Sidoarjo (2/9). LDII Wonokupang menggelar pengajian umum bertema “Meningkatkan Daya Juang Generasi Muda” di Masjid Khoirul Huda, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan warga sekaligus pembekalan bagi generasi muda.
Penyampaian materi dilakukan Penanggung Jawab Program (PJP) Desa Wonokupang, Ustaz Idil Khair Alis Pradana Harahap. Ia mengatakan daya juang tidak tumbuh begitu saja, tetapi perlu dibangun melalui tujuan, pembinaan, kepercayaan, dan keterlibatan dalam menjalankan tanggung jawab.
“Daya juang akan tumbuh ketika seseorang memiliki tujuan, mendapatkan pembinaan, dipercaya memegang amanah, diberi ruang untuk berkontribusi, dan tetap dirangkul setelah menyelesaikan tugas,” ujarnya.
Menurut Idil, generasi muda perlu mendapatkan kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung. Karena itu, keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan menjadi bagian dari proses pembinaan.
“Generasi muda tidak cukup dipersiapkan untuk menjadi penerus. Mereka perlu dipercaya, dilibatkan, dan dibiasakan memegang tanggung jawab sejak dini,” katanya.
Ia menjelaskan, perjuangan tidak selalu berkaitan dengan kegiatan besar. Mengajar, membina generus, membantu kegiatan, menjadi panitia, maupun mendampingi orang lain dapat menjadi bagian dari proses membangun daya juang.
“Jangan menunggu memiliki kekuatan untuk berjuang. Mulailah dari apa yang mampu dilakukan hari ini. Daya juang tumbuh karena kita terus melangkah meski menghadapi keterbatasan,” tuturnya.
Ketua LDII Wonokupang, H. Didik Apriyadi, mengatakan pengajian tersebut menjadi ruang pembinaan rohani sekaligus upaya memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan di lingkungan desa.
“Kami ingin generasi muda memiliki ruang untuk belajar dan ikut mengambil tanggung jawab dalam berbagai kegiatan. Dari keterlibatan itu, mereka mendapatkan pengalaman yang menjadi bekal untuk menjalankan amanah berikutnya,” ujarnya.














