Banyuasin (24/7). DPD LDII Kabupaten Banyuasin menggelar Permata CAI ke-47 Tahun 2026 di Lapangan Desa Karang Sari, Kecamatan Karang Agung Ilir, pada 9–12 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Pembinaan Generasi Profesional Religius Menuju Indonesia Emas” dengan motto “Mencetak Pemuda Berakhlak Mulia, Profesional, dan Tangguh dalam Menyongsong Masa Depan Bangsa” itu diikuti oleh ratusan generasi muda.
Ketua Panitia sekaligus Ketua PC LDII Karang Agung Ilir, Mochammad Zaka, mengatakan Permata CAI merupakan program pembinaan generasi muda LDII. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan membentuk generasi yang religius, profesional, mandiri, disiplin, dan tangguh.
“Permata CAI bukan sekadar ajang silaturahim, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi yang profesional religius, mandiri, disiplin, serta mampu mengamalkan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Zaka.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Camat Karang Agung Ilir yang diwakili Plt. Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Karang Agung Ilir, Nuryadi. Ia mengapresiasi penyelenggaraan Permata CAI sebagai program pembinaan generasi muda yang berdampak positif bagi pembentukan karakter.
“Kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan wawasan, memperkuat akhlak, serta membiasakan peserta memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan,” ujar Nuryadi.
Ia juga mengajak peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sinergi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat penting dalam mencetak generasi muda yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dalam kesempatan itu, Kepala Pos Polisi Karang Agung Ilir, Iptu Puguh Wirawan, memberikan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, judi online, dan kenakalan remaja. Ia mengingatkan peserta agar menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
“Jauhi narkoba, judi online, dan pergaulan yang dapat merugikan diri sendiri. Jadilah generasi yang disiplin, berprestasi, dan mampu menjadi pelopor lingkungan yang aman serta sehat,” ujarnya.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembinaan dari Ust. H. Murtadho, Ust. Daud Rudianto, dan Ust. Muhammad Johan Arbai Aulia. Peserta juga mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan, pembinaan karakter, kepemimpinan, dan cinta alam.
Zaka menambahkan, selama kegiatan berlangsung peserta tidak diperkenankan menggunakan gadget. Kebijakan tersebut diterapkan agar peserta lebih fokus mengikuti pembinaan, mempererat kebersamaan, serta membangun komunikasi dan interaksi secara langsung.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari tingkat SMP, SMA, mahasiswa, hingga usia mandiri bekerja. Melalui Permata CAI ke-47, DPD LDII Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda agar berakhlakul karimah, profesional, religius, dan siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.








