PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headlines

Singgih Tri Sulistiyono: SVK Jadi Langkah LDII Perkuat Ideologi Pancasila

in Headlines, Nasional
394
0
Singgih Tri Sulistiyono: SVK Jadi Langkah LDII Perkuat Ideologi Pancasila

Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro sekaligus Ketua DPP Singgih Tri Sulistiyono dalam Sekolah Virtual (SVK) Kebangsaan. Foto: LINES.

553
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (23/8). Lebih dari satu abad yang lalu, para perintis bangsa seperti menyalakan api kebangkitan nasional yang berujung pada kemerdekaan Indonesia. Namun, di era modern saat ini keraguan tentang redupnya api kebangkitan menjadi isu yang sering muncul.

Hal ini disampaikan Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro sekaligus Ketua DPP Singgih Tri Sulistiyono dalam Sekolah Virtual (SVK) Kebangsaan. Kegiatan tersebut digelar secara hybrid pada Sabtu (23/8) di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta. “LDII menjawab tantangan ini dengan menyelenggarakan SVK yang tujuannya merevitalisasi semangat kebangkitan nasional. Sekolah Virtual Kebangsaan ini berbeda dengan penataran P4 di masa lalu. SVK mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali merefleksikan tujuan awal kebangkitan nasional,” tegas Singgih.

Guru Besar Universitas Diponegoro tersebut menilai, abad ke-21 ini tujuan kebangkitan nasional dapat tercapai jika pengamalan Pancasila sebagai landasan ideologi dapat dilakukan secara menyeluruh. Ia menjelaskan ada empat kunci keberhasilan kebangkitan nasional 1.0 pada 1908 lalu — atau era pergerakan nasional.

“Pertama, kesadaran akan keterjajahan. Lahirnya kesadaran akan kondisi terjajah secara politik, ekonomi dan kultural oleh pemerintah kolonial Belanda. Para tokoh pergerakan seperti Soekarno dan Sutan Syahrir berperan penting dalam menyadarkan rakyat kecil yang saat itu menganggap penjajahan sebagai hal biasa. Kedua, organisasi pergerakan. Para tokoh perjuangan bangsa  menggunakan organisasi seperti Serekat Islam dan Indische Partij sebagai alat perjuangan,” jelasnya.

Singgih melanjutkan, kunci ketiga keberhasilan kebangkitan nasional 1.0 adalah agenda transformatif. Organisasi pergerakan yang muncul memiliki pemikiran yang jauh lebih maju dari masyarakat umum. Mereka membawa terobosan yang mampu mengakomodasi keinginan rakyat sehingga memunculkan simpati dan dukungan.

“Kunci terakhir adalah menanamkan rasa nasib yang sama. Isu persamaan nasib, para tokoh pergerakan berhasil menyatukan beragam perbedaan suku, agama, dan budaya. Mereka menumbuhkan narasi kebangsaan yang kuat, yang pada akhirnya membuahkan hasil berupa Sumpah Pemuda dan kemerdekaan,” terangnya.

Ketua DPW LDII Jawa Tengah tersebut menyoroti banyaknya tantangan kebangkitan nasional 2.0 masa kini. Tantangan yang terlihat adalah terjadi erosi kedaulatan negara. Intervensi pasar bebas dan neoliberalisme menjadi tantangan terbesar. Krisis moneter yang memaksa kita terikat utang luar negeri dengan syarat mengurangi subsidi adalah salah satu contoh nyata. Hal ini menimbulkan gejala ketidakpercayaan rakyat terhadap negara, padahal negara adalah fondasi yang harus dirawat.

“Tantangan kedua adalah fragmentasi identitas. Perkembangan teknologi digital dan informasi tanpa filter memungkinkan masuknya konten yang dapat memecah belah persatuan. Isu-isu yang menyulut perbedaan dapat dengan mudah disebarkan untuk kepentingan tertentu,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan tantangan lain yang harus dihadapi adalah disonansi negara dan rakyat. Terjadi ketidakselarasan antara harapan rakyat dengan realitas kebijakan negara. Rakyat selalu menantikan jawaban nyata atas persoalan yang mereka hadapi.

“Indonesia saat ini sedang menghadapi krisis kebangsaan. Krisis tersebut ditandai dengan banyak masyarakat merasa negara justru merepotkan, bahkan muncul anggapan tidak perlu ada negara. Dulu, konsep ini dikenal dengan istilah *the end of the national state*. Walaupun eksistensi NKRI masih berlanjut, krisis yang ada sangat mengkhawatirkan, terutama jika dibandingkan dengan nasib bekas Uni Soviet yang hancur,” tegasnya.

