PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketua Umum DPP LDII Ingatkan Dewasa dalam Berdemokrasi di Tahun Politik

in Nasional
406
0
Ketua Umum DPP LDII Ingatkan Dewasa dalam Berdemokrasi di Tahun Politik

"Tahun politik jelang pemilu adalah tahun emosional karena itu perlu pengendalian diri," ujar Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso. Foto: LINES.

576
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (18/4). Pemilu 2024 tinggal dua tahun lagi, para politisi terus bermanuver. Bila tak disikapi dengan bijak, tahun-tahun yang penuh kekerasan tampak di depan mata. Inilah pentingnya kedewasaan dalam berdemokrasi, karena inti demokrasi adalah menyejahterakan rakyat bukan ambisi pribadi atau kelompok.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam jumpa pers dalam rangka buka puasa bersama di Kantor DPP LDII, Jakarta, pada Senin (18/4), “Tahun politik jelang pemilu adalah tahun yang emosional, inilah pentingnya pengendalian diri. Apalagi ini bulan Ramadan,” ujar KH Chriswanto Santoso. Ia mengingatkan jangan hal-hal yang dianggap tidak adil dilawan dengan emosi dan kekerasan.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa, baik pemerintah maupun rakyak Indonesia melakukan politik kenegaraan dalam bingkai moralitas, “Kebebasan individu dalam demokrasi itu, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan. Tanpa moralitas, kebebasan itu bisa bertabrakan dengan kebebasan orang lain,” pungkasnya.

Ia berpendapat, ketika bangsa ini setelah Reformasi memilih untuk berdemokrasi. Maka selanjutnya, menurut KH Chriswanto, semua pihak mematuhi hukum atau aturan yang dibuat bersama oleh eksekutif dan legislatif, dan dijalankan oleh yudikatif, “Taat terhadap peraturan itu adalah salah satu ciri masyarakat yang demokratis dan beradab,” imbuhnya.

Manusia dengan moralitas yang luhur, menurutnya akan menjadi pribadi yang mampu mengendalikan diri, “Ramadan ini adalah bulan yang bisa kita pakai untuk belajar mengendalikan diri, mengikuti aturan yang dibuat atas kesepakatan bersama,” katanya kepada para wartawan. Justru, sikap emosional dan amarah, menghilangkan nilai luhur demokrasi.

“Emosional dengan menghajar orang lain, itu mendegradasi nilai perjuangan yang dicanangkan. Cara berdemokrasi yang baik kita jangan mudah terpancing,” imbuhnya. Ia menambahkan, keributan pada tahun politik disebabkan karena bangsa ini memiliki banyak politisi tapi miskin leadership atau kepemimpinan.

Menurut dia, antara politisi biasa dan yang memiliki leadership itu berbeda, “Politisi selalu menekankan program untuk jangka pendek, agar lima tahun terpilih lagi,” ujar KH Chriswanto Santoso yang pernah menjadi politisi Golkar di Jawa Timur itu. Sementara leadership, menurutnya menekankan program jangka panjang, agar masyarakat sejahtera & menyiapkan serta membangun generasi berikutnya.

Jadi boleh saja, politisi menumpang program jangka panjang dari politisi lain yang memiliki leadership. Tapi nantinya, akan tampak pada saat politisi itu kalah, “Misalnya dia akan banyak komplain, menyalahkan sistem, dan lain-lain,” tambahnya. Sementara seorang politisi yang memiliki leadership tidak masalah siapapun yang menang, yang terpenting visinya untuk menyejahterakan rakyat dan membangun generasi penerus yang berkualitas bisa tercapai.

Ruang Publik Harus Sehat

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso didampingi pengurus DPP LDII Rioberto Sidauruk (kiri) dan KH Aceng Karimullah (kanan) saat jumpa pers sekaligus buka puasa bersama wartawan (18/4). Foto: LINES.

Terkait kebebasan beragama dan berkeyakinan dalam negara demokrasi, KH Chriswanto mengingatkan, bahwa masalah agama adalah given, masalah keyakinan, “Semua orang menganggap agama atau keyakinannya adalah yang paling benar, rasa itu hadir karena pemberian Sang Khalik,” ujarnya.

Dia berpandangan adanya perbedaan tafsir mengenai agama atau keyakinan adalah hal yang lumrah. Namun, setiap agama selalu mengajarkan mengenai perdamaian, “Pada titik inilah, semua umat beragama dan mereka yang memiliki keyakinan berbeda-beda, memiliki kewajiban membuat kesepakatan perdamaian satu sama lain,” imbuhnya.

Senada dengan KH Chriswanto, Ketua DPP LDII Rully Kuswahyudi mengingatkan pentingnya ruang publik, dalam hal ini media sosial, bukan sebagai tempat saling menyerang keyakinan, “Baik sesama umat Islam atau antar umat beragama,” ujarnya. Menurut Rully kekerasan simbolik atau kekerasan verbal di media sosial, mampu menciptakan kekerasan fisik di tengah-tengah masyarakat.

