PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headlines

Sejarawan Undip: Indonesia Harus Pertahankan Perannya di Tengah Ketegangan Perang Dagang Amerika-China.

in Headlines, Nasional
387
0
554
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (18/4). Tujuh dekade telah berlalu sejak Konferensi Asia-Afrika (KAA) digelar di Bandung pada 18 April 1955. Namun semangatnya masih terus menggema dalam dinamika geopolitik dunia hingga saat ini.

Peringatan KAA menjadi pengingat peran strategis Indonesia di panggung politik internasional. Konferensi bersejarah tersebut merupakan simbol keberanian negara-negara bekas jajahan, untuk menentukan arah masa depannya secara mandiri.

Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro, Singgih Tri Sulistiyono menegaskan KAA adalah wujud dari “inisiatif lokal dan nasional” Indonesia dalam menjawab tantangan global, terutama saat dunia tengah terpecah oleh Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur, “Pada saat itu, Indonesia tidak mau menjadi pihak yang hanya dimainkan oleh globalisasi, tetapi justru ingin menjadi pemain dalam globalisasi itu sendiri,” ujar Prof. Singgih.

Konferensi Asia-Afrika dilaksanakan di tengah memuncaknya ketegangan global. Dunia terbelah antara dua kekuatan besar: Amerika Serikat dengan ideologi kapitalisme, dan Uni Soviet dengan sosialisme-komunismenya. Negara-negara Asia dan Afrika, sebagian besar baru merdeka, menjadi arena perebutan pengaruh kedua blok tersebut.

Di tengah kondisi geopolitik yang memanas, Indonesia justru mengambil langkah strategis. Melalui inisiatif Presiden Soekarno, KAA digelar sebagai ruang untuk menyatukan suara negara-negara Asia dan Afrika agar tidak terjebak dalam konflik dua kutub dunia, “Indonesia berusaha menjadi pemain dalam globalisasi, bukan pihak yang dimainkan oleh globalisasi,” tegas Ketua DPP LDII itu.

70 tahun berselang sejak Konferensi Asia-Afrika digelar di Bandung, wajah geopolitik dunia telah mengalami banyak perubahan. Negara-negara yang dulunya berada di bawah cengkeraman kolonialisme kini justru menjelma menjadi kekuatan-kekuatan baru dalam percaturan global. Salah satu wujud dari perubahan ini adalah kemunculan BRICS, aliansi ekonomi-politik yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, BRICS menjadi simbol pergeseran kekuatan global dari dominasi Barat menuju sistem yang lebih tersebar. Banyak pengamat melihat BRICS sebagai penanda munculnya dunia multipolar, sebuah tatanan di mana tidak ada satu kekuatan tunggal yang menguasai, melainkan beberapa poros kekuatan yang saling berinteraksi dan bersaing, “Secara kasat mata, ya, dunia memang tampak multipolar. Tapi kalau kita lihat substansinya, nuansa bipolar itu masih kuat,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya di Barat masih terus mempertahankan dominasi global mereka, sementara Tiongkok dan Rusia memimpin blok tandingan yang mengusung pendekatan berbeda terhadap tatanan dunia. Pola-pola ini mengingatkan pada masa lalu, di mana dunia terbagi dua: antara kapitalisme yang dipimpin Amerika dan sosialisme-komunisme yang dipimpin Uni Soviet. Kini, meskipun bentuk dan narasinya berbeda, ketegangan ideologis itu masih terasa.

“Bahkan beberapa negara yang tergabung dalam BRICS pun tidak sepenuhnya satu ideologi. Tapi mereka memiliki kepentingan bersama: melawan dominasi unipolar yang selama ini dikendalikan Amerika dan sekutunya,” tambah Prof. Singgih.

Ketua DPP Prof Singgih Tri Sulistiyono. Foto: LINES.

Melihat kondisi dunia yang semakin kompleks, Singgih mengatakan semangat yang dibawa KAA masih tetap relevan. KAA bukan semata soal anti-kolonialisme melainkan juga menawarkan visi alternatif tentang tatanan dunia yang adil, kolaboratif, dan berlandaskan kesetaraan. Dalam dunia yang terus dibayang-bayangi konflik dan ketimpangan, nilai-nilai ini sangat dibutuhkan, “Kesetaraan antarnegara, terutama antara negara maju dan negara berkembang, serta kerja sama tanpa dominasi, itu prinsip penting yang masih harus diperjuangkan,” tutur Singgih.

Namun, Singgih mengingatkan bahwa kontribusi Indonesia dalam membentuk tatanan dunia baru tidak bisa dilepaskan dari kondisi internal bangsa itu sendiri. Ia menekankan bahwa semangat Konferensi Asia-Afrika yang dahulu lahir dari keberanian Indonesia tampil sebagai inisiator dan pelopor dalam percaturan global tidak akan berarti banyak jika bangsa ini tidak kuat dari dalam, “Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita menata kehidupan dari dalam negeri kita sendiri,” ujarnya tegas.

