PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Opini

Manajemen Kerja Ala LDII Selaras dengan Konsep Perbaikan Global

in Opini
400
0
Manajemen Kerja Ala LDII Selaras dengan Konsep Perbaikan Global

Ilustrasi: Pinterest.

555
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dewan Penasehat DPD LDII Kota Balikpapan Budi Muhaeni

Seringkali, kita terkesima oleh konsep-konsep manajemen modern yang lahir dari belahan dunia Barat, seolah-olah itu satu-satunya sumber inovasi dalam efisiensi dan perbaikan. Namun, pernahkah kita berhenti sejenak untuk merenung, apakah ada kearifan serupa yang telah lama bersemi di tanah kita sendiri, bahkan sebelum gelombang globalisasi membawa istilah-istilah asing itu? Kisah tentang siklus PDCA (Plan Do Check Action). Sementara di tanah air, LDII mengembangkan ARKK (Acara, Rencana, Kerja, Kontrol), yang membuka mata kita terhadap manajemen terapan yang lebih dalam.

Manajemen ala LDII ini merupakan formulasi kerja yang memiliki kemiripan filosofis yang mencengangkan dan telah diterapkan sejak tahun 1972. Ormas Islam ini telah memperkenalkan dan menginternalisasi sebuah konsep kerja yang disebut ARKK.

Konsep ARKK ini secara fundamental merefleksikan prinsip-prinsip inti yang sama dengan PDCA, sekaligus menunjukkan bahwa kearifan dalam mengelola dan merealisasikan
gagasan menjadi kenyataan, telah menjadi bagian integral dari budaya kerja LDII:

  • A (Acara): Ini adalah fase awal suatu gagasan itu mulai disentuh, yaitu
    “Diacarakan”, di LDII biasanya tahap ini dimaknai dengan “dimusyawarahkan”. Ini tentang “apa” dan “mengapa” harus dilakukan.
  • R (Rencana): Berlanjut dari “Acara”, ini adalah “Plan” (Rencanakan) dalam
    PDCA, tahap lebih detil, di mana strategi, metode, dan langkah-langkah konkret disusun untuk mengubah “Acara” menjadi kenyataan. Ini adalah “bagaimana”, “siapa, mengerjakan apa”, dan “kapan” akan dilakukan.
  • ⁠K (Kerja): Ini adalah tahap “Do”
    (Lakukan) dalam PDCA, di mana seluruh rencana diimplementasikan. Ide-ide dan strategi yang telah dirancang diwujudkan dalam
    aksi nyata.
  • ⁠K (Kontrol/Evaluasi): Tahap ini paralel dengan “Check” (Periksa) dan “Action” (Tindak Lanjut) dalam PDCA. Ini adalah proses evaluasi dan monitoring untuk memastikan bahwa pekerjaan berjalan sesuai rencana, mencapai target, dan jika ada penyimpangan, segera dilakukan koreksi atau perbaikan. Tujuannya adalah agar setiap proses kerja berjalan dengan baik, lancar, dan efisien, serta menjadi dasar untuk perencanaan selanjutnya.

Konsep ARKK dalam LDII, seperti halnya PDCA, menunjukkan pemahaman mendalam tentang siklus manajemen dan perbaikan berkelanjutan. Ini adalah bukti nyata bahwa kearifan dalam mengelola dan merealisasikan gagasan menjadi kenyataan, bahkan dengan proses evaluasi yang ketat untuk mencapai kelancaran dan kebaikan, telah lama berakar dan dipraktikkan secara sistematis di lingkungan LDII.

Dalam kancah manajemen kualitas dan perbaikan berkelanjutan, siklus PDCA memang telah lama menjadi pondasi yang kokoh dan diakui secara global. Sebuah alat yang kita kenal mampu mengubah visi menjadi kenyataan dan memacu peningkatan tiada henti.

Dewan Penasehat DPD LDII Kota Balikpapan Budi Muhaeni. Foto: LINES.

 

Namun siapa sangka, embrio dari siklus ini telah ada jauh sebelum namanya populer di kancah industri global. Konsep PDCA sendiri, pada hakikatnya, pertama kali dirumuskan dan dikembangkan oleh seorang pemikir brilian di bidang fisika, rekayasa, dan statistika asal Amerika, Walter A. Shewhart, pada era 1920-an. Lahir dari kebutuhan terhadap kontrol proses statistik di sektor manufaktur, ia adalah pelopor yang meletakkan dasar pemikiran sistematis ini. Meski demikian, siklus ini baru benar-benar mengudara dan menjadi alat manajemen yang sangat berpengaruh setelah dipopulerkan secara gencar oleh guru manajemen legendaris, W. Edwards Deming, sekitar tahun 1950-an. Deming, yang dengan rendah hati sering menyebutnya sebagai “Siklus Shewhart” atau “Roda Deming,” membawa gagasan ini ke puncak popularitasnya, khususnya di industri Jepang, dan secara historis berkontribusi besar pada kebangkitan ekonomi mereka pasca Perang Dunia II. Sebuah konsep yang lahir dari laboratorium penelitian hingga menjadi kekuatan transformatif global.

