PALING UPDATE
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Nuansa Persada
No Result
View All Result
Home Headlines

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dan DPP LDII Ingatkan Persoalan Kebangsaan Hadapi Tantangan Berat pada Era Media Baru

in Headlines, Nasional
392
0
556
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (25/11). Ponsel yang kian canggih sangat memungkinkan penyebaran ideologi-ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, langsung menerpa rakyat Indonesia. Ironinya, tidak ada lagi penyaring, kontrol, ataupun edukasi sehingga membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko, “Bahaya radikalisme agama hingga pemujaan terhadap kebebasan individu yang mengabaikan nilai-nilai moral bangsa Indonesia, kini langsung mencapai setiap individu dengan mudah melalui telepon seluler yang kian canggih,” ujar Singgih.

Mewakili Wakil Ketua MPR Kahar Muzakir dalam acara Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK) yang dihelat DPP LDII pada Sabtu (23/11) lalu, Singgih Januratmoko mengingatkan era media baru yang ditandai dengan kehadiran media sosial, mengakibatkan pengaruh budaya Barat dan radikalisme agama sangat mudah menjangkau khalayak yang mereka targetkan.

“Para radikalis agama dan orang-orang yang mempromosikan hedonisme, kehidupan bebas, hingga konsumerisme melalui media sosial. Siapa saja, bahkan keluarga kita bisa terpengaruh,” papar Singgih di hadapan peserta 1.500-an peserta SVK, yang terdiri dari DPW dan DPD LDII di 37 provinsi, yang mengikuti acara itu secara daring.

Ia pun mengapresiasi DPP LDII yang menggandeng MPR, untuk menyelenggarakan SVK, untuk mengedukasi masyarakat mengenai nilai-nilai kebangsaan, terutama mengenai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, “Pemerintah tidak bisa sendirian membentengi rakyatnya dari pengaruh ideologi transnasional, peran ormas seperti LDII ini sangat strategis dan penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila.

Senada dengan Singgih Januratmoko, Ketua DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengungkapkan sejak akhir abad ke-20 hingga awal abad ke-21, nasionalisme Indonesia menghadapi tantangan besar. Proses globalisasi dan ekspansi neoliberalisme, yang sering disebut pasar bebas, telah menggerus kekuatan negara-bangsa, “Kita punya kepentingan untuk memiliki negara yang kuat. Hanya negara yang kuat yang mampu melindungi rakyatnya,” ungkapnya.

Selain itu, KH Chriswanto menyebutkan bahwa penurunan kualitas kebangsaan juga bisa bersumber dari dinamika internal bangsa Indonesia. “Bangsa Indonesia, yang merupakan konstruksi supra-etnik, dapat menghadapi masalah etnik, jika negara ini tidak mampu lagi memberikan kesejahteraan, keadilan, dan kebanggaan,” ujarnya.

Bagi LDII, menurut KH Chriswanto, SVK sangat penting mengingat situasi bangsa yang terus-menerus menghadapi tantangan global, regional, dan nasional. “Sebagian masyarakat kita mengkhawatirkan adanya kemerosotan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya. Bahkan moralitas bangsa yang terus merosot, menurutnya karena terjadi pengabaian terhadap nilai-nilai Pancasila.

Akademisi Ilmu Pengetahuan Indonesia (IPI) Yudi Latif saat menjelaskan Pancasila sebagai ideologi bangsa. Foto: LINES

Terkait pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila untuk memajukan bangsa, Akademisi Ilmu Pengetahuan Indonesia (IPI) Yudi Latif mengatakan Pancasila adalah filsafat yang diterapkan sehari-hari (Weltanschauug) . Maksudnya, Pancasila menjadi ideologi atau jembatan filosofis bangsa Indonesia dan juga pandangan dunia.

Yudi Latif yang juga profesor di bidang filsafat politik itu menjelaskan, Pancasila sebagai ideologi karena itu juga mengatur operasi sistem politik bernegara. “Semangat dasar Pancasila, seperti nilai gotong-royong, musyawarah, kooperatif, menjadi inti cerminan laku hidup,” kata Yudi.

Jika ingin mengembangkan nilai gotong-royong, maka kelembagaan politik perlu klop dengan institusi yang menyetarakan nilai politik. Yudi berharap, ke depannya, pembudayaan tata nilai dibangun kembali lewat peran komunitas. “Tidak mungkin aparatur negara mengatur itu, penjaganya harusnya komunitas, seperti komunitas adat-budaya, pendidikan, agama. Seperti LDII yang konsisten menjadi jangkar Pancasila,” kata dia.

“Negara perlu bergerak bersama komunitas agar kita tidak kehilangan Pancasila. Aparatur negara, komunitas, dan pengusaha perlu berupaya bersama menguatkan itu,” tutupnya.

