PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headlines

KLHK Dukung LDII Galakkan Aksi Kolektif untuk Jaga Lingkungan dan Kurangi Jejak Karbon

in Headlines, Nasional
382
0
KLHK Dukung LDII Galakkan Aksi Kolektif untuk Jaga Lingkungan dan Kurangi Jejak Karbon

DPP LDII bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar webinar bertema “Pengenalan Jejak Karbon dan Cadangan Karbon dalam Upaya Mengatasi Perubahan Iklim”. Foto: LINES.

553
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (31/5). Memperingati Hari Bumi ke-55, Departemen Litbang, Iptek, Sumberdaya Alam, dan Lingkungan Hidup (LISDAL) DPP LDII bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar webinar bertema “Pengenalan Jejak Karbon dan Cadangan Karbon dalam Upaya Mengatasi Perubahan Iklim”. Kegiatan ini digelar secara hybrid di Kantor DPP LDII, Senayan, Jakarta, pada Sabtu (31/5).

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyampaikan bahwa krisis lingkungan yang terjadi hari ini bukanlah hal yang datang tiba-tiba, melainkan akumulasi dari banyaknya kelalaian manusia dalam menjaga bumi selama bertahun-tahun. Ia mengingatkan bahwa bumi bukan sekadar tempat tinggal, tetapi amanah besar yang harus dijaga oleh manusia sebagai *khalifah* di bumi.

KH Chriswanto turut menyoroti temuan-temuan ilmiah terkini terkait perubahan iklim. Mengutip laporan CNN Indonesia pada 28 Mei 2025, ia menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir telah terjadi perpindahan air dalam jumlah besar dari daratan ke lautan. Pergeseran ini membuat redistribusi air dunia menjadi tidak seimbang, bahkan disebut-sebut sebagai peristiwa yang mengarah pada skenario akhir zaman jika tidak ditangani dengan serius.

Kenaikan permukaan laut global yang mencapai 1,95 milimeter per tahun pun tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan kontribusi dari pencairan es Greenland yang hanya 0,8 milimeter per tahun. Tak hanya itu, dikutip dari Kompas, bahwa jarak bumi dan bulan pun semakin menjauh, yang berdampak pada melambatnya rotasi bumi. Di masa depan, sehari mungkin tak lagi 24 jam, tetapi bisa menjadi 25 jam. Fakta-fakta ini, menurut KH Chriswanto, bukan untuk menakut-nakuti, melainkan menjadi peringatan dini bagi umat manusia agar kembali berpikir, bersikap, dan bertindak bijak terhadap alam.

Menghadapi kenyataan tersebut, KH Chriswanto menekankan pentingnya memulai langkah kecil. Ia mengatakan bahwa setiap ikhtiar, sekecil apa pun, tetap berarti dalam menjaga bumi, “Tidak perlu menunggu sempurna atau besar. Yang dibutuhkan adalah kesadaran dan konsistensi. Bumi sudah dianugerahkan kepada manusia, bukan untuk dieksploitasi, melainkan untuk dirawat bersama. Upaya mengurangi jejak karbon bukan semata soal angka, tapi juga bentuk ketaatan pada amanah yang diberikan kepada umat manusia sebagai khalifah di bumi,” ungkapnya.

KH Chriswanto juga menegaskan bahwa sejak beberapa tahun terakhir, LDII secara konsisten telah menanam lebih dari lima juta pohon di seluruh Indonesia sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap lingkungan. Beberapa pondok pesantren dan kantor pusat LDII pun telah memanfaatkan energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dan akan terus dikembangkan ke wilayah-wilayah lainnya. Bahkan, di beberapa daerah, LDII turut mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro sebagai bagian dari pemanfaatan sumber daya lokal yang ramah lingkungan.

