PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headlines

Wamenag RI: Negara Jamin Toleransi dalam Kehidupan Beragama

in Headlines, Nasional
411
0
Wamenag RI: Negara Jamin Toleransi dalam Kehidupan Beragama

Wakil Menteri Agama RI Saiful Rahmat Dasuki berpose dengan Ketum LDII KH Chriswanto Santoso saat menghadiri FGD Kebangsaan Seri 1 di Patal Senayan, Jakarta.

571
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (23/12). Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki, mengungkapkan, negara menjamin terciptanya toleransi dalam kehidupan beragama. Hal itu ia katakan, pada Focus Group Discussion (FGD) Kebangsaan Seri 1 dengan tema “Menjajaki Pentingnya Penyusunan Undang-undang Toleransi” yang dihelat DPP LDII, di gedung DPP LDII, Jakarta, pada Sabtu (23/12).

“Ketika negara ini dibentuk, sebagai negara Pancasila, mengakui keberagaman. Maka pemerintah menjamin terciptanya kehidupan yang rukun dan bertoleransi, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945,” ujarnya.

Menurutnya, banyak konflik yang melibatkan kehidupan beragama, membutuhkan perhatian dan langkah antisipatif pemerintah. “Sisi yuridis, perlu perundang-undangan yang secara khusus mengatur kerukunan umat beragama,” pungkas Saiful.

Untuk itu, ia menjelaskan, Kemenag RI mendorong rancangan undang-undang perlindungan umat beragama. “Semoga bisa menyelesaikan potensi yang bisa memicu gerakan intoleransi terhadap agama dan aliran kepercayaan di Indonesia,” katanya.

Selanjutnya, ia mengatakan, Kemenag menjadikan moderasi beragama sebagai program prioritas. “Pada hakekatnya, sejak kecil, kita telah menjalankan kehidupan moderasi beragama,” imbuhnya.

Ia menceritakan, orang tuanya mendorong untuk mampu mengadopsi nilai-nilai lokal di masyarakat, tetapi tidak mengubah kewajiban menjalankan ajaran agama.

Saat ini, Saiful menjelaskan, ada tiga kelompok yang mengoyak toleransi. “Pertama, mereka yang merasa paling benar, mengklaim kebenaran tunggal. Merasa menjadi wakil Tuhan YME, sehingga bertindak dengan kekerasan dan intoleransi,” pungkasnya.

Akibatnya, mereka mudah menghakimi, mengkafirkan dan memvonis orang lain. Kedua, adalah kelompok eksklusif. “Mereka menjadi cikal bakal dari intoleransi. Membatasi diri dengan masyarakat, dan tidak mencocoki dengan nilai-nilai lokal, serta tidak sejalan dengan pemikiran orang lain,” urainya.

Ketiga, adalah ideologi transnasional, yang bisa merusak tatanan bangsa Indonesia. “Karena punya ideologi, berupa tujuan politik dan kekuasaan. Mereka punya target, merubah tatanan kehidupan berbangsa Indonesia,” ujarnya.

Maka, ia menjelaskan, Kementerian Agama menghimpun masukan dan usulan, dan berharap, diskusi tersebut, akan melahirkan rancangan undang-undang yang meningkatkan kerukunan dan toleransi kehidupan beragama.

Selanjutnya, terkait moderasi beragama, Saiful Rahmat menjelaskan, memiliki empat indikator. “Pertama adalah komitmen kebangsaan. Empat pilar kebangsaan, kita butuh Pancasila,” katanya.

Kedua, adalah toleransi. “Yakni mengakui dan menghargai apa yang menjadi keyakinan dan landasan hidup seseorang. Ketika muncul saling tidak menghargai, maka sumber intoleransi terjadi,” jelasnya.

Ketiga, adalah anti kekerasan. “Moderat di tengah, tetapi tengahnya tidak diam. Menyapa yang berada di pihak kanan dan kiri, memberikan penyadaran, bahwa perbedaan adalah sunnatullah,” imbuhnya.

Keempat, mampu beradaptasi dengan nilai-nilai lokal. “Ini yang mulai terjadi gesekan di bawah. Muatan lokal, dihidupkan dengan cara pandang beragama, maupun lainnya,” pungkasnya.

Untuk itu, ia menyambut baik diskusi yang dihelat LDII tersebut. “Semoga lahir pemikiran dan konsep untuk menata Indonesia lebih baik,” jelasnya.

Ia menegaskan, perlu menghadirkan konsep bernegara, berupa rumah bersama yang adil dan ramah. “Sehingga masyarakat menjadi terayomi atas perbedaan yang ada. Bersatu karena ada perbedaan, dan bersilaturahmi karena ada sisi berbeda di antara kita,” jelasnya.

