Way Kanan (29/7). PC LDII Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan, menggelar Festival Anak Soleh (FAS) 2026 pada Sabtu (5/7/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Generasi Penerus Profesional Religius Memiliki 29 Karakter Luhur”. Festival tersebut diikuti puluhan peserta dengan berbagai cabang lomba, antara lain MC, dai, cerdas cermat, azan, dan mewarnai. Perlombaan itu menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, mental, dan kepercayaan diri.
Ketua PC LDII Kecamatan Gunung Labuhan, Zulkarnain, mengatakan FAS menjadi bagian dari pembinaan generasi penerus agar memiliki pemahaman agama, akhlak mulia, dan karakter luhur sejak dini. “Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah atas terselenggaranya Festival Anak Soleh Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar dalam membina generasi penerus agar tumbuh menjadi anak-anak yang berakhlak mulia, memahami ajaran agama, berprestasi, serta memiliki karakter luhur,” ujar Zulkarnain.
Ia menjelaskan, FAS tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter anak. Melalui kegiatan tersebut, peserta dilatih untuk berani tampil, disiplin, jujur, sportif, dan memiliki semangat menuntut ilmu. “Tujuan utama FAS bukan sekadar mencari pemenang, tetapi menjadi media pembentukan karakter melalui nilai kejujuran, sportivitas, disiplin, keberanian, dan semangat belajar,” katanya.
Zulkarnain juga mengapresiasi panitia, dewan juri, orang tua peserta, pemerintah setempat, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan juri, para orang tua, pemerintah setempat, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus terjaga dalam mendukung pembinaan generasi penerus. Menurutnya, anak-anak perlu mendapat ruang pembinaan yang berkelanjutan agar tumbuh menjadi generasi profesional religius dan memiliki 29 karakter luhur.
Melalui Festival Anak Soleh 2026, PC LDII Gunung Labuhan berharap pembinaan generasi penerus semakin kuat. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk melahirkan anak-anak yang berilmu, berakhlak mulia, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.








