Jombang (12/7). Sebanyak 300-an anak usia PAUD hingga SD kelas 6 mengikuti kegiatan mengaji bersama yang digelar pada 14 Mei 2026 di Masjid Baitul Ulya, Kepatihan, Jombang. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini dibagi berdasarkan jenjang usia agar materi yang diberikan lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Peserta usia PAUD hingga TK mengikuti kegiatan mewarnai dan membaca Tilawati.
Achmad, salah satu pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar belajar mengaji, tetapi juga membentuk kebiasaan ibadah sejak usia dini. “Kami ingin anak-anak semakin dekat dengan masjid, memahami pentingnya bersuci dan salat, serta terbiasa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Achmad.
Anak-anak terlihat ceria saat mewarnai gambar islami sambil belajar mengenal huruf hijaiyah bersama para pembimbing. Suasana semakin meriah ketika peserta bernyanyi lagu-lagu islami bersama teman-temannya.
Sementara itu, peserta SD kelas 1–3 mengikuti pembelajaran tentang cara mensucikan najis setelah buang air kecil dan buang air besar, bersuci dari hadas kecil dan hadas besar, tata cara wudhu, hingga praktik salat. Agar pembelajaran lebih efektif, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan mempraktikkan wudhu secara bergantian dengan bimbingan pendamping.
Untuk peserta SD kelas 4–6, materi yang diberikan lebih mendalam. Mereka belajar tentang tata cara bersuci, mandi besar, tayamum, waktu-waktu salat, praktik salat, hingga pentingnya menjaga salat sebagai kewajiban umat Islam. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap penjelasan dan praktik yang diberikan. Salah satu peserta kelas 2 SD, Jihan (7), mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.