Menurut KH Chriswanto, semua langkah itu dilakukan sebagai upaya kolektif LDII dalam mendukung pengurangan emisi karbon nasional, sekaligus bentuk tanggung jawab moral dan spiritual dalam menjaga kelestarian bumi. Ia berharap bahwa semakin banyak individu dan lembaga yang tergerak untuk mengambil peran serupa, karena perubahan iklim tidak mengenal batas negara, agama, maupun status sosial.

“Ini bukan soal besar atau kecilnya aksi kita. Tapi apakah kita mau bergerak dan memulai meski hanya dengan langkah-langkah kecil yang kita lakukan secara bersama dan serentak tentu dampaknya akan besar jika dilakukan secara kolektif,” tutupnya.

Direktur Mitigasi Perubahan Iklim KLHK, Irawan Asaad yang hadir sebagai narasumber mengapresiasi langkah LDII dalam mengelola lingkungan hidup. Foto: LINES.

Sementara itu, Direktur Mitigasi Perubahan Iklim KLHK, Irawan Asaad, menjelaskan bahwa perubahan iklim terjadi akibat aktivitas manusia yang mengubah komposisi gas rumah kaca di atmosfer, seperti CO2, metana, dan lainnya, sehingga menyebabkan efek rumah kaca dan pemanasan global. Lima sektor utama penyumbang emisi adalah energi, industri, limbah, pertanian, dan kehutanan.

“Dampak perubahan iklim sudah nyata, meliputi kelangkaan air, kerusakan ekosistem darat dan laut, menurunnya kualitas kesehatan, kelangkaan pangan, hingga meningkatnya bencana hidrometeorologi yang kini mencapai 80% dari total bencana di Indonesia,” ungkapnya.

Irawan mengapresiasi langkah LDII, seperti penggunaan PLTS di pondok pesantren, pengelolaan sampah mandiri, dan gerakan Proklim, sebagai contoh tindakan kolektif yang dapat mendorong perubahan besar,  “Ini adalah contoh nyata bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara kolektif,” ujarnya.

Dalam konteks ini, istilah jejak karbon (carbon footprint) sangat penting sebagai alat ukur emisi gas rumah kaca akibat aktivitas manusia, baik langsung maupun tidak langsung. Irawan membagi jejak karbon menjadi empat kategori: jejak karbon individu, yaitu emisi CO2 dari penggunaan pakaian, makanan, rumah, dan perjalanan sehari-hari. Jejak karbon organisasi, yang mencakup emisi dari energi bangunan, proses industri, dan kendaraan perusahaan. Jejak karbon negara, yaitu total emisi dari konsumsi bahan baku, energi, serta aktivitas impor dan ekspor. Serta, jejak karbon produk, yang merupakan emisi selama siklus hidup produk, mulai dari bahan mentah hingga pembuangan atau daur ulang.

Untuk itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memegang peran strategis dalam pengendalian perubahan iklim Indonesia. KLHK mengelola implementasi Nationally Determined Contributions (NDC), komitmen pengurangan emisi gas rumah kaca hingga 2030, “Upaya ini mencakup pengembangan energi terbarukan, peningkatan efisiensi energi, rehabilitasi hutan dan lahan, serta mekanisme perdagangan karbon sebagai instrumen ekonomi. KLHK juga menggalakkan program mitigasi dan adaptasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat luas,” lanjutnya.

Irawan mendorong LDII untuk terus menggalakkan serta menyebarkan dan menyosialisasikan upaya mitigasi perubahan iklim. Ia percaya bahwa dengan meningkatkan kesadaran dan aksi kolektif, LDII bisa berkontribusi besar dalam menjaga lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim.

Webinar ini diikuti oleh lebih dari 250 titik studio yang tersebar di studio DPW dan DPD LDII, sekolah serta Pondok Pesantren di bawah naungan LDII. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen LDII dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Tags: KLHKLDIIlingkungan hidupPengurangan Jejak Karbon

Related Posts

Kejaksaan Negeri Bogor Bersama LDII Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes Daarul Ilmi
Berita Kegiatan

Kejaksaan Negeri Bogor Bersama LDII Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes Daarul Ilmi

by eko nuansa
February 11, 2026
0

Gunungputri (10/2) — Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menggelar penyuluhan hukum bagi para santri Pondok Pesantren Daarul Ilmi yang berada di bawah binaan...

