PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Artikel

Kisah Warga LDII Bejiharjo Kembangkan Ramuan Empon-empon Agar Lele Tidak Amis

in Artikel, Lintas Daerah, Tahukah Anda
401
0
Jamu 354 aminto

Warga PAC LDII Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunugkidul Aminto berhasil mengembangkan ramuan empon-empon sebagai campuran pakan agar lele tidak amis. Ramuan itu diberi nama “Ramuan Barokah 354 Aminto”, air kolam lele pun tak berbau amis dan berwarna hijau yang umumnya berwarna cokelat pekat. Foto: LINES

569
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gunungkidul (30/8). Warga PAC LDII Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunugkidul Aminto berhasil mengembangkan ramuan empon-empon sebagai campuran pakan agar lele tidak amis. Ramuan itu diberi nama “Ramuan Barokah 354 Aminto”, air kolam lele pun tak berbau amis dan berwarna hijau yang umumnya berwarna cokelat pekat.

Aminto tinggal di Padukuhan Gelaran II, Bejiharjo, Karangmojo, tak jauh dari wisata Gua Pindul. Pada bagian depan rumah Aminto terdapat papan bertuliskan Kelompok Budidaya Ikan Mina Rukun. Kelompok ini berdiri sejak 19 April 2008. Saat ini tingkatannya adalah madya.

Ketua Kelompok Budidaya Ikan Mina Rukun ini sedari dulu memang menyukai ikan. Ia bersama 54 anggotanya dari empat RT kemudian berupaya membudidayakan ikan. Selain jenis-jenis ikan tidak punah, upayanya dapat melestarikan ekosistem dan menjaga kualitas air tetap baik dengan menghindarkan praktik meracun ikan di perairan umum.

Praktik ini marak terjadi pada tahun 2000-an sebelum Mina Rukun berdiri. Pencari ikan sering menggunakan obat dencis. Selain racun pabrikan, pencari ikan juga kadang memanfaatkan akar tanaman tuba untuk membuat ikan lemas. Mereka menyebutnya dengan jenu. Jenu ini juga dapat menjadi pestisida nabati. Adapun tanaman kecubung juga dapat menjadi pilihan bahan baku lain.

Ramuan Barokah 354 Aminto seperti diberitakan harianjogja.com, Aminto mengungkapkan, memiliki delapan kolam yang berisi tiga jenis ikan yaitu lele, nila, dan gurami. Kolam-kolam ini berada di belakang rumahnya di samping kandang sapi. Masuk ke kompleks kolam ikan, tidak ada bau menyengat dari air kolam. Tampak air kolam berwarna hijau. Warna air ini beda dengan air kolam lele biasanya yang berwarna cokelat pekat.

Aminto menjelaskan ramuan tersebut berbahan baku jahe, temulawak, kunir putih, gula jawa, dan bekatul. Bahan-bahan ini ditumbuk dan difermentasi bersama dengan campuran belimbing dan susu murni. Fermentasi memakan waktu satu bulan. Setiap pekan sekali, fermentasi di tong ini perlu diaduk.

Pengaplikasiannya, fermentasi ini dicampur dengan pakan ikan seperti pelet. Istilahnya, pembibisan. Bahan-bahan tersebut ia dapatkan dari pekarangan rumah dan tetangganya. Aminto hanya perlu membeli gula jawa dan susu. “Angka kematian ikan turun drastis. Bahkan dalam satu waktu tidak ada yang mati,” kata pria dengan tiga anak ini.

Harga ikan budidaya ini bahkan meningkat. Ada kenaikan sekitar Rp 6.000 per ekor dibandingkan dengan ikan yang tak menggunakan Ramuan Barokah 354 Aminto. Ia mengaku meramu Ramuan Barokah 354 Aminto berdasarkan pada pengalaman konsumsi empon-empon pada manusia untuk meredakan sakit.

Pengamatan ini ia tulis dan petakan secara detail. “Dulu saya memang sempat kuliah di Institut Pertanian Wangsa Manggala, Jalan Wates itu. Tahun 1995. Tapi tidak sampai lulus,” ucapnya. Atas formula yang dibuat itu, Aminto sering dikunjungi akademisi dan pejabat. Saat ini, formula dan ikan-ikan miliknya bahkan sedang diteliti oleh Mahasiswa Magister dari Universitas Gajah Mada (UGM).

