Cilegon (17/9). Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (SAKO SPN) Kota Cilegon menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di halaman Masjid Al-Akbar, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, yang diikuti sekitar 100 peserta dari tiga gugus depan SAKO SPN, serta perwakilan SMPN 7 dan SDN Bendungan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) SAKO SPN Kota Cilegon Tahun 2026 yang diikuti peserta kategori Siaga dan Penggalang. Persami mengusung tema “Tangguh dalam Petualangan, Kokoh dalam Iman, Mulia dalam Pengabdian”, yang dilaksanakan pada, Sabtu (29/8/2026).
Upacara dan rangkaian Persami itu, dihadiri Pengurus Kwarda Provinsi Banten, Juhen, Ketua Mabi SAKO SPN, Agung Hario Ontoseno, Camat Cilegon, Maman Suherman, Kapolsek Cilegon, AKP Heni Pancawati, Ketua LDII Kota Cilegon, Noor Yudono, dan dipimpin langsung oleh Ketua Harian Kwarcab Kota Cilegon, Heni Anita, selaku pembina upacara.
Dalam amanatnya, Heni mengajak anggota Pramuka SAKO SPN untuk berperan aktif dalam membangun generasi muda yang akan melanjutkan perjuangan bangsa. Menurutnya, kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan kepramukaan, kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi secara bijak di era digital, serta peningkatan akhlak mulia.
“Gerakan Pramuka harus menjadi pilar kekuatan bangsa dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing dan siap memimpin bangsa di masa depan, sehingga mampu menjadi generasi yang mandiri,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi SAKO SPN yang dinilai memiliki keunggulan dalam pembentukan karakter melalui perpaduan keterampilan kepramukaan dan pembiasaan ibadah sehari-hari. Hal tersebut sejalan dengan kegiatan SAKO SPN yang berbasis di lingkungan masjid.
Sementara itu, Ketua SAKO SPN Kota Cilegon, Noor Yudono, mengatakan kegiatan Persami digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-65. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai keagamaan bagi peserta.
“Persami ini merupakan wujud pembinaan karakter dalam kepramukaan sekaligus praktik amal ibadah sehari-hari di masjid. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan iman dan takwa serta membentengi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif perkembangan zaman,” ujarnya.
Menurut Noor, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya memberikan alternatif kegiatan yang positif bagi anak-anak di tengah tingginya intensitas penggunaan Smartphone.
“Dengan adanya Persami, anak-anak mendapatkan suasana baru melalui kebersamaan dengan teman, ibadah bersama, api unggun, hingga kegiatan cinta alam seperti jalan pagi bersama. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kerukunan, kekompakan, kerja sama, dan persaudaraan,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan Persami dapat membantu membentuk karakter luhur sejak usia dini. “Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan karakter luhur dalam diri masing-masing anak sehingga terwujud generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, profesional, religius, dan mandiri,” tutupnya.