Tags: DPP LDIIEra Media BaruKomisi VIII DPR RIprof. singgihYudi Latif

Related Posts

Ponpes Wali Barokah Hadiri Peluncuran ‘Ronda Digital’ Kota Kediri Bersama Kabaharkam Polri
Nasional

Ponpes Wali Barokah Hadiri Peluncuran ‘Ronda Digital’ Kota Kediri Bersama Kabaharkam Polri

by admin
April 30, 2026
0

Kediri (30/4). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri, Jawa Timur menghadiri agenda “Ngopi Kamtibmas”. Kegiatan tersebut digelar di kantor Kecamatan Kota,...

Read more
LDII Siap Dukung Pemerintah Entaskan Kemiskinan Sektor Pangan
Berita Kegiatan

LDII Siap Dukung Pemerintah Entaskan Kemiskinan Sektor Pangan

by eko nuansa
April 29, 2026
0

Jakarta (28/4) – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi kemiskinan di bidang pangan yang mencapai...

Read more
Pascamunas, LDII Ajukan 8 Desa Binaan Tematik ke Kemendes PDT
Berita Kegiatan

Pascamunas, LDII Ajukan 8 Desa Binaan Tematik ke Kemendes PDT

by eko nuansa
April 28, 2026
0

Jakarta (28/4) – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) mengusulkan delapan desa binaan tematik sebagai bagian dari kontribusi dalam...

Read more
Pascamunas X 2026, LDII Jajaki Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Kemendagri
Berita Daerah

Pascamunas X 2026, LDII Jajaki Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Kemendagri

by eko nuansa
April 17, 2026
0

Jakarta (16/4). Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian...

Read more
MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum
Nasional

MoU Kemenbud-LDII untuk Pemajuan Budaya Berbasis Keagamaan dan Pembangunan Museum

by admin
April 9, 2026
0

Jakarta (9/4). Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mengapresiasi tema pembahasan Musyawarah Nasional (Munas) X DPP LDII yang mengangkat isu geopolitik dan ketahanan...

Read more
Ponpes Gadingmangu Dukung Visi Dirjen Polpum Kemendagri dalam Munas X LDII
Nasional

Ponpes Gadingmangu Dukung Visi Dirjen Polpum Kemendagri dalam Munas X LDII

by admin
April 9, 2026
0

Jakarta (9/4). Sekretaris Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu, Nurul Firdaus, menyatakan dukungannya terhadap visi yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum...

Read more

Trending

LDII Purwantoro Tingkatkan Koordinasi dengan Pemerintah, Dorong Program Sosial dan Keagamaan
Lintas Daerah

LDII Purwantoro Tingkatkan Koordinasi dengan Pemerintah, Dorong Program Sosial dan Keagamaan

3 days ago
Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Wali Barokah Hadiri Gathering BSI di Kediri
Lintas Daerah

Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Wali Barokah Hadiri Gathering BSI di Kediri

3 days ago
Ponpes Wali Barokah Hadiri Peluncuran ‘Ronda Digital’ Kota Kediri Bersama Kabaharkam Polri
Nasional

Ponpes Wali Barokah Hadiri Peluncuran ‘Ronda Digital’ Kota Kediri Bersama Kabaharkam Polri

3 days ago
LDII Klaten Dukung Forsgi, Turnamen Usia Dini Jadi Wadah Pembinaan Karakter
Lintas Daerah

LDII Klaten Dukung Forsgi, Turnamen Usia Dini Jadi Wadah Pembinaan Karakter

3 days ago
LDII Sukoharjo Bekali Dai Hadapi Era Digital, Perkuat Metode dan Etika Dakwah
Lintas Daerah

LDII Sukoharjo Bekali Dai Hadapi Era Digital, Perkuat Metode dan Etika Dakwah

3 days ago
Nuansa Persada

Majalah Resmi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Hubungi kami untuk layanan iklan online: marketing@nuansaonline.com

Follow Us

Recent News

LDII Purwantoro Tingkatkan Koordinasi dengan Pemerintah, Dorong Program Sosial dan Keagamaan

LDII Purwantoro Tingkatkan Koordinasi dengan Pemerintah, Dorong Program Sosial dan Keagamaan

April 30, 2026
Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Wali Barokah Hadiri Gathering BSI di Kediri

Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Wali Barokah Hadiri Gathering BSI di Kediri

April 30, 2026

ARSIP

  • Iklan
  • Privacy & Policy

© 2021 - Designed by GenerusMedia

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Energi
  • Fa Aina Tadzhabun
  • Iptek
  • Apa Siapa
  • Digital
  • Hukum
  • Jejak Islam
  • Kesehatan
  • Kisah Teladan
  • Laporan
  • Lentera Hati
  • Liputan Khusus
  • Lintas Daerah
  • Resonansi
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Remaja
  • Siraman Rohani
  • Khutbah (PDF)
    • Khutbah Jumat Bahasa Arab
    • Idul Fitri Bahasa Arab
    • Idul Fitri (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (ust. Imam Rusdi)
    • Idul Adha (ust. Aceng Karimullah)
    • Idul Fitri (Kediri 2017)

© 2021 - Designed by GenerusMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In