Serang (20/6). Setiap video berita memerlukan dukungan audio yang baik untuk menjelaskan isi pesan yang ingin dipublikasikan. Memahami hal tersebut, rangkaian Pelatihan Jurnalistik hari kedua membekali para peserta dengan materi pengisian suara (voice over) yang berlangsung di Gedung LDII Banten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.
Pemateri pelatihan dari DPP LDII, Elga Aulia Gemintang, menjelaskan bahwa setiap karakter suara memiliki keunikan dan fungsi tersendiri dalam produksi media. “Tidak ada suara bagus atau jelek, yang ada adalah suara yang dibutuhkan oleh klien atau jenis kontennya,” tutur Elga.
Ia menyampaikan bahwa untuk menguasai teknik pengisian suara diperlukan waktu dan pembiasaan, terutama dalam melatih mimik serta kelenturan otot wajah. Dalam praktiknya, seorang pengisi suara perlu sering berlatih berbicara dengan lantang dan teliti, sehingga nada serta intonasi suara saat membaca naskah dapat terjaga dengan baik.
“Sebagai pengisi suara, kita perlu banyak belajar dan membiasakan diri untuk menyesuaikan karakter suara dengan setiap konten yang akan dipublikasikan. Oleh karena itu, tetap semangat dalam mendalami bidang ini dengan riang gembira,” katanya.
Elga juga menambahkan bahwa profesi sebagai pengisi suara memiliki peluang yang cukup baik di masa mendatang. Adanya kebutuhan industri yang besar terhadap variasi karakter suara melatarbelakangi langkahnya untuk berbagi ilmu dan menjaring potensi baru di wilayah Banten.
“Kami berupaya melatih talenta-talenta baru di daerah karena industri ini membutuhkan regenerasi suara dan karakter yang lebih beragam, sehingga pilihan suara bagi pengelola media menjadi lebih bervariasi,” ujarnya.