Read more
Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri
Nasional

Ponpes Wali Barokah dan FKG IIK Bhakti Wiyata Jalin Kerja Sama Bidang Kesehatan Santri

by admin
January 30, 2026
0

Kediri (30/1). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kediri menunjukkan komitmennya dalam mencetak juru dakwah yang profesioal religius, sekaligus sehat secara fisik. Upaya...

Read more
Gubernur Pramono Anung Apresiasi Komitmen Kebangsaan LDII DKI Jakarta
Berita Kegiatan

Gubernur Pramono Anung Apresiasi Komitmen Kebangsaan LDII DKI Jakarta

by eko nuansa
January 25, 2026
0

Jakarta (23/1). Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) DKI Jakarta resmi mengukuhkan kepengurusan masa bakti 2025–2030. Acara pengukuhan berlangsung...

Read more
DPD LDII Kabupaten Bogor Jalin Silaturahim dengan BPIC dan IKADI
Berita Daerah

DPD LDII Kabupaten Bogor Jalin Silaturahim dengan BPIC dan IKADI

by eko nuansa
January 24, 2026
0

Cibinong, Kamis (22/1/2026) — Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bogor, Bambang Wahyudi, memenuhi undangan Ketua Badan Pengelola Islamic Centre...

Read more
Jelang Munas X LDII, DPP LDII Kunjungi PP Muhammadiyah Perkuat Sinergi Ormas
Nasional

Jelang Munas X LDII, DPP LDII Kunjungi PP Muhammadiyah Perkuat Sinergi Ormas

by admin
January 13, 2026
0

Jakarta (13/1). Silaturahim merupakan bagian penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah antarormas Islam. Kunjungan LDII ke kantor PP Muhammadiyah tersebut, menurut Ketua Umum...

Read more
Kunjungi DPP LDII, Stafsus Kemenko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan
Headline

Kunjungi DPP LDII, Stafsus Kemenko PMK Dorong Penguatan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

by admin
January 9, 2026
0

Jakarta (9/1). Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) bidang Penegakan Keadilan dan Rekonsiliasi, Irjen Pol (Purn) R....

Read more

Trending

Kejaksaan Negeri Bogor Bersama LDII Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes Daarul Ilmi
Berita Kegiatan

Kejaksaan Negeri Bogor Bersama LDII Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes Daarul Ilmi

4 hours ago
Ketum DPP LDII: Meskipun Dwifungsi Tiada, TNI Kian Profesional Kawal 4 Pilar Kebangsaan
Berita Kegiatan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Independen dan Berpihak pada Kepentingan Rakyat

15 hours ago
DPD LDII Kabupaten Sumbawa Barat.
Lintas Daerah

Sinergi Lingkungan dan Pangan, LDII Alas Barat Manfaatkan Pekarangan Warga

2 days ago
Rakowil_Sumsel
Lintas Daerah

Rakor LDII Sumsel untuk Monitoring dan Evaluasi Program Kerja

2 days ago
LDII Bengkalis
Lintas Daerah

LDII Silaturahim dengan Wabup dan Polres Bengkalis Dukung Program Pemda

2 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

Kejaksaan Negeri Bogor Bersama LDII Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes Daarul Ilmi

Kejaksaan Negeri Bogor Bersama LDII Beri Penyuluhan Hukum di Ponpes Daarul Ilmi

February 11, 2026
Ketum DPP LDII: Meskipun Dwifungsi Tiada, TNI Kian Profesional Kawal 4 Pilar Kebangsaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Independen dan Berpihak pada Kepentingan Rakyat

February 11, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In