Melalui pendekatan ARKK, LDII secara efektif mengubah gagasan menjadi kenyataan, memastikan setiap langkah terukur, dan secara kontinu berproses menuju kebaikan dan kelancaran. Ini mengingatkan kita pada sebuah adagium dalam khazanah Jawa: “Nggayuh marang kasampurnan” — sebuah upaya tak berkesudahan untuk meraih kesempurnaan. Sama seperti continuous improvement yang digaungkan dunia modern, ARKK adalah manifestasi nyata dari semangat untuk terus meningkatkan diri dan kualitas amal. Sebuah siklus tiada henti yang mengajak kita untuk merenung, bertindak, mengevaluasi, dan terus bergerak maju demi kebaikan yang lebih besar.

Tags: ManajemenOpini

Related Posts

Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045
Opini

Keteladanan untuk Membangun Indonesia Emas 2045

by admin
June 2, 2026
0

Oleh Thonang Effendi “Garuda Pancasila, akulah pendukungmu... Patriot Proklamasi, sedia berkorban untukmu.” Setiap 1 Juni, bait lagu karya Sudharnoto itu kembali menggema....

Read more
Menyelami Hakikat Kurban
Opini

Menyelami Hakikat Kurban

by admin
May 25, 2026
0

Oleh Wilnan Fatahillah* Setiap kali takbir bergema membelah langit pada kesunyian fajar Idul Adha, ada getaran spiritual yang tidak biasa merayap di...

Read more
Program SMA Dual Track: Solusi Jalan Tengah Antara Ingin Kuliah atau Bekerja
Opini

Program SMA Dual Track: Solusi Jalan Tengah Antara Ingin Kuliah atau Bekerja

by admin
April 3, 2026
0

Oleh Thonang Effendi* Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2025, jumlah pengangguran terbuka lulusan SLTA umum (SMA) mencapai 2.203.563 orang dari...

Read more
Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis
Opini

Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis

by admin
April 1, 2026
0

Oleh Daud Sobri* Di lingkungan pesantren, istilah alim bukan sekadar gelar bagi mereka yang banyak hafal kitab atau fasih berbahasa Arab. Alim...

Read more
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram
Opini

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

by admin
March 14, 2026
0

Oleh Sudarsono Bayangkan Anda sedang salat di masjid, tapi tidak sembarang masjid karena ruangan masjidnya benar-benar harum dan tidak apek; udaranya sejuk-segar...

Read more
Pengasuhan: Jejak yang Melampaui Waktu
Opini

Pengasuhan: Jejak yang Melampaui Waktu

by admin
March 10, 2026
0

Oleh Siti Nurannisa P.B.* Pagi yang sering dimulai dengan kalimat sama “Ayo cepat.” Cepat makan, cepat mandi, cepat pakai sepatu. Di sela...

Read more

Trending

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama
Artikel

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

14 hours ago
Optimalkan Media Sosial, LDII Banten Bagikan Kiat Dakwah Digital Kreatif
Berita Daerah

Optimalkan Media Sosial, LDII Banten Bagikan Kiat Dakwah Digital Kreatif

14 hours ago
Ketua LDII Jatim Ingatkan Kembali Makna Sejarah Lahirnya Pancasila
Berita Daerah

Ketua LDII Jatim Ingatkan Kembali Makna Sejarah Lahirnya Pancasila

14 hours ago
Pelatihan Jurnalistik LDII Banten Bahas Straight News, Naskah Televisi, dan Feature
Berita Daerah

Pelatihan Jurnalistik LDII Banten Bahas Straight News, Naskah Televisi, dan Feature

14 hours ago
Dorong Dakwah Digital, LDII Banten Gelar Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar
Berita Daerah

Dorong Dakwah Digital, LDII Banten Gelar Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar

18 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

June 19, 2026
Optimalkan Media Sosial, LDII Banten Bagikan Kiat Dakwah Digital Kreatif

Optimalkan Media Sosial, LDII Banten Bagikan Kiat Dakwah Digital Kreatif

June 19, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In