Banten (17/10). Pengurus Provinsi (Pengprov) Senkom Mitra Polri Banten bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menggelar program Mitigasi Vegetasi dan Kunjungan Lapangan Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Kegiatan edukasi dan pelestarian tersebut dipusatkan di kawasan cagar budaya Banten Lama.
Pelaksanaan program yang bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana ini diselenggarakan pada Kamis (15/10/2026). Selain membekali pengetahuan mitigasi, kegiatan ini difokuskan pada pelestarian lingkungan kawasan bersejarah melalui penanaman dan pengelolaan vegetasi.
Asisten Daerah II Pemprov Banten, Budi Santoso menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin. “Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif dan sinergi dari Senkom Mitra Polri serta BPBD dalam merawat kawasan strategis sekaligus memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin menambahkan bahwa Penanaman vegetasi merupakan langkah yang efektif. “Penanaman vegetasi pencegah erosi dan banjir di kawasan Banten Lama merupakan salah satu langkah mitigasi berbasis alam yang sangat efektif untuk kepentingan jangka panjang,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Banten, Yunando Prasetyanto menjelaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam tahapan kebencanaan, mulai dari fase pencegahan hingga penanganan kondisi darurat. Ia menekankan bahwa edukasi mitigasi harus diiringi dengan praktik langsung di lapangan.
“Kegiatan mitigasi vegetasi dan kunjungan lapangan di Banten Lama ini merupakan wujud edukasi bersama dalam membangun kesadaran pengurangan risiko bencana. Kami ingin memastikan kelestarian cagar budaya dan keselamatan warga sekitar dapat terjaga secara berkelanjutan,” ungkap Yunando.
Kolaborasi pelestarian lingkungan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai upaya pencegahan fisik semata, tetapi juga mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat luas terhadap kelestarian alam dan warisan sejarah.















