Lamongan (23/6). Riuh dukungan orang tua dan masyarakat mewarnai Festival Liga Anak yang berlangsung di Lapangan Citra Muda Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada Senin (1/6/2026). Turnamen yang dihelar oleh Pemuda LDII Kecamatan Karanggeneng itu diikuti 10 tim itu menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah pembinaan bagi para pemain sepak bola usia dini. Para peserta yang ikut serta berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Lamongan, meliputi Karanggeneng, Kalitengah, Solokuro, dan Karangbinangun.
Sejak pertandingan dimulai, sorak-sorai penonton dan tepuk tangan kerap terdengar setiap kali para pemain muda menciptakan peluang maupun gol. Orang tua dan masyarakat yang hadir tampak antusias memberikan motivasi dari pinggir lapangan.
Ketua Panitia Pelaksana, Alex, mengatakan bahwa Festival Liga Anak tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi pemain usia dini, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kemampuan teknis serta menambah pengalaman bertanding anak-anak.
“Melalui festival ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Harapannya, dari sini lahir talenta-talenta sepak bola yang kelak menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.

Selain menyajikan pertandingan antartim, kegiatan tersebut juga difokuskan sebagai bagian dari pembinaan karakter melalui olahraga. Ketua Pemuda LDII Karanggeneng, Asmau Sholihan, menjelaskan bahwa nilai sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan semangat pantang menyerah menjadi poin utama yang ditekankan selama turnamen berlangsung.
“Penanaman semangat sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim sejak kecil menjadi motivasi kami menggelar turnamen usia dini ini,” kata Asmau.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta maupun kehadiran warga yang memadati area sekitar lapangan menunjukkan besarnya minat terhadap sepak bola usia dini di tingkat daerah. Kehadiran suporter memberikan atmosfer positif yang membakar semangat para pemain muda yang bertanding.
“Animo masyarakat terkait turnamen ini cukup tinggi, terlihat dari kehadiran suporter dan riuh tepuk tangan ketika pertandingan berjalan,” pungkasnya.
Turnamen ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang dalam suasana kekeluargaan, sekaligus menandai komitmen bersama dalam mendukung pengembangan potensi dan karakter positif anak-anak sejak usia dini.
Oleh: Sofyan Gani (contributor)














