PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headlines

KH Chriswanto Santoso: Hari Pahlawan Jadi Pijakan Perjuangan Melawan Kemiskinan, Dekadensi Moral, dan Disintegrasi

in Headlines, Nasional
381
0
557
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (10/11). Pertempuran Surabaya yang jadi cikal-bakal Hari Pahlawan pada 10 November 1945 menjadi pengingat, bahwa bangsa Indonesia pernah melawan Inggris sang pemenang Perang Dunia II, yang ingin membawa Belanda berkuasa kembali. Setelah 80 tahun, heroisme arek-arek Surabaya itu, jadi panutan yang energinya ditujukan membangun bangsa, agar sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya.

Pernyataan tersebut ditegaskan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso. Ia menyerukan agar generasi muda menjaga semangat perjuangan para pahlawan, di hari-hari yang menentukan pada 10 November 1945 itu, “Mempelajari sejarah, berarti mempelajari jati diri bangsa agar semakin percaya diri menghadapi tantangan zaman, terutama dalam membangun kemandirian, persatuan, dan moral kebangsaan,” tegas KH Chriswanto.

“Pertempuran Surabaya adalah simbol keberanian dan pengorbanan tanpa pamrih. Para pejuang saat itu melawan penjajahan dengan senjata seadanya, tapi memiliki keyakinan yang kuat terhadap kemerdekaan dan martabat bangsa. Semangat itu harus kita warisi dalam bentuk kerja nyata untuk bangsa,” ujarnya.

Ia menekankan, pada era globalisasi dan digitalisasi, perjuangan tidak lagi di medan tempur, melainkan di medan sosial kemasyarakatan, ilmu pengetahuan, ekonomi, dan akhlak, “Sekarang kita berjuang melawan kemiskinan, kebodohan, dan disintegrasi. Bentuk kepahlawanan masa kini adalah berkontribusi positif di bidang masing-masing, menjaga persatuan, dan menguatkan nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Chriswanto juga menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan harus diinternalisasi dalam pendidikan dan pembinaan karakter anak bangsa. Ia menilai peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menanamkan jiwa nasionalisme, rela berkorban, disiplin, dan tanggung jawab sosial.

“Kami berkomitmen menanamkan semangat nasionalisme dan keikhlasan berjuang pada generasi muda melalui kegiatan dakwah, pendidikan karakter, dan pengabdian masyarakat. Kita ingin melahirkan pahlawan masa kini yang berilmu, berakhlak, dan berdedikasi,” tambahnya.

Korbid HAL DPP LDII Prof. Singgih Tri Sulistiyono. Foto: LINES.

KH Chriswanto berharap, semangat kepahlawanan itu terus hidup dalam setiap langkah pembangunan bangsa. “Kita tidak boleh melupakan sejarah. Tanpa pengorbanan para pahlawan, kita tidak akan menikmati kemerdekaan hari ini. Kini tugas kita adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan kerja keras, kejujuran, toleransi dan persatuan,” pungkasnya.Sementara itu, sejarawan sekaligus Ketua DPP LDII Singgih Tri Sulistiyono, menegaskan Hari Pahlawan 10 November bukan hanya peringatan pertempuran Surabaya, melainkan momentum lahirnya kesadaran kolektif bangsa tentang arti kemerdekaan yang diperjuangkan melalui pengorbanan dan solidaritas.

Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro (UNDIP) itu menilai, generasi muda harus memaknai Hari Pahlawan tidak lagi terletak pada perjuangan fisik, melainkan keberanian moral untuk berjuang di bidangnya masing-masing. “Kalau dulu perjuangan dilakukan dengan senjata, kini perjuangan adalah melawan kemalasan berpikir, korupsi nilai, dan hilangnya idealisme,” ujarnya.

Singgih menambahkan, semangat 10 November perlu diwujudkan melalui integritas, tanggung jawab sosial, dan kerja nyata bagi kemajuan bangsa, “Namun, generasi kini menghadapi bentuk perjuangan baru di era kemerdekaan dan globalisasi, yakni penjajahan nilai seperti individualisme dan pragmatisme.

“Esensinya tetap sama, yakni keberanian, pengabdian, dan cinta tanah air. Hanya bentuknya yang berubah—dari mengangkat senjata menjadi perjuangan dengan pengetahuan, kreativitas, dan integritas moral,” katanya.

Ia menilai nilai paling penting dari Pertempuran Surabaya adalah keberanian moral dan solidaritas kebangsaan. Para pejuang kala itu tidak hanya melawan penjajah, tapi juga memiliki kesadaran kolektif untuk mempertahankan martabat bangsa dengan pengorbanan tanpa pamrih. Nilai itu, menurutnya, relevan di masa kini ketika bangsa menghadapi tantangan moral dan sosial.

Ilustrasi: AI Generated-LINES.