Penistaan agama, yang katanya hal yang lumrah di negara maju karena demokrasinya telah dewasa, menurut Rully juga harus dilihat kembali realitasnya, “Di negara-negara maju, ada gereja dibakar atau umat Islam ditembaki saat beribadah, itu semua karena penistaan agama di media sosial,” ujarnya. Untuk itu, ia meminta semua pihak dalam urusan agama, selalu mawas diri, saling menghormati dan menghargai.

“Kita semua merasa keyakinannya adalah yang paling benar, tapi kita juga memiliki kewajiban menciptakan suasana keberagaman ini menjadi sejuk,” tuturnya.

Rully mengatakan esensi politik adalah bagaimana menciptakan ruang, agar semua orang yang berbeda gaya hidup dan pandangan bisa hidup berdampingan dengan damai, “Jadi politik itu bukan soal cara berkuasa saja. Ada amanah untuk menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara ini menjadi lebih berkualitas,” pungkasnya. (kim/d86)

Related Posts

Ketua Umum DPP LDII Tawarkan Solusi Kebangsaan Agar Nilai-Nilai Pancasila dapat Dibumikan
Nasional

Ketua Umum DPP LDII Tawarkan Solusi Kebangsaan Agar Nilai-Nilai Pancasila dapat Dibumikan

by admin
June 1, 2026
0

Jakarta (1/6). Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menilai tantangan terbesar bangsa Indonesia saat ini tidak melemahnya rumusan ideologi negara. Persoalannya...

Read more
Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045
Nasional

Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045

by admin
June 1, 2026
0

Oleh: Thonang Effendi “Garuda Pancasila, akulah pendukungmu... Patriot Proklamasi, sedia berkorban untukmu.” Setiap 1 Juni, bait lagu karya Sudharnoto itu kembali menggema....

Read more
Kemenag Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Menjadi Insan Berakhlak Mulia
Nasional

Kemenag Dukung Santri Ponpes Al Ubaidah Menjadi Insan Berakhlak Mulia

by admin
May 27, 2026
0

Nganjuk (27/5). Kementerian Agama (Kemenag) Nganjuk mengajak santri untuk menjadi dai dan daiyah yang berakhlak mulia. Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Kemenag...

Read more
Kepala Kemenag Kota Kediri Apresiasi Peran PKPPS Ulya Wali Barokah Bentuk Generasi Berkarakter Luhur
Nasional

Kepala Kemenag Kota Kediri Apresiasi Peran PKPPS Ulya Wali Barokah Bentuk Generasi Berkarakter Luhur

by admin
May 27, 2026
0

Kediri (27/5). Kementrian Agama (Kemenag) Kota Kediri mengapresiasi peran Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Ulya Wali Barokah dalam mencetak generasi muda...

Read more
Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan yang Diterapkan LDII
Nasional

Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan yang Diterapkan LDII

by admin
May 27, 2026
0

Jakarta (27/5). Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menegaskan bahwa ibadah kurban merupakan ritual ibadah tertinggi pada bulan Zulhijah sekaligus manifestasi...

Read more
Ponpes Wali Barokah Hadiri Peluncuran ‘Ronda Digital’ Kota Kediri Bersama Kabaharkam Polri
Nasional

Ponpes Wali Barokah Hadiri Peluncuran ‘Ronda Digital’ Kota Kediri Bersama Kabaharkam Polri

by admin
April 30, 2026
0

Kediri (30/4). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri, Jawa Timur menghadiri agenda “Ngopi Kamtibmas”. Kegiatan tersebut digelar di kantor Kecamatan Kota,...

Read more

Trending

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama
Artikel

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

11 hours ago
Optimalkan Media Sosial, LDII Banten Bagikan Kiat Dakwah Digital Kreatif
Berita Daerah

Optimalkan Media Sosial, LDII Banten Bagikan Kiat Dakwah Digital Kreatif

11 hours ago
Ketua LDII Jatim Ingatkan Kembali Makna Sejarah Lahirnya Pancasila
Berita Daerah

Ketua LDII Jatim Ingatkan Kembali Makna Sejarah Lahirnya Pancasila

11 hours ago
Pelatihan Jurnalistik LDII Banten Bahas Straight News, Naskah Televisi, dan Feature
Berita Daerah

Pelatihan Jurnalistik LDII Banten Bahas Straight News, Naskah Televisi, dan Feature

11 hours ago
Dorong Dakwah Digital, LDII Banten Gelar Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar
Berita Daerah

Dorong Dakwah Digital, LDII Banten Gelar Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar

15 hours ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

Kurban LDII Jatim Tembus Rp172 Miliar, Ketakwaan Jadi Pesan Utama

June 19, 2026
Optimalkan Media Sosial, LDII Banten Bagikan Kiat Dakwah Digital Kreatif

Optimalkan Media Sosial, LDII Banten Bagikan Kiat Dakwah Digital Kreatif

June 19, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In