Menurutnya, perbedaan sudah menjadi kehendak Allah SWT. “Mari saling mengenal. Tidak hanya saling mengenal yang formal saja, tetapi mengenal bagaimana budayanya, bagaimana latar belakang sosialnya, mengenal luar dan dalam. Ketika itu terwujud, maka hakikatnya adalah saling memahami dan menghargai,” tutupnya.

Acara itu, diikuti 50-an peserta, yang berasal dari pakar dan peneliti, serta pejuang toleransi. Pengurus DPP LDII, dan tamu undangan berbagai kalangan.

Selain Wamenag RI, Saiful Rahmat, narasumber FGD tersebut, di antaranya Guru Besar Universitas Diponegoro Singgih Tri Sulistiyono. Selanjutnya, dari unsur BPIP, Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah, Yayasan LBH Indonesia, Kejaksaan Agung, Komisi VIII DPR RI, Badan Litbang Kemenag, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Related Posts

LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan
Berita Daerah

LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan

by eko nuansa
August 28, 2026
0

Jakarta (27/8). Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diharapkan menjadi momentum penting untuk merumuskan...

Read more
Ketua PC LDII Cileungsi Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita Kegiatan

Ketua PC LDII Cileungsi Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

by eko nuansa
August 17, 2026
0

Cileungsi, Bogor (17/8). Ketua Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Cileungsi Abdul Rasyid Husen menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Read more
LDII Gelar Kerja Bakti Nasional, Semarak HUT RI dengan Gotong-Royong dan Kepedulian Lingkungan
Berita Daerah

LDII Gelar Kerja Bakti Nasional, Semarak HUT RI dengan Gotong-Royong dan Kepedulian Lingkungan

by eko nuansa
August 17, 2026
0

Jakarta (17/8). Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Memperingati HUT...

Read more
DPP LDII: Hutan Rusak Masih Bisa Dipulihkan, Asal Dikelola dengan Pendekatan Ekologis dan Partisipatif
Berita Daerah

DPP LDII: Hutan Rusak Masih Bisa Dipulihkan, Asal Dikelola dengan Pendekatan Ekologis dan Partisipatif

by eko nuansa
August 8, 2026
0

Jakarta (7/8). Kerusakan hutan bukan akhir dari segalanya. Kawasan yang telah terdegradasi masih memiliki peluang untuk dipulihkan, sepanjang rehabilitasi dilakukan dengan pendekatan...

Read more
Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolres Kediri Kota Bersilaturahim ke Ponpes Wali Barokah
Berita Daerah

Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolres Kediri Kota Bersilaturahim ke Ponpes Wali Barokah

by eko nuansa
August 7, 2026
0

Kediri (5/8). Memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno...

Read more
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
Berita Daerah

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

by eko nuansa
July 26, 2026
0

Jakarta (25/7). DPP LDII menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya bertujuan mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi...

Read more

Trending

Yayasan Tawakkal dan Santri Pondok Tawakkal 2 Perkuat Silaturahim dan Karakter Luhur
Berita Daerah

Yayasan Tawakkal dan Santri Pondok Tawakkal 2 Perkuat Silaturahim dan Karakter Luhur

1 day ago
LDII Sulsel Hadiri Dialog Kebangsaan di Al-Markaz Al-Islami, Tekankan Moderasi Beragama
Berita Daerah

LDII Sulsel Hadiri Dialog Kebangsaan di Al-Markaz Al-Islami, Tekankan Moderasi Beragama

1 day ago
Tiga Pemuda LDII Diwisuda di UNIPA, Dorong SDM Berilmu dan Berakhlak
Berita Daerah

Tiga Pemuda LDII Diwisuda di UNIPA, Dorong SDM Berilmu dan Berakhlak

1 day ago
Pererat Silaturahim, LDII Tambak Oso Sidoarjo Perkuat Sinergi Keamanan Desa
Berita Daerah

Pererat Silaturahim, LDII Tambak Oso Sidoarjo Perkuat Sinergi Keamanan Desa

1 day ago
LDII Tabir Timur dan Muara Tabir Gelar Musyawarah, Bahas Penguatan Sarana Pembinaan Generasi
Berita Daerah

LDII Tabir Timur dan Muara Tabir Gelar Musyawarah, Bahas Penguatan Sarana Pembinaan Generasi

1 day ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Yayasan Tawakkal dan Santri Pondok Tawakkal 2 Perkuat Silaturahim dan Karakter Luhur

Yayasan Tawakkal dan Santri Pondok Tawakkal 2 Perkuat Silaturahim dan Karakter Luhur

August 30, 2026
LDII Sulsel Hadiri Dialog Kebangsaan di Al-Markaz Al-Islami, Tekankan Moderasi Beragama

LDII Sulsel Hadiri Dialog Kebangsaan di Al-Markaz Al-Islami, Tekankan Moderasi Beragama

August 30, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In