Banjarmasin (27/7). PC LDII Banjarmasin Barat menggelar Ajang Kreativitas Anak Saleh Salehah (AKASS) 2026 di Masjid Al-Barokah, Jalan Pelambuan Komplek PHB, Banjarmasin Barat, pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti 115 generasi penerus LDII. AKASS menjadi bagian dari pembinaan anak untuk menanamkan karakter luhur, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mengembangkan potensi sejak usia dini.
Sekretaris PC LDII Banjarmasin Barat, H. Halim Hidayat, mengatakan AKASS merupakan program pembinaan generasi penerus yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan estafet pembinaan di lingkungan LDII. “AKASS menjadi bagian dari estafet pembinaan generasi penerus agar terus berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya,” ujar Halim.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat nilai agama dan 29 karakter luhur dalam kehidupan anak-anak. Dengan pembinaan sejak dini, generasi penerus diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang religius, berakhlakul karimah, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua Pelaksana AKASS 2026, Pansyah, mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, dan semangat belajar. “Melalui AKASS, kami ingin menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini sekaligus membentuk generasi yang berakhlakul karimah,” ujarnya.
AKASS 2026 memperlombakan sembilan cabang, yakni tilawah, cerdas cermat, azan, mewarnai, pegon, tartil Al-Qur’an, tahfiz, praktik salat, dan video konten. “Adapun setiap cabang lomba yang disiapkan ditujukan untuk melatih kemampuan peserta sekaligus membangun percaya diri, sportivitas, kedisiplinan, dan sikap santun,” jelasnya
Pansyah menambahkan, pengenalan 29 karakter luhur perlu dilakukan melalui kegiatan yang dekat dengan dunia anak. “Melalui lomba dan pembinaan seperti ini, peserta diharapkan dapat belajar menerapkan nilai-nilai baik dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Melalui AKASS 2026, PC LDII Banjarmasin Barat berharap generasi penerus semakin mencintai Al-Qur’an, berakhlak mulia, dan memiliki karakter luhur sebagai bekal menjadi generasi profesional religius. (Lines Banjarmasin)














