Serang (2/9). Gerakan Pramuka didorong mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda menghadapi Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Banten, Andra Soni, saat Upacara Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarda Banten di Lapangan Apel Gubernur, KP3B, Selasa (18/8/2026).
Upacara mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi, Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Andra Soni yang juga Ketua Mabida Gerakan Pramuka Banten mengatakan pendidikan kepramukaan memiliki peran dalam membentuk karakter, kedisiplinan, integritas, dan kepedulian sosial.
“Gerakan Pramuka harus terus hadir sebagai ruang pendidikan karakter yang membentuk generasi muda yang memiliki akhlak, integritas, disiplin, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Menurut Andra, nilai Trisatya dan Dasa Dharma perlu diterapkan melalui kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, pemanfaatan lahan, kemandirian masyarakat, dan ketahanan pangan.
“Pramuka harus menjadi pelopor dan penggerak yang mampu mengubah semangat gotong royong menjadi karya,” tegasnya.
Pembina Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Banten, Inta Sahrudin, menyatakan dukungannya terhadap arah pembinaan tersebut. Menurutnya, kegiatan kepramukaan dapat menjadi ruang bagi anggota Sako SPN untuk mengembangkan kemandirian sekaligus kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Mari kita jadikan Gerakan Pramuka Sako SPN sebagai pilar kekuatan bangsa dalam membantu membentuk generasi muda yang berdaya saing dan siap memimpin bangsa di masa depan agar dapat lebih mandiri,” ujarnya.
Inta juga mengajak anggota Sako SPN di berbagai tingkatan untuk ikut dalam kegiatan yang mendukung ketahanan pangan serta kepedulian lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga menyematkan Lencana Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka kepada sejumlah penerima sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para pembina dan pelatih.
Melalui peringatan Hari Pramuka ke-65, Gerakan Pramuka Banten mendorong kegiatan kepanduan tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga diarahkan pada kemandirian, kepedulian lingkungan, dan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.














