Manokwari (20/6). Jamaah haji Kloter 25 Kabupaten Manokwari tiba dengan selamat di Indonesia, pada Sabtu (20/6/2026). Mereka kembali setelah menjalankan rangkaian ibadah haji selama 40 hari di Makkah dan Madinah. Salah satu petugas pendamping haji Kloter 25 Manokwari, Hj. Nisa Mulyati, merupakan warga LDII Manokwari. Ia mengaku bersyukur dapat menjalankan amanah sebagai petugas haji.
Nisa mengatakan, tugas sebagai petugas haji tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan operasional. Menurutnya, tugas tersebut juga menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan dan pengabdian kepada Allah SWT melalui pelayanan kepada jamaah haji.
“Menjadi petugas haji adalah amanah yang luar biasa. Tugas ini mengajarkan tanggung jawab, kesabaran, kerja sama, dan keikhlasan dalam melayani para tamu Allah,” ujar Nisa.
Ia menjelaskan, selama bertugas dirinya mendapat banyak pengalaman, terutama dalam komunikasi, penyelesaian masalah, serta pendampingan jamaah dengan berbagai kondisi.
“Alhamdulillah Pengalaman selama menjadi petugas haji, semakin memperkuat pemahaman spiritual saya selama berada di Tanah Suci,” tuturnya.
Nisa berpesan kepada calon jamaah haji tahun berikutnya agar lebih mempersiapkan diri sebelum berangkat. Persiapan itu meliputi pemahaman rangkaian ibadah haji, amalan di Haramain, serta kesiapan fisik dan kesehatan.
“Calon jamaah haji perlu banyak belajar tentang rangkaian ibadah haji dan amalan-amalan yang baik dilakukan di Haramain. Selain itu, kesehatan juga harus diperhatikan sejak awal,” katanya.
Ia mengingatkan calon jamaah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, menjaga pola makan, dan mengikuti pengobatan dengan benar apabila memiliki penyakit khusus. Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam kelancaran ibadah haji.
“Ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kondisi fisik yang kuat. Kesehatan menjadi pendukung utama agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar,” pungkasnya.














