Kediri (25/9). Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melepas Kafilah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Kediri yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Lumajang. Pelepasan berlangsung di Balai Kota Kediri, Jumat (25/9) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha, Sekretaris Daerah, Wakapolres, Kasdim 0809, Kepala Kementerian Agama, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua DPC FKDT Kota Kediri, para pengasuh madrasah diniyah, official, serta para peserta. Kehadiran jajaran pemerintah daerah menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan dan potensi santri di Kota Kediri.
Ketua DPC FKDT Kota Kediri KH Melvien Zainul Asyiqien mengapresiasi dukungan Pemkot Kediri terhadap keberangkatan kafilah. Menurutnya, para peserta merupakan hasil seleksi Porsadin tingkat kota yang digelar di Pondok Pesantren Al-Mahrusiyah 3 Lirboyo. Seleksi tersebut diikuti peserta dari berbagai madrasah diniyah dan menghasilkan santri yang akan mewakili Kota Kediri pada 26 cabang perlombaan.
“Harapan kita tidak sekadar ikut berpartisipasi, melainkan mampu menorehkan prestasi tertinggi dan membawa pulang gelar Juara Umum. Tugas adik-adik adalah mengeluarkan seluruh potensi, berjuang secara maksimal, bertanding dengan penuh percaya diri, jujur, dan sportif,” ujar KH Melvien.
Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati berpesan agar para santri menjadikan Porsadin sebagai momentum mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat karakter Islami. Ia meminta peserta menjaga kesehatan, memohon doa restu orang tua, dan percaya terhadap kemampuan masing-masing.
“Melalui berbagai ajang perlombaan, kami berharap para peserta tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta karakter Islami yang kuat,” tutur Vinanda.
Pengurus MDT Wali Barokah sekaligus Pengurus DPC FKDT Kota Kediri, Daud Soleh, menegaskan kesiapan lembaga pendidikan keagamaan dalam memberikan dukungan kepada kafilah. Ia berharap sinergi antara pemerintah, ulama, pesantren, dan madrasah diniyah dapat menjadi kekuatan bagi para santri selama mengikuti kompetisi di Lumajang.
“Kami dari jajaran pengurus FKDT bersama seluruh pesantren dan madrasah diniyah di Kota Kediri siap memberikan dukungan. Mohon doa restunya, semoga anak-anak kita diberikan kelancaran, perlindungan, dan bisa mengibarkan panji kemenangan untuk Kota Kediri,” ungkap Daud Soleh.
Pelepasan ditutup dengan doa bersama dan pemberian ucapan selamat bertanding kepada seluruh kafilah. Para santri selanjutnya bersiap menuju Kabupaten Lumajang untuk mengikuti Porsadin ke-7 tingkat Jawa Timur dengan membawa nama Kota Kediri.














