PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

LDII Jatim dan Kodam V/Brawijaya Perkuat Wawasan Kebangsaan Santri

in Lintas Daerah
393
0
LDII Jatim dan Kodam V/Brawijaya Perkuat Wawasan Kebangsaan Santri

Pembekalan materi wawasan kebangsaan di Pondok Pesantren Al Ubaidah, Nganjuk, Jawa Timur pada Jumat (14/11/2025). Foto: LINES

551
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nganjuk (17/11). Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi, menegaskan pentingnya pembekalan wawasan kebangsaan bagi para santri. Terkait pembekalan tersebut, pihaknya mengundang Kodam V/Brawijaya, untuk memberikan materi wawasan kebangsaan di Pondok Pesantren Al Ubaidah, Nganjuk, Jawa Timur pada Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, Indonesia sebagai negara majemuk menuntut para santri memiliki kesiapan menghadapi perbedaan budaya, bahasa, dan agama ketika mereka terjun ke tengah masyarakat. Amrodji menilai santri saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Derasnya arus informasi digital, penyebaran paham keagamaan yang ekstrem, hingga lemahnya literasi kebangsaan menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

“Banyak santri masih kesulitan membedakan informasi valid dan hoaks, termasuk isu sensitif yang berpotensi memecah belah. Karena itu, pembekalan wawasan kebangsaan sangat penting,” tegasnya.

DPW LDII Jawa Timur, menurut Amrodji memprioritaskan program penanaman wawasan kebangsaan melalui kegiatan di lingkungan pendidikan, masjid, dan pesantren. Merujuk program tersebut, pada Jumat (14/11), Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para santri.

“Pembekalan wawasan kebangsaan diperlukan agar para santri memiliki persepsi yang sama sebagai bagian dari bangsa Indonesia dan menumbuhkan semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dakwah yang sejuk juga sangat penting agar tidak terjadi gesekan antarkelompok,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amrodji menjelaskan bahwa meskipun santri berasal dari beragam latar belakang budaya, pondok pesantren menjadi ruang pendidikan yang menyatukan mereka. “Bahasa dan perilaku mereka berbeda-beda. Namun, melalui kehidupan pesantren, menerima ajaran Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW, lalu menyebarkannya kembali ke masyarakat, para santri belajar bahwa perbedaan adalah sesuatu yang wajar. Kemajemukan adalah realitas sehari-hari di Indonesia,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan komitmen LDII dalam memperkuat pendidikan karakter santri agar memiliki rasa cinta tanah air dan pemahaman terhadap Pancasila. Untuk itu, LDII secara rutin menghadirkan berbagai komponen bangsa ke lingkungan pesantren, mulai dari TNI, Polri, MUI, Kejaksaan Negeri, hingga Kemenag.

“Tujuannya agar para santri memperoleh wawasan yang lebih luas dan memahami kondisi Indonesia secara nyata. Semakin banyak pihak yang mereka kenal, semakin kuat pula kesadaran kebangsaan mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto dalam paparannya, menekankan keberagaman merupakan salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia. Menurutnya, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama bukanlah pemicu perpecahan, melainkan modal penting untuk memperkuat persatuan.

“Kondisi keberagaman ini terlihat jelas pada anak muda dari berbagai pelosok Nusantara, yang datang dengan semangat yang sama, yaitu menuntut ilmu. Semangat ini merupakan bagian dari solusi terhadap krisis kebangsaan yang kita hadapi saat ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberagaman bukan hanya soal identitas, tetapi juga sumber inspirasi bagi generasi muda untuk belajar, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Brigjen Singgih menekankan bahwa kualitas pendidikan akan optimal jika disertai kemampuan generasi muda untuk bersosialisasi, memahami perbedaan, dan membangun kerja sama. Dengan kemampuan beradaptasi yang baik, mereka tidak hanya akan sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata bagi persatuan dan kemajuan bangsa.

