Merangin (17/6). Warga LDII Kecamatan Tabir Timur melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Masjid Al Manshurin, Desa Sri Sembilan, Kecamatan Tabir Timur, Kabupaten Merangin, Rabu (27/5).
Salat Id berjamaah dimulai pukul 07.00 WIB dengan imam sekaligus khatib Ust.Teguh Mashudi. Dalam khutbahnya, ia menyampaikan keutamaan ibadah kurban dan pentingnya memenuhi ketentuan syariat dalam pelaksanaannya. “Tidak ada satu amalan pun yang paling disenangi oleh Allah SWT pada hari ini selain berkurban,” ujar Ustadz Teguh di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan panitia dan peserta kurban untuk memperhatikan kondisi hewan yang akan disembelih. “Jangan sampai hewan yang buta matanya, pincang, sobek telinganya, atau patah tanduknya. Ini soal kehati-hatian dalam beribadah,” katanya.
Usai pelaksanaan salat dan khutbah, Ketua PC LDII Kecamatan Tabir Timur, Ust.Suyadi, menyampaikan tausiah mengenai makna sosial dari ibadah kurban. Menurutnya, kurban dapat menjadi sarana memperkuat kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat. “Kurban itu momentum meruntuhkan tembok kesenjangan sosial. Runtuhkan kesenjangan kasta, kesenjangan antara si kaya dan si miskin. Jangan sampai kita kaya harta, tapi miskin empati,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya semangat berkurban bagi umat Islam yang memiliki kemampuan. “Barang siapa yang memiliki kemampuan untuk berkurban, lalu tidak mau berkurban, maka jangan dekati masjidku,” ujarnya mengutip sabda Rasulullah SAW.