Singgih menjelaskan untuk mewujudkan kebangkitan nasional 2.0, Pancasila memiliki peran strategis sebagai kompas ideologis yang mampu menentukan arah bangsa ke masa depan. Harapanya Pancasila tidak hanya sekadar simbol, tetapi harus menjadi landasan untuk Kebangkitan Nasional 2.0.

“Melalui sila kedua, saling menghormati dan menghargai sesama menjadi bingkai persatuan. Sedangkan sila pertama menjadi pondasi  dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selanjutnya sila ketiga, keempat dan kelima melengkapinya. Pancasila juga menjadi pagar bagi masyarakat agar tidak terlalu memetingkan negara sendiri tanpa mementingkan negara lain,” ujarnya.

Ia menegaksan, untuk mewujudkan Kebangkitan Nasional 2.0, diperlukan lima pilar utama yaitu keadilan sosial, kemandirain ekonomi, ketahanan budaya, kedaulatan budaya dan politik serta pancasila sebagai dasar ideologis pemersatu.

“Jika dulu nasionalisme bertujuan untuk mengusir penjajah, kini nasionalisme bertujuan untuk membebaskan bangsa dari ketergantungan dan ketidakadilan. Visi inilah yang menjadi kekuatan utama untuk menggerakkan Kebangkitan Nasional 2.0. LDII turut berkomitmen untuk mewujudkan hal ini,” tutupnya.

Tags: Ideologi PancasilaLDIISekolah Virtual KebangsaanSinggih Tri Sulistiyono

Related Posts

Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan
Berita Daerah

Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan

by Riska
October 27, 2026
0

Gunungkidul (27/10). Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mendorong penguatan pembinaan generasi muda melalui Satuan Komunitas (Sako) Sekawan...

Read more
DPP LDII: Santri Harus Unggul dalam Agama, Berkarakter, dan Mandiri
Berita Daerah

DPP LDII: Santri Harus Unggul dalam Agama, Berkarakter, dan Mandiri

by eko nuansa
October 22, 2026
0

Jakarta (22/10). Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Santri...

Read more
Epidemiolog Dicky Budiman: Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan Paru dan Jantung
Berita Daerah

Epidemiolog Dicky Budiman: Kabut Asap Karhutla Ancam Kesehatan Paru dan Jantung

by eko nuansa
October 20, 2026
0

Jakarta (20/10) – Paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan sekadar mengganggu pernapasan. Jika berlangsung dalam waktu lama, asap...

Read more
LDII Berharap Muktamar ke-35 NU Rumuskan Solusi Persoalan Kebangsaan
Berita Daerah

LDII: Karhutla Ancam Ekosistem dan Kesehatan, Penanganan Harus Terintegrasi

by eko nuansa
October 14, 2026
0

Jakarta (14/10) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, hingga Papua, tidak hanya...

Read more
LDII: Ancaman Ideologi Kini Bisa Menyusup Lewat Disinformasi Digital
Artikel

LDII: Ancaman Ideologi Kini Bisa Menyusup Lewat Disinformasi Digital

by eko nuansa
October 1, 2026
0

Semarang (30/9). Peringatan peristiwa Gerakan 30 September (G30S/PKI) menjadi momentum bagi DPP LDII untuk mengingatkan masyarakat terhadap perubahan bentuk ancaman ideologi di...

Read more
Hadiri HUT ke-28 PAN, LDII Dorong Kolaborasi untuk Kesejahteraan Bangsa
Berita Daerah

Hadiri HUT ke-28 PAN, LDII Dorong Kolaborasi untuk Kesejahteraan Bangsa

by eko nuansa
September 22, 2026
0

Jakarta (22/9) – DPP LDII menegaskan pentingnya kolaborasi lintas elemen bangsa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum DPP LDII...

Read more

Trending

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan
Berita Daerah

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan

2 days ago
Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan
Berita Daerah

Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan

2 days ago
Pererat Silaturahmi, LDII Inauga Gelar Family Gathering
Berita Daerah

Pererat Silaturahmi, LDII Inauga Gelar Family Gathering

2 days ago
Momen Upacara HSN di Ponpes Wali Barokah Kota Kediri, Berikut Pesan untuk Santri
Berita Daerah

Momen Upacara HSN di Ponpes Wali Barokah Kota Kediri, Berikut Pesan untuk Santri

2 days ago
Resmi Dikukuhkan, Pengurus Persinas ASAD Kota Cilegon Siap Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi
Berita Daerah

Resmi Dikukuhkan, Pengurus Persinas ASAD Kota Cilegon Siap Cetak Atlet Pencak Silat Berprestasi

4 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan

LDII Pemalang Sosialisasikan Pesantren Ramah Anak Cegah Perundungan

October 27, 2026
Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan

Sako SPN Gelar Kemah Santri, Kanwil Kemenag dan Kwarda DIY Perkuat Pembinaan

October 27, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In