Pangan Berkelanjutan

Sebelum Kelompok Budidaya Ikan Mina Rukun berdiri, Aminto telah memiliki kelompok usaha tani. Kala itu, ada beberapa komoditas yang dikembangkan seperti kakao dan bermacam sayuran. Anggota kelompok berasal dari empat RT dengan total 60 anggota. Kelompok ini juga melayani simpan pinjam mirip koperasi.

Suatu ketika ada pihak dari tempat pelelangan ikan memberi tahu informasi bantuan dari pemerintah kabupaten untuk pengadaan kolam ikan. Hanya, syarat yang perlu dipenuhi adalah mereka perlu membentuk kelompok budidaya ikan. Maka berdirilah Mina Rukun yang saat ini menjadi binaan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul.

Kelompok Budidaya Ikan Mina Rukun yang anggotanya juga petani bekerja sama dengan Kelompok Tani Lestari Padukuhan Gelaran II untuk mengembangkan sistem pangan berkelanjutan. Integrasinya yaitu antara peternakan sapi, kambing, ayam, perikanan, dan pertanian. Di selatan rumahnya terdapat tanaman hortikultura dan lahan baru yang akan ditanami tanaman horti.

Ada tomat mawar berwarna oranye kemerahan menyala. Di sebuah green house yang menjadi tempat pembibitan juga ada melon yang berbuah. Ia menerangkan peternak dan petani di Padukuhan Gelaran II terus mengupayakan untuk menggunakan bahan organik sebagai pupuk. Kotoran sapi milik Aminto juga menjadi bahan baku penggembur tanah. Begitupun kotoran ternak lain.

Kelompok Budidaya Mina Rukun juga memiliki ternak sapi. Ternak ini dikelola dengan metode kerja sama antarpetani atau antarpeternak. Istilahnya, nggaduhke. “Sistemnya kalau beranak nanti bagi hasil. Kalau beranak dua, kelompok mendapat satu. Kalau anak sapi pejantan dulu beli Rp1 juta, kemudian dijual laku Rp3 juta, kan untung Rp2 juta.

Kemudian keuntungan ini dibagi setengah-setengah, untuk anggota dan masuk kas kelompok. Kas ini nantinya juga kembali ke anggota. Pas lebaran kami kan bagi-bagi bingkisan,” lanjutnya. Aminto mengaku terbuka terhadap siapa saja yang ingin belajar membuat Ramuan Barokah 354 Aminto.

Menurutnya, ilmu tidak perlu dirahasiakan atau dikomersialkan layaknya komoditas industri. “Buat amal jariyah. Ilmu ini biar berputar,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, di selatan rumahnya terdapat tanaman hortikultura dan lahan baru yang akan ditanami tanaman horti. Ada tomat mawar berwarna oranye kemerahan menyala. Di sebuah green house yang menjadi tempat pembibitan juga ada melon yang berbuah.

Ia menerangkan peternak dan petani di Padukuhan Gelaran II terus mengupayakan untuk menggunakan bahan organik sebagai pupuk. Kotoran sapi milik Aminto juga menjadi bahan baku penggembur tanah. Begitupun kotoran ternak lain. Kelompok Budidaya Mina Rukun juga memiliki ternak sapi.

Ternak ini dikelola dengan metode kerja sama antarpetani atau antarpeternak. Istilahnya, nggaduhke. “Sistemnya kalau beranak nanti bagi hasil. Kalau beranak dua, kelompok mendapat satu. Kalau anak sapi pejantan dulu beli Rp1 juta, kemudian dijual laku Rp3 juta, kan untung Rp2 juta. Keuntungan ini dibagi setengah-setengah, untuk anggota dan masuk kas kelompok. Kas ini nantinya juga kembali ke anggota. Pas lebaran kami kan bagi-bagi bingkisan,” lanjutnya.

Aminto mengaku terbuka terhadap siapa saja yang ingin belajar membuat Ramuan Barokah 354 Aminto. Menurutnya, ilmu tidak perlu dirahasiakan atau dikomersialkan layaknya komoditas industri. “Buat amal jariyah. Ilmu ini biar berputar,” pungkasnya.

