3/8). Pimpinan Cabang (PC) LDII Patrang menggelar piknik keluarga di kawasan Wisata Rembangan, Kabupaten Jember, Minggu (26/7), sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mempererat silaturahim antarwarga.
Ketua PC LDII Patrang, Mujiyanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana membangun kebersamaan di tengah padatnya aktivitas masyarakat. Menurutnya, keluarga yang harmonis merupakan fondasi lahirnya masyarakat yang rukun.
“Kesibukan pekerjaan dan aktivitas sekolah sering membuat waktu kebersamaan keluarga semakin berkurang. Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang agar orang tua dan anak bisa menikmati waktu bersama, saling berinteraksi, sekaligus mempererat hubungan antarkeluarga di lingkungan LDII,” ujarnya.
Ia menambahkan, LDII terus mendorong pembinaan keluarga sebagai bagian dari upaya membentuk generasi penerus yang profesional religius, berakhlakul karimah, serta memiliki 29 karakter luhur.

Di sela kegiatan, peserta juga mendapatkan penguatan keagamaan mengenai pentingnya menjaga kerukunan dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat. Penasihat PC LDII Patrang, Ustaz Djuremi, mengingatkan agar setiap aktivitas kebersamaan diniatkan sebagai amal saleh.
“Walaupun kita piknik bersama dan bahagia, tetap diniatkan untuk menjaga kerukunan dan kekompakan. Insya Allah, itu juga bernilai pahala di sisi Allah,” katanya.
Menurutnya, hubungan yang harmonis di dalam keluarga akan berdampak positif terhadap kehidupan sosial di lingkungan sekitar. “Silaturahim perlu terus dipelihara melalui berbagai cara, terkadang hari libur pun orang tua masih terikat pekerjaan rumah atau pekerjaan kantor yang dibawa kerumah, sehingga kondisi ini perlu disikapi lebih baik guna menjaga keutuhan rumah tangga,” tutupnya.
Kegiatan tersebut diikuti warga LDII lintas generasi, mulai dari anak-anak, remaja, orang tua, hingga lansia. Berbagai aktivitas digelar, seperti senam bersama, permainan kelompok, makan bersama, dan rekreasi keluarga.
Melalui kegiatan tersebut, PC LDII Patrang berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antarkeluarga sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan kerukunan sebagai modal membangun masyarakat yang harmonis.














