Semarang (17/10). Pengurus Provinsi Persinas ASAD Jawa Tengah menggelar audiensi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/10/2026). Pertemuan tersebut diselenggarakan untuk membahas penguatan pembinaan atlet, peningkatan prestasi, serta persiapan keberangkatan atlet pencak silat menuju ajang internasional di Uzbekistan.
Dalam audiensi yang diterima oleh Sekretaris Dispora Jawa Tengah Syurya Deta Syafrie tersebut, dibahas secara khusus kesiapan dua atlet Generasi Penerus (Generus) LDII asal Kabupaten Klaten dan Kota Surakarta. Kedua atlet tersebut, yakni Abdul Fauzan Nur Adhimma dan Saffa Dzaky Azaria Rizky, bersiap mewakili Indonesia pada ajang World Cup Junior Championship di Uzbekistan pada Desember 2026.
Abdul Fauzan Nur Adhimma sebelumnya meraih juara pertama kategori laga tingkat SMA pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026, sedangkan Saffa Dzaky Azaria Rizky meraih juara pertama kategori seni tunggal tingkat SMA. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi keduanya untuk berlaga di tingkat internasional.
Keberhasilan dua generasi muda tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara lingkungan keluarga, pembinaan organisasi, perguruan pencak silat, dan dukungan masyarakat dalam membentuk atlet yang berprestasi serta berkarakter.
Ketua Pengprov Persinas ASAD Jawa Tengah Sutiyono memaparkan perkembangan pembinaan atlet serta berbagai prestasi pesilat Jawa Tengah di tingkat nasional hingga internasional. Ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian berkelanjutan bagi pembinaan para pesilat muda. “Kami berharap pemerintah provinsi memberikan perhatian berkelanjutan terhadap pembinaan atlet, terutama mereka yang akan bertanding membawa nama Indonesia di luar negeri,” ujar Sutiyono.
Sekretaris Dispora Jawa Tengah Syurya Deta Syafrie menyambut baik kontribusi PERSINAS ASAD dalam mengembangkan olahraga pencak silat. Ia menegaskan akan mengawal hasil audiensi tersebut kepada pimpinan daerah. “Hasil audiensi ini akan segera kami teruskan kepada Kepala Dispora dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sekaligus mengupayakan kesempatan audiensi langsung dengan gubernur untuk membahas pembinaan atlet dan persiapan keberangkatan ke Uzbekistan,” kata Deta.
Deta berharap Abdul Fauzan dan Saffa Dzaky mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta mengharumkan nama Jawa Tengah dan Indonesia. Menurutnya, prestasi atlet muda perlu dipublikasikan secara luas melalui media sosial agar menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Ia turut mendorong kolaborasi antara Dispora, IPSI, dan perguruan pencak silat untuk membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan, termasuk kolaborasi publikasi prestasi melalui berbagai platform digital.