Tags: PAC LDII Bejiharjoramuan barokah 354 Aminto

Related Posts

Ratusan Pemuda LDII Makassar Ikuti CAI ke-47, Perkuat Karakter dan Kepedulian Lingkungan
Lintas Daerah

Ratusan Pemuda LDII Makassar Ikuti CAI ke-47, Perkuat Karakter dan Kepedulian Lingkungan

by Riska
September 25, 2026
0

Makassar (25/9). DPD LDII Kota Makassar membekali sekitar 300 pemuda dengan karakter luhur, kepemimpinan, dan kepedulian lingkungan melalui Cinta Alam Indonesia (CAI)...

Read more
LDII Jakarta Gelar Pendampingan Legalitas Yayasan se-Jakarta Utara
Lintas Daerah

LDII Jakarta Gelar Pendampingan Legalitas Yayasan se-Jakarta Utara

by Riska
September 22, 2026
0

Jakarta (22/9). Legalitas hukum dan tertib tata kelola aset menjadi fondasi utama dalam memperkuat kelembagaan yayasan di lingkungan LDII DKI Jakarta. Hal...

Read more
LDII PALI Siap Tindaklanjuti Hasil Rakorwil Sumsel
Berita Daerah

LDII PALI Siap Tindaklanjuti Hasil Rakorwil Sumsel

by Riska
September 22, 2026
0

Musi Rawas (22/9). DPD LDII Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Caturwulan III LDII Sumatera Selatan di...

Read more
Perkuat Sportivitas Generasi Muda Jakarta, LDII Matraman Gelar HOLIDAE 2026
Lintas Daerah

Perkuat Sportivitas Generasi Muda Jakarta, LDII Matraman Gelar HOLIDAE 2026

by Riska
September 22, 2026
0

Jakarta (22/9). PC LDII Matraman sukses menggelar ajang Hari Olimpiade Daerah (HOLIDAE) 2026 di Lapangan Mini Soccer Persada Halim, Kecamatan Makasar, Jakarta...

Read more
Warga LDII Tanaabang Ilir Ikut Gotong Royong Pengecoran Rumah
Lintas Daerah

Warga LDII Tanaabang Ilir Ikut Gotong Royong Pengecoran Rumah

by Riska
September 20, 2026
0

Ogan Ilir (20/9). Warga LDII Desa Tanaabang Ilir mengikuti gotong royong pengecoran rumah Kepala Desa Tanaabang Ilir, Irfan Sanjivaredy, di Desa Tanaabang...

Read more
LDII Kebumen Perkuat Ketahanan Keluarga dengan Mengikuti Seminar Pencegahan KDRT dan Bullying
Lintas Daerah

LDII Kebumen Perkuat Ketahanan Keluarga dengan Mengikuti Seminar Pencegahan KDRT dan Bullying

by Nisa
September 19, 2026
0

Kebumen (17/9). DPD LDII Kabupaten Kebumen memperkuat ketahanan keluarga melalui seminar “Strategi Mencegah dan Mengatasi KDRT serta Bullying dalam Rumah Tangga” yang...

Read more

Trending

LDII Tambaksari Gelar Jalan Santai dan Lomba HUT ke-81 RI
Berita Daerah

LDII Tambaksari Gelar Jalan Santai dan Lomba HUT ke-81 RI

5 hours ago
LDII Kota Jambi Gandeng RS Siloam, Edukasi Nyeri Dada
Berita Daerah

LDII Kota Jambi Gandeng RS Siloam, Edukasi Nyeri Dada

6 hours ago
LDII Pagar Alam Hadiri Paripurna, Simak Pidato Kenegaraan Prabowo
Berita Daerah

LDII Pagar Alam Hadiri Paripurna, Simak Pidato Kenegaraan Prabowo

6 hours ago
Ponpes Tawakal Sebapo Bekali Santri dengan Pemahaman Agama dan Karakter
Berita Daerah

Ponpes Tawakal Sebapo Bekali Santri dengan Pemahaman Agama dan Karakter

6 hours ago
LDII OKU Gelar Pembinaan, Bahas Fikih Thaharah bagi Perempuan
Berita Daerah

LDII OKU Gelar Pembinaan, Bahas Fikih Thaharah bagi Perempuan

6 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Tambaksari Gelar Jalan Santai dan Lomba HUT ke-81 RI

LDII Tambaksari Gelar Jalan Santai dan Lomba HUT ke-81 RI

September 28, 2026
LDII Kota Jambi Gandeng RS Siloam, Edukasi Nyeri Dada

LDII Kota Jambi Gandeng RS Siloam, Edukasi Nyeri Dada

September 28, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In