Menurutnya, kekuatan Indonesia untuk tampil sebagai aktor global sangat bergantung pada seberapa kokoh fondasi internal negara ini. Jika kondisi dalam negeri keropos, tidak solid, atau terus diguncang konflik internal, maka akan sulit bagi Indonesia untuk tampil berwibawa di hadapan dunia, “Kalau keadaan dalam negeri kita keropos, maka bagaimanapun juga kita tidak akan memiliki ruang dalam pergaulan internasional,” sambungnya.

Untuk itu, menurutnya kunci agar Indonesia bisa kembali memainkan peran strategis dalam menciptakan tata dunia yang lebih adil dan setara, sebagaimana semangat yang dulu diusung dalam KAA 1955, adalah dengan memperkuat jati diri bangsa. Ia menyebut Proklamasi Kemerdekaan dan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi utama yang harus terus dihidupkan dan diinternalisasi, tidak hanya dalam tataran wacana, tetapi juga dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hanya dengan cara demikian dengan memperkuat kembali semangat negara Pancasila, kita bisa menjadi negara yang maju dan berwibawa. Baru setelah itu, kita bisa ikut memberikan kontribusi nyata dalam membentuk tata dunia baru,” tutupnya.

Tags: AmerikaChinaLDIIPerang DagangProf Singgih Tri Sulistiyonosejarawan undip

Related Posts

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri
Nasional

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

by admin
January 30, 2026
0

Kediri (30/1). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kediri menunjukkan komitmennya dalam mencetak juru dakwah yang profesioal religius, sekaligus sehat secara fisik. Upaya...

Read more
Gubernur Pramono Anung Apresiasi Komitmen Kebangsaan LDII DKI Jakarta
Berita Kegiatan

Gubernur Pramono Anung Apresiasi Komitmen Kebangsaan LDII DKI Jakarta

by eko nuansa
January 25, 2026
0

Jakarta (23/1). Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) DKI Jakarta resmi mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2025–2030. Acara pengukuhan berlangsung...

Read more
DPD LDII Kabupaten Bogor Jalin Silaturahim dengan BPIC dan IKADI
Berita Daerah

DPD LDII Kabupaten Bogor Jalin Silaturahim dengan BPIC dan IKADI

by eko nuansa
January 24, 2026
0

Cibinong, Kamis (22/1/2026) — Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bogor, Bambang Wahyudi, memenuhi undangan Ketua Badan Pengelola Islamic Centre...

Read more
Jelang Munas X LDII, DPP LDII Kunjungi PP Muhammadiyah Perkuat Sinergi Ormas
Nasional

Jelang Munas X LDII, DPP LDII Kunjungi PP Muhammadiyah Perkuat Sinergi Ormas

by admin
January 13, 2026
0

Jakarta (13/1). Silaturahim merupakan bagian penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah antarormas Islam. Kunjungan LDII ke kantor PP Muhammadiyah tersebut, menurut Ketua Umum...

Read more
Kunjungi DPP LDII, Stafsus Kemenko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan
Headline

Kunjungi DPP LDII, Stafsus Kemenko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

by admin
January 9, 2026
0

Jakarta (9/1). Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) bidang Penegakan Keadilan dan Rekonsiliasi, Irjen Pol (Purn) R....

Read more
Santri Pilar Moral dan Kemajuan Bangsa, DPP LDII Dorong Pesantren Adaptif Hadapi Zaman
Berita Kegiatan

Ketum LDII Ajak Muhasabah Nasional Sambut 2026, Soroti Oligarki dan Krisis Lingkungan

by eko nuansa
December 31, 2025
0

Surabaya (30/12) – Menyambut pergantian tahun 2026, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengajak seluruh elemen bangsa melakukan muhasabah nasional demi...

Read more

Trending

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri
Nasional

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

3 days ago
LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe
Lintas Daerah

LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

3 days ago
LDII Sulteng dan Alkhairaat Tegaskan Peran Dakwah dalam Menjaga Nasionalisme
Lintas Daerah

LDII Sulteng dan Alkhairaat Tegaskan Peran Dakwah dalam Menjaga Nasionalisme

5 days ago
Audiensi dengan Stakeholder, LDII Labuan Komitmen Sinergi dengan Forkopimcam
Lintas Daerah

Audiensi dengan Stakeholder, LDII Labuan Komitmen Sinergi dengan Forkopimcam

5 days ago
Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni
Nasehat

Meraih Keberkahan Rezeki Menuju Keluarga Harmoni

5 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

January 30, 2026
LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

LDII Aceh Pantau Hilal Syakban di Aceh Besar dan Lhokseumawe

January 30, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In