PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headline

Nasehat Seorang Ayah Kepada Anaknya

in Headline, Nasehat
385
0
Nasehat Seorang Ayah Kepada Anaknya

Ust. Tommy Sutomo.

558
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Ust. Tommy Sutomo

Di dalam Islam, ada sosok Ayah yang menjadi panutan bagi umat muslim dalam menasehati anaknya. Sosok Ayah tersebut bukanlah seorang Rasul bukan pula seorang Nabi, namun nama dan ucapannya tercantum dalam Al Quran. Ialah Luqman Al Hakim.

Ust. Tommy Sutomo dalam Oase Hikmah LDII TV menjelaskan bahwa Luqman diberi julukan Al Hakim karena ucapannya mengandung hikmah pedoman bagi kehidupan manusia. Lalu apa saja nasehat Luqman kepada anaknya?

1.Larangan Menyekutukan Allah (Tauhid)

Sebagai seorang ayah, ia memberi nasihat kepada anaknya.

يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ ۖ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

“Wahai anakku janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah itu adalah benar-benar kedzaliman yang besar.” (QS. Luqman: 3)

Ini adalah pelajaran tentang tauhid yang perlu dipahami oleh setiap anak agar kelak akidahnya ini tidak menyimpang.

2. Berbakti kepada Orangtua

Ust. Tommny menegaskan bahwa setiap manusia harus berbuat baik kepada orangtua terutama kepada ibu.

Karena ibu lah yang telah mengandung kita dalam keadaan lemah yang bertambah tambah, وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ derita di atas derita, dan juga menyapih kita setelah kurun waktu kurang lebih dua tahun.

Dalam Hadist Shohih Bukhori diceritakan ada seorang lelaki dari kalangan Bani Israil yang bernama Juraij. Ketika itu dia sedang salat, lantas ibunya memanggilnya.

Dia tidak menjawab pada ibunya, meskipun dalam hatinya cukup bimbang, “Saya menjawab ibu atau saya melanjutkan salat”.

Keesokan harinya peristiwa yang sama terulang. Akhirnya si ibu berdoa, “Ya Allah jangan matikan dia sebelum terlibat dengan wanita pezina”.

Akhirnya suatu ketika seorang wanita pezina menggoda Juraij, namun karena Juraij keimanannya kuat, Juraij pun mengusirnya.

Karena diusir, akhirnya wanita tadi berhubungan dengan seorang penggembala kambing yang pada akhirnya dalam kisah itu lahirlah seorang anak. Wanita tadi mengatakan bahwa anaknya adalah hasil hubungannya dengan Juraij.

Akhirnya warga masyarakat heboh kemudian merobohkan dan membakar syuro Juraij dan mencaci makinya. Pada waktu itu tempat ibadahnya dibakar habis.

Dalam kondisi genting seperti itu, akhirnya Juraij berwudhu dan kemudian salat setelah itu mendatangi si bayi karena sedang difitnah yang luar biasa. Juraij bertanya kepada si bayi, ini termasuk mukjizat yang Allah beri, salah satu bayi yang bisa berbicara.

Juraij menanyakan, “Nak, siapa bapakmu?”. Lantas bayi tersebut menjawab, “Bapakku adalah seorang penggembala kambing”.

Apa hikmah yang bisa kita ambil dari kisah ini? Ust. Tommy menjelaskan, Juraij itu seorang yang ahli ibadah, ahli salat. Ketika dipanggil oleh ibunya saat dia sedang salat, kemudian tidak ada jawaban ternyata begitu membuat sakit hati ibunya. Di sisi lain ternyata Allah tetap berpihak kepada ibunya berarti ini termasuk perbuatan durhaka.

Apa Saja Perbuatan Durhaka Kepada Orangtua?

Melihat kisah Juraij, lalu apa saja perbuatan durhaka kepada orangtua? Di antaranya menyakiti hatinya baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan.

Bayangkan, lisan kita ini yang dituntun oleh orangtua kita sejak kecil agar bisa berbicara, lantas kita gunakan untuk mencaci makinya, untuk berbicara dengan nada yang lebih tinggi atau untuk menyakiti hatinya. Padahal lisan kita bisa berbicara ini lantaran dituntun oleh kedua orangtua kita.

Perbuatan durhaka lainnya seperti membangkang, melawan permintaan atau seruan orangtua kita, membentak atau bahkan menghardiknya, tidak mengurusnya atau kita di hadapan kedua orangtua kita bermuka masam, cemberut, merendahkan dan mungkin menghinanya.

Selain itu, memerintah orangtua dengan seenaknya seperti menyuruh mencuci pakaian, menyetrika atau menyiapkan makanan, mencemarkan nama baik orangtua, menyebarkan kejelekan orangtua di hadapan orang banyak atau bahkan kedurhakaan lainnya.

Atau bahkan malu mengakui orangtuanya atau malu keberadaan orang tuanya karena status sosial kita meningkat, lalu kita durhaka seperti malin kundang, ini jangan sampai terjadi.

3. Kesadaran akan Pengawasan Allah

Hakikat dari iman itu adalah kesadaran bahwa kita selalu di bawah pengawasan Allah yang maha waspada.

Maka Luqman pun berkata:

يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ

“Wahai anakku, meskipun suatu perbuatan itu hanya seberat biji sawi dan berada di dalam batu atau langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya untuk diperhitungkan”. (QS. Luqman: 16)

Tentunya semua kebaikan yang kita tanam akan kita tuai hasilnya, entah sedikit atau banyak karena sesungguhnya Allah maha mengetahui dengan apapun yang hambanya kerjakan.