“Keberanian moral masa kini adalah keberanian menegakkan kebenaran, kejujuran, dan keadilan. Semangat gotong royong juga harus dihidupkan untuk melawan korupsi, perpecahan, dan ketidakadilan sosial,” tegasnya.

Menurutnya, pahlawan hari ini bukan lagi bertempur di medan perang, tetapi berjuang melawan kemalasan, korupsi, intoleransi, dan apatisme sosial. Pahlawan masa kini adalah mereka yang berkontribusi nyata bagi bangsa melalui kerja keras, inovasi, solidaritas, dan kejujuran,” tuturnya.

Ia menutup pesannya dengan menyerukan agar semangat 10 November dihidupkan kembali dalam bentuk etika publik dan komitmen kebangsaan. “Setiap tindakan, sekecil apa pun, seharusnya menjadi bagian dari perjuangan membangun Indonesia yang berkeadaban dan berintegritas,” pungkasnya.

Tags: Dekadensi MoralDisintegrasiHari PahlawankebangsaanLDIIPerjuangan

Related Posts

Ketum LDII Ucapkan Selamat atas Kepengurusan Baru PBNU, Dorong Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat
Berita Daerah

Ketum LDII Ucapkan Selamat atas Kepengurusan Baru PBNU, Dorong Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat

by eko nuansa
September 2, 2026
0

Jakarta (1/9). Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menyampaikan ucapan selamat kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) atas terselenggaranya Muktamar ke-35...

Read more
LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan
Berita Daerah

LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan

by eko nuansa
August 28, 2026
0

Jakarta (27/8). Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diharapkan menjadi momentum penting untuk merumuskan...

Read more
Ketua PC LDII Cileungsi Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Berita Kegiatan

Ketua PC LDII Cileungsi Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

by eko nuansa
August 17, 2026
0

Cileungsi, Bogor (17/8). Ketua Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Cileungsi Abdul Rasyid Husen menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Read more
LDII Gelar Kerja Bakti Nasional, Semarak HUT RI dengan Gotong-Royong dan Kepedulian Lingkungan
Berita Daerah

LDII Gelar Kerja Bakti Nasional, Semarak HUT RI dengan Gotong-Royong dan Kepedulian Lingkungan

by eko nuansa
August 17, 2026
0

Jakarta (17/8). Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan seremoni, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Memperingati HUT...

Read more
DPP LDII: Hutan Rusak Masih Bisa Dipulihkan, Asal Dikelola dengan Pendekatan Ekologis dan Partisipatif
Berita Daerah

DPP LDII: Hutan Rusak Masih Bisa Dipulihkan, Asal Dikelola dengan Pendekatan Ekologis dan Partisipatif

by eko nuansa
August 8, 2026
0

Jakarta (7/8). Kerusakan hutan bukan akhir dari segalanya. Kawasan yang telah terdegradasi masih memiliki peluang untuk dipulihkan, sepanjang rehabilitasi dilakukan dengan pendekatan...

Read more
Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolres Kediri Kota Bersilaturahim ke Ponpes Wali Barokah
Berita Daerah

Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Kapolres Kediri Kota Bersilaturahim ke Ponpes Wali Barokah

by eko nuansa
August 7, 2026
0

Kediri (5/8). Memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno...

Read more

Trending

Bina Literasi Generasi Muda, LDII Ogan Ilir Gelar Pelatihan Jurnalistik
Berita Daerah

Bina Literasi Generasi Muda, LDII Ogan Ilir Gelar Pelatihan Jurnalistik

9 hours ago
LDII Sinar Dewa Gelar Kegiatan Keakraban, Perkuat Kerukunan Generus
Berita Daerah

LDII Sinar Dewa Gelar Kegiatan Keakraban, Perkuat Kerukunan Generus

9 hours ago
Peluang Usaha Kuliner, LDII Fakfak Gelar Pelatihan Memasak Menu Ayam Geprek
Berita Daerah

Peluang Usaha Kuliner, LDII Fakfak Gelar Pelatihan Memasak Menu Ayam Geprek

9 hours ago
LDII Gelar Pengajian, Ajak Warga Perbanyak Sedekah
Berita Daerah

LDII Gelar Pengajian, Ajak Warga Perbanyak Sedekah

9 hours ago
LDII Sarolangun Gelar Pengajian Muballigh, Tekankan Karakter Luhur dalam Dakwah
Berita Daerah

LDII Sarolangun Gelar Pengajian Muballigh, Tekankan Karakter Luhur dalam Dakwah

9 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Bina Literasi Generasi Muda, LDII Ogan Ilir Gelar Pelatihan Jurnalistik

Bina Literasi Generasi Muda, LDII Ogan Ilir Gelar Pelatihan Jurnalistik

September 13, 2026
LDII Sinar Dewa Gelar Kegiatan Keakraban, Perkuat Kerukunan Generus

LDII Sinar Dewa Gelar Kegiatan Keakraban, Perkuat Kerukunan Generus

September 13, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In