“Moderasi beragama menjadi kunci utama. Kesadaran menjalankan ajaran agama secara mendalam dan menghargai ajaran agama lain akan membentuk santri yang toleran. Sikap toleran harus dibangun sejak dini agar para santri mampu beradaptasi di tengah keberagaman,” ujarnya.

Brigjen Singgih memberikan pesan khusus agar para santri tetap istiqomah saat kembali ke masyarakat. “Istiqomah adalah hal yang paling berat. Konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai yang diperoleh di pesantren tidak selalu mudah. Namun, dengan mengingat petuah dan pesan dari para pengasuh, insyaallah santri bisa tetap istiqomah dan tidak terpengaruh budaya yang tidak sesuai dengan nilai pesantren,” pungkasnya.

Tags: LDII Jatimponpes al ubaidahWawasan Kebangsaan

Related Posts

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, LDII Silaturahim dengan Rais Syuriyah PWNU Lampung
Lintas Daerah

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, LDII Silaturahim dengan Rais Syuriyah PWNU Lampung

by admin
January 9, 2026
0

Tulang Bawang (9/1). Pengurus DPW LDII Lampung bersama Cendekiawan Muslim Ahmad Ali bersilaturahim dengan Rais Syuriyah PWNU Lampung, KH Shodiqul Amin. Pertemuan...

Read more
Dukung Penguatan Moderasi Beragama, LDII Lampung Selatan Hadiri Upacara HAB ke-80 Kemenag
Lintas Daerah

Dukung Penguatan Moderasi Beragama, LDII Lampung Selatan Hadiri Upacara HAB ke-80 Kemenag

by admin
January 9, 2026
0

Lampung (9/1). Ketua DPD LDII Lampung Selatan, Sugiono, menghadiri “Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI”. Acara itu diselenggarakan...

Read more
LDII Ngawen dan Muspika Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Lintas Daerah

LDII Ngawen dan Muspika Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

by admin
January 7, 2026
0

Klaten (7/1). PC LDII Ngawen bekerja sama dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Ngawen, menggelar acara santunan untuk anak yatim dan dhuafa. Kegiatan...

Read more
Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik
Lintas Daerah

Ketum DPP LDII: Muhasabah di Tahun Baru untuk Kehidupan Bernegara yang Lebih Baik

by admin
December 30, 2025
0

Surabaya (30/12). Perjalanan bangsa pada 2026 mencapai usia 81 tahun. Sebagai sebuah negara, Indonesia mengalami dinamika dalam negeri dan global, yang membutuhkan...

Read more
Ponpes Wali Barokah Raih Eco Pesantren Kategori Pratama, Siap Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Sehat
Headlines

Ponpes Wali Barokah Raih Eco Pesantren Kategori Pratama, Siap Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Sehat

by admin
December 29, 2025
0

Kediri (26/12). Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri meraih Penghargaan Eco Pesantren Kategori Pratama dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Terkait...

Read more
Buka Musda VIII, Bupati Ajak LDII Wujudkan Lampung Utara Maju dan Sejahtera
Lintas Daerah

Buka Musda VIII, Bupati Ajak LDII Wujudkan Lampung Utara Maju dan Sejahtera

by admin
December 29, 2025
0

Lampung (26/12). Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis membuka “Musyawarah Daerah (Musda) VIII LDII Lampung Utara”. Acara itu diselenggarakan di gedung Pusiban, Lampung...

Read more
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Stafsus Menko PMK Kunjungi DPP LDII, Tekankan Pentingnya Sinergi Ormas dan Negara

Stafsus Menko PMK Kunjungi DPP LDII, Tekankan Pentingnya Sinergi Ormas dan Negara

January 11, 2026
Primata Indonesia Warisan Alam yang Terancam, Tanggung Jawab Kita Bersama

Primata Indonesia Warisan Alam yang Terancam, Tanggung Jawab Kita Bersama

January 9, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In