4. Mendirikan Salat dan Amar Maruf Nahi Munkar

Luqman juga menasehati anaknya untuk memiliki semangat berdakwah. Maka Luqman mengatakan:

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

“Wahai anakku dirikanlah salat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik, perintahlah pada makruf [berbuat baik] dan mencegah mereka dari pebuatan yang munkar, bersabarlah terhadap apa apa yang menimpamu, karena sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang Allah wajibkan”. (QS. Luqman: 17).

5. Larangan Bersikap Sombong

Dalam hal pergaulan dengan sesama manusia, Luqman seorang Ayah juga menasehati anaknya.

“Janganlah kamu memalingkan muka atau wajahmu dari manusia karena sombong, janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan angkuh, sesungguhnya Allah tidak menyukai pada orang-orang yang sombong lagi membanggakan dirinya”.

Seorang anak supaya menyederhanakan dalam berjalan, tidak terlalu cepat juga tidak terlalu lambat dan lunakkanlah hati mu. Karena sesungguhnya seburuk buruk suara ialah suara keledai, maka kita supaya bisa berlemah lembut.

Berbahagialah seorang anak bila sejak masa kecilnya dibekali akidah yang benar dan akhlak yang mulia. Karena dia akan dicintai tuhannya. Dengan dia bisa melaksanakan aturan dia juga akan dicintai lingkungannya, karena keberadaannya di tengah-tengah masyarakat itu memberi manfaat.

Melalui nasehat Luqman kepada anaknya, Ust. Tommy menyimpulkan, inilah hikmah yang luar biasa ketika kehadiran seorang Ayah itu dirasakan oleh anak-anaknya. Maka mari kita gelorakan komunikasi yang efektif antara orangtua dengan anak-anak kita, terus berupaya, dan sebagai orangtua terus memberikan keteladanan.


Saksikan juga:

Tags: Ayah Kepada AnaknyaNasehat Seorang AyahOase HikmahUst. Tommy LDII

Related Posts

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan
Berita Daerah

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan

by Riska
October 27, 2026
0

Pemalang (27/10). DPD LDII Kabupaten Pemalang bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas P2KP) Kabupaten Pemalang menyosialisasikan Pesantren Ramah Anak di...

Read more
DPP LDII: Santri Harus Unggul dalam Agama, Berkarakter, dan Mandiri
Berita Daerah

DPP LDII: Santri Harus Unggul dalam Agama, Berkarakter, dan Mandiri

by eko nuansa
October 22, 2026
0

Jakarta (22/10). Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Santri...

Read more
Epidemiolog Dicky Budiman: Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan Paru dan Jantung
Berita Daerah

Epidemiolog Dicky Budiman: Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan Paru dan Jantung

by eko nuansa
October 20, 2026
0

Jakarta (20/10) – Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan sekadar mengganggu pernapasan. Jika berlangsung dalam waktu lama, asap...

Read more
LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan
Berita Daerah

LDII: Karhutla Ancam Ekosistem dan Kesehatan, Penanganan Harus Terintegrasi

by eko nuansa
October 14, 2026
0

Jakarta (14/10) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, hingga Papua, tidak hanya...

Read more
LDII: Ancaman Ideologi Kini Bisa Menyusup Lewat Disinformasi Digital
Artikel

LDII: Ancaman Ideologi Kini Bisa Menyusup Lewat Disinformasi Digital

by eko nuansa
October 1, 2026
0

Semarang (30/9). Peringatan peristiwa Gerakan 30 September (G30S/PKI) menjadi momentum bagi DPP LDII untuk mengingatkan masyarakat terhadap perubahan bentuk ancaman ideologi di...

Read more
Hadiri HUT ke-28 PAN, LDII Dorong Kolaborasi untuk Kesejahteraan Bangsa
Berita Daerah

Hadiri HUT ke-28 PAN, LDII Dorong Kolaborasi untuk Kesejahteraan Bangsa

by eko nuansa
September 22, 2026
0

Jakarta (22/9) – DPP LDII menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen bangsa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum DPP LDII...

Read more

Trending

Tingkatkan Konsolidasi, Senkom Mitra Polri Kota Pada Gelar Muskot IV
Berita Daerah

Tingkatkan Konsolidasi, Senkom Mitra Polri Kota Pada Gelar Muskot IV

18 hours ago
Peringatan Hari Santri, Momentum Penguasaan Teknologi Sebagai Alat Dakwah
Berita Daerah

Peringatan Hari Santri, Momentum Penguasaan Teknologi Sebagai Alat Dakwah

18 hours ago
Atlet Persinas ASAD Tanjung Raja Lolos Seleksi POPDA Ogan Ilir
Berita Daerah

Atlet Persinas ASAD Tanjung Raja Lolos Seleksi POPDA Ogan Ilir

18 hours ago
LDII Klaten Bekali 120 Generus Usia Mandiri Persiapan Menuju Pernikahan
Berita Daerah

LDII Klaten Bekali 120 Generus Usia Mandiri Persiapan Menuju Pernikahan

18 hours ago
LDII Pemalang Sosialisasikan 29 Karakter Luhur untuk Cegah Perundungan
Berita Daerah

LDII Pemalang Sosialisasikan 29 Karakter Luhur untuk Cegah Perundungan

18 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Tingkatkan Konsolidasi, Senkom Mitra Polri Kota Pada Gelar Muskot IV

Tingkatkan Konsolidasi, Senkom Mitra Polri Kota Pada Gelar Muskot IV

October 29, 2026
Peringatan Hari Santri, Momentum Penguasaan Teknologi Sebagai Alat Dakwah

Peringatan Hari Santri, Momentum Penguasaan Teknologi Sebagai Alat Dakwah

